Selasa, 03 November 2026
12:53 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Gukhwa-ppang

Gukhwa-ppang

Bagikan:
Gukhwa-ppang
250px-Gukhwappang.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama lainRoti krisan
Tempat asalKorea
Hidangan nasional terkaitHidangan Korea
Suhu penyajianHangat
Bahan utamaTepung terigu, pasta kacang merah
Hidangan serupaBungeo-ppang
Nama Korea
Hangul
국화빵
Hanja
菊花빵
Alih Aksaragukhwa-ppang
McCune–Reischauerkukhwa-ppang
IPA[ku.kʰwa.p͈aŋ]

Gukhwa-ppang (Hangul: 국화빵;har. roti krisan) adalah kue berbentuk bunga yang diisi dengan pasta kacang merah manis.[1][2][3] Hidangan ini adalah jajanan jalanan hangat yang dijual di seluruh Korea. Ini dipanggang dalam alat yang mirip dengan waffle iron, tetapi dengan cetakan berbentuk bunga.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Popular Snacks - Bungeo ppang/Gukhwa ppang/Gyeran ppang para". Korea Tourism Organization. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 November 2016. Diakses tanggal 15 Juli 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Tang, Phillip (25 Mei 2022). "A hungry traveler's guide to the best street food in South Korea". Lonely Planet. Diakses tanggal 26 Juni 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Flinn, Jennifer (Juli 2016). "Street Food Paradise". Korea. hlm. 33. Diakses tanggal 10 Mei 2017 – via Issuu.com.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan