Sabtu, 17 Oktober 2026
21:26 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Gus Teja World Music

Bagikan:
Gus Teja World Music
GenreTradisional Bali Kontemporer
Tahun aktif2008 (2008)–sekarang
Situs webwww.gustejaworldmusic.com

Gus Teja World music merupakan band musik dengan genre Tradisional Bali yang dibentuk oleh Agus Teja Sentosa pada bulan April 2008.[1]

Deskripsi Gus Teja World Music

Gus Teja adalah seorang maestro suling di sebuah desa kecil dekat ubud-bali, beliau menampilkan karyanya bersama kelompok musiknya atau anggota band lainya di Galeri Indonesia Kaya.

Gus Teja World Music memiliki niat untuk menyebarkan perdamaian dan cinta lewat lirik lagu berupa umum dan bersifat kejiwaan. Musik Gus Teja terinspirasi dari tradisi Bali, musik tersebut dipadukan oleh beberapa instrumen yaitu musik bambu, musik kayu, dan alat musik barat seperti gitar dan bass gitar.[2][3]

Anggota band

nomor nama alat musik foto
1 Agus Teja Sentosa, S.Sn flute
2 I Wayan Marjana,S.Sn Slokro/Slonding Kromatik
3 I Komang Bagia, S.Sn Tingklik Baro
4 I Ketut Adiasa, S.Sn Tingklik Baro
5 I Gusti Ngr. Nym. Adi Putra gitar bass
6 I Wayan Sucipta, S.Sn perkusi
7 I Wayan Mukayasa gitar akustik

Album

tahun album daftar lagu kover
2009 Rhythm of Paradise
2011 Flutes for Love
2015 Ulah Egar

Referensi

  1. ↑ "Biography". Gus Teja World Music. 2017. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-10-07. Diakses tanggal 17 Juli 2017.
  2. ↑ Liputan6.com (2016-07-19). "Gus Teja World Music, Sebarkan Cinta Kasih Lewat Bahasa Musik". liputan6.com. Diakses tanggal 2023-09-10.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
  3. ↑ "GUS TEJA WORLD MUSIC SUKSES HIPNOTIS PENONTON LEWAT ALUNAN FLUTE YANG MEMUKAU - www.gohitz.com". www.djarumfoundation.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-09-10.


Ikon rintisan

Artikel bertopik umum ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Jika Anda melihat halaman yang menggunakan templat {{stub}} ini, mohon gantikan dengan templat rintisan yang lebih spesifik.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan