Jumat, 16 Oktober 2026
22:34 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super

Agus Teja Sentosa

Pemain Suling Dari Bali, Indonesia

Bagikan:
Agus Teja Sentosa
GenreTradisional Bali Kontemporer

Agus Teja Sentosa[1] atau lebih dikenal dengan nama Gus Teja adalah seorang pemain suling dari Indonesia yang telah dikenal hingga manca negara. Ia merupakan putra keempat dari pasangan I Nyoman Kadjil dan Ni Wayan Darpini.[2] Setelah lulus dari SMA Negeri 3 Denpasar, ia melanjutkan pendidikan di ISI Denpasar pada tahun 2000-2004 dan memulai kariernya di bidang musik.[3][4]

Karier musik

Gus Teja mulai memainkan suling semenjak di Sekolah Dasar, meskipun pada saat itu ia lebih banyak berlatih memainkan gamelan Bali.[5] Kecintaannya pada suling membuat Gus Teja mengoleksi dan memainkan berbagai jenis seruling dari berbagai belahan dunia, seperti Native American, panflute, ocarina, hulusi, bansuri, quena, dizi, dan penny whistle.[2]

Pada April 2008, Gus Teja membentuk grup musik yang ia beri nama Gus Teja World Music. Grup musik tersebut meluncurkan album perdana mereka pada akhir tahun 2009 yang mereka beri judul Rhythm of Paradise.[2] Komposisi musik Morning Happiness pada album tersebut membawa mereka pada kancah permusikan manca negara sehingga mereka memiliki banyak penggemar dari seluruh dunia.[3][4]

Referensi

  1. ↑ "Biography | Gus Teja World Music" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-01-20.
  2. 1 2 3 "Biography". Gus Teja World Music. 2017. Diakses tanggal 17 Juli 2017.
  3. 1 2 "Mengenal Agus Teja Santosa (Gus Teja)". Dewata News. Oktober 2013. Diakses tanggal 17 Juli 2017.{{cite news}}: Parameter tidak dikenal |authors= diabaikan
  4. 1 2 News, Dewata. "Mengenal Agus Teja Santosa (Gus Teja)". Dewata News. Diakses tanggal 2026-01-28.{{cite web}}: |last= memiliki nama generik
  5. ↑ Utami, Ni Komang Yuko (2025-08-19). "Maestro Suling Gus Teja, Menebar Karma Baik Tanpa Menerima Royalti". IDN Times Bali. Diakses tanggal 2026-01-20.
20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan