Selasa, 22 September 2026
00:13 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Hasibuan

Hasibuan

salah satu marga Batak

Artikel ini bukan mengenai Hasugian. Keduanya merupakan marga yang berbeda tanpa hubungan kekerabatan.
Hasibuan
250px-Tugu_hasibuan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tugu Si Raja Hasibuan di Sibuntuon, Uluan, Toba.
Aksara Batak
Nama margaHasibuan
Nama/penulisan alternatif
Silsilah
Generasi dari Si Raja Batak
1Si Raja Batak
2Raja Isumbaon
3Tuan Sori Mangaraja
4Tuan Sorba Di Banua
(Raja Nai Suanon)
5Raja Sobu
6Hasibuan
Nama lengkap tokohRaja Hasibuan
Nama istriNai Mangiring Omas Boru Simatupang
Nama anak (putra)
Nama boru (putri)
Kekerabatan
Induk margaRaja Sobu
Marga sekerabatSitompul
Mataniari binsarSimatupang
Asal
SukuBatak
Etnis
Monumen
Lokasi tuguSibuntuon
2°25′36″N 99°05′56″E / 2.42667°N 99.09889°E / 2.42667; 99.09889

Hasibuan (Surat Batak: ᯂᯘᯪᯅᯮᯀᯉ᯲) adalah salah satu marga Batak Toba yang berasal dari Uluan, Toba kemudian menyebar ke daerah Silindung hingga ke Tanah Angkola dan Tanah Mandailing. Sehingga beberapa kelompok keturunan marga ini termasuk juga ke dalam masyarakat Batak Angkola dan Batak Mandailing.[1]

Tarombo/Stambok (Silsilah)

Raja Sobu
Toga Sitompul
Boru Siregar Dongoran
Raja Hasibuan
Boru Simatupang
Si Raja Manjalo
1. Boru Manurung
2. Boru Manurung
3. Boru Sinurat
Guru Mangaloksa
Boru Pasaribu
Guru HinobaanRaja ManitiRaja Marjalang
Si Raja Situstus
Boru Sitorus
Ompu Talobu
Boru Butarbutar
Saudagar Nabegu
Boru Sianturi Simangonding
Datu Rara
Boru Sinurat
Si Raja Nabarat
(Hutabarat)
Si Raja Panggabean
(Panggabean)
Boru Pasaribu
Si Raja Hutagalung
(Hutagalung)
Boru Sianturi Simangonding
Si Raja Hutatoruan
(Hutatoruan)
Boru Batubara
Datu Sopang
Ompu Jobur (Dasopang)
Boru Nainggolan
Ompu SaidirOmpu SoduguronOmpu Niombang Ulubalang
Lumban RatusSi Raja Simorangkir
(Simorangkir)
Lumban SiagianSi Raja Lumbantobing
(Lumbantobing)
Boru Pasaribu
Si Raja Hutapea
(Hutapea)
Boru Hutagaol
Datu Nalobi
Boru Nainggolan
ParhulambosiOmpu DabuarMangaraja Lelo
Ompu ni IjukNapitung GedukHalihi BanggarTabujonggorTaburahutiNaga MarsarpangBargotsintaMaget SibuanMaget SibonganSibursok Napitu
Ompu Naparas
Namora Sendetua (Hasibuan Botung)
Ompu SadaguronOmpu Taronggal (Hasibuan Binonggor)Ompu Sumindak (Hasibuan Harayan)Ompu Dibangunna

Tarombo/Stambok (Silsilah) Si Raja Manjalo

Raja Sobu
Toga Sitompul
Boru Siregar Dongoran
Raja Hasibuan
Boru Simatupang
Ompu Hobol Batu
Boru Sinaga
Boru Situmorang
Raja Manjalo
1. Boru Manurung
2. Boru Manurung
Boru Sinurat
Guru Mangaloksa
Boru Pasaribu
Guru HinobaanRaja ManitiRaja Marjalang
Raja Situstus
Boru Sitorus
Ompu Talobu
Boru Butarbutar
Saudagar Nabegu
Boru Simangonding
Datu Rara
Boru Sinurat
Ompu Tuan ArakOmpu TarusRaja Panondong
Boru Sinaga
Tuan DihorboUlubalang NabeguRaja Sumonak
Boru Sitorus
Ompu Poltak ISi Raja ParagatagatDatu Tunggul Ditano
Boru Simangonding
Ompu ManasarOmpu Marjombing
Datu Sipisang Rao
Boru Aruan
Raja Pamontang
Boru Aruan
Raja Sojuaron
Boru Sitorus Pane

Hasibuan merupakan keturunan Raja Sobu. Raja Sobu diperkirakan hidup pada abad pertengahan XV, kurang lebih sekitar tahun 1455, yang merupakan anak dari Tuan Sorbadibanua (Nai Suanon/Datu Tungkaon).

Turunan

Keturunan Raja Hasibuan dengan istrinya Nai Mangiring Omas Boru Simatupang, putri dari Toga Simatupang, yaitu:

  • Raja Manjalo, yang tinggal di Sigaol, Uluan dan tetap memakai marga Hasibuan. Raja Manjalo membuka perkampungan baru yang diberi nama Hariara Manjalo di Lumban Bao Sigaol saat ini, Hariara. (Pohon ara) Manjalo (namanya) dan membuat pertanda dengan menamakan pohon Hariara (ara) yang sampai saat ini masih berdiri kukuh dan di sampingnya telah dibangun Tugu Raja Hasibuan yang sudah diresmikan pada tahun 2002 lalu.
  • Guru Mangaloksa, pergi merantau ke wilayah Silindung dan menetap di sana di kampung Marsaitbosi dan menikah dengan Sibulan Soli Boru Pasaribu. Keturunan Guru Mangaloksa telah menurunkan kelompok marga baru, yaitu marga Hutabarat, marga Panggabean, marga Hutagalung, dan marga Hutatoruan (Hutapea dan Lumbantobing), sementara keturunan marga Panggabean ada yang menjadi marga Simorangkir dan keturunan dari Guru Mangaloksa ini di kemudian hari dikenal dengan sebutan "Siopat Pisoran" atau "Siopat Pusoran". Menurut cerita bahwa sebagian keturunan Guru Mangaloksa yang merantau ke Sipirok, Tapanuli Selatan tetap memakai marga Hasibuan, begitu juga dengan marga Hasibuan dan marga Lumbantobing yang bermukim di Laguboti.
  • Guru Hinobaan, pergi ke Barus/Sibolga atau Asahan dan tetap memakai marga Hasibuan.
  • Raja Marjalang, pergi merantau ke Padang Bolak/Sibuhuan Tapanuli Selatan dan tetap memakai Marga Hasibuan.
  • Raja Maniti, dikabarkan pergi merantau ke daerah Aceh (Nanggroe Aceh Darussalam), dan kemungkinan keturunan inilah yang mengaku Batak Sampulu Pitu (17) yang bermukim di Alas atau Kluet ini, dan hingga saat ini Parsadaan Pomparan ni Raja Hasibuan di mana pun berada masih menanti kembalinya keturunan anak yang hilang ini.
  • Lima putri Raja Hasibuan:
  1. Si Boru Turasi Boru Hasibuan: marhamulian/marhuta kawin dengan Raja Margumis Sitorus Pane di Lumban Lobu,
  2. Si Boru Tumandi Boru Hasibuan: marhamulian/marhuta kawin dengan Raja Panjaitan di Sitorang,
  3. Si Boru Taripar laut Boru Hasibuan: marhamulian/marhuta kawin dengan Raja Marsundung Simanjuntak di Sitandohan Balige,
  4. Si Boru Sande Balige Boru Hasibuan: marhamulian/marhuta kawin dengan Tuan Parluhutan Siahaan di Sibuntuon, Balige, dan
  5. Si Boru Nauli Boru Hasibuan: marhamulian/marhuta kawin dengan Ampar Podang I Siringoringo di Sipinggan Nainggolan.

Ketika diadakan perayaan Tugu Raja Hasibuan di Lumban Bao Sígaol pada tahun 2002, semua perwakilan dari keturunan Si Raja Hasibuan dan boru sihabolonan hadir bersama rombongannya masing-masing, kecuali keturunan dari Raja Maniti yang tidak hadir.

Pemakaian marga Hasibuan

Keturunan Hasibuan yang tetap menggunakan marga Hasibuan

  • Raja Manjalo
  • Guru Mangaloksa
    (beberapa dari keturunannya ada juga yang menggunakan marga "Hasibuan" pada identitas pribadinya)
  • Guru Hinobaan
  • Raja Marjalang
  • Raja Maniti

Keturunan Hasibuan yang tidak menggunakan marga Hasibuan

Keturunan Hasibuan yang tidak memakai marga Hasibuan adalah:

Perlu diketahui beberapa keturunan Guru Mangaloksa juga ada yang memakai marga Hasibuan, yakni keturunan Guru Mangaloksa yang sudah lama tinggal di perantauan dan sepakat untuk memakai marga Hasibuan, hal ini biasanya dilakukan karena jumlah yang dianggap kurang banyak dalam suatu pelaksanaan upacara adat.

Tokoh

Beberapa tokoh yang bermarga Hasibuan, di antaranya adalah:

Referensi

  1. Hutagalung, W. M. (1991). Pustaha Batak: Tarombo dohot Turiturian ni Bangso Batak (dalam bahasa Batak). Medan: Tulus Jaya. OCLC 33133368. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-02-18. Diakses tanggal 2023-02-18.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)

Pranala luar

Si Raja Hasibuan
Raja Marjalo
tinggal di Sigaol, Uluan dan juga membuka perkampungan baru di Lumban Bao Sigaol dengan nama Hariaramarjalo
Guru Mangaloksa (Si Opat Pisoran)
Hutabarat
  Sisunggulon

  Hapoltahan

  Pohan
Panggabean
  Lumban Ratus

  Simorangkir

  Lumban Siagian
Hutagalung
  Miralopak (Datu Harean, Tuan Napitu)   Si Raja Inaina (Raja Inum/Matasapiaklangit, Datu Sorga, Partombus)
Hutatoruan
  Hutapea   Lumbantobing
Guru Hinobaan
merantau ke Barus/Sibolga atau Asahan dan tetap memakai marga Hasibuan
Raja Manjalang
merantau ke Padang Bolak/Sibuhuan Tapanuli Selatan dan tetap memakai Marga Hasibuan
Raja Maniti
merantau ke daerah Aceh (Nangro Aceh Darussalam saat ini)
Lima putri keturunan Si Raja Hasibuan
  Si Boru Turasi

  Si Boru Tumandi   Si Boru Taripar Laut   Si Boru Sande Balige

  Si Boru Nauli
120px-Tugu_hasibuan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tugu Hasibuan
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan