Jumat, 25 September 2026
20:39 WIB
TERKINI
Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia

Agus Teja Sentosa

Pemain Suling Dari Bali, Indonesia

Agus Teja Sentosa
GenreTradisional Bali Kontemporer

Agus Teja Sentosa[1] atau lebih dikenal dengan nama Gus Teja adalah seorang pemain suling dari Indonesia yang telah dikenal hingga manca negara. Ia merupakan putra keempat dari pasangan I Nyoman Kadjil dan Ni Wayan Darpini.[2] Setelah lulus dari SMA Negeri 3 Denpasar, ia melanjutkan pendidikan di ISI Denpasar pada tahun 2000-2004 dan memulai kariernya di bidang musik.[3][4]

Karier musik

Gus Teja mulai memainkan suling semenjak di Sekolah Dasar, meskipun pada saat itu ia lebih banyak berlatih memainkan gamelan Bali.[5] Kecintaannya pada suling membuat Gus Teja mengoleksi dan memainkan berbagai jenis seruling dari berbagai belahan dunia, seperti Native American, panflute, ocarina, hulusi, bansuri, quena, dizi, dan penny whistle.[2]

Pada April 2008, Gus Teja membentuk grup musik yang ia beri nama Gus Teja World Music. Grup musik tersebut meluncurkan album perdana mereka pada akhir tahun 2009 yang mereka beri judul Rhythm of Paradise.[2] Komposisi musik Morning Happiness pada album tersebut membawa mereka pada kancah permusikan manca negara sehingga mereka memiliki banyak penggemar dari seluruh dunia.[3][4]

Referensi

  1. ↑ "Biography | Gus Teja World Music" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-01-20.
  2. 1 2 3 "Biography". Gus Teja World Music. 2017. Diakses tanggal 17 Juli 2017.
  3. 1 2 "Mengenal Agus Teja Santosa (Gus Teja)". Dewata News. Oktober 2013. Diakses tanggal 17 Juli 2017.{{cite news}}: Parameter tidak dikenal |authors= diabaikan
  4. 1 2 News, Dewata. "Mengenal Agus Teja Santosa (Gus Teja)". Dewata News. Diakses tanggal 2026-01-28.{{cite web}}: |last= memiliki nama generik
  5. ↑ Utami, Ni Komang Yuko (2025-08-19). "Maestro Suling Gus Teja, Menebar Karma Baik Tanpa Menerima Royalti". IDN Times Bali. Diakses tanggal 2026-01-20.
20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan