Jumat, 16 Oktober 2026
01:03 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Goldman Sachs

Goldman Sachs

perusahaan asal Amerika Serikat

Bagikan:
The Goldman Sachs Group, Inc.
250px-Goldman_Sachs_logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Goldman_Sachs_%2855312935052%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kantor pusat di 200 West Street, Manhattan
JenisPublik
ISINISIN: US38141G1040
IndustriJasa keuangan
Didirikan1869;157 tahun lalu (1869)
Pendiri
Kantor pusat200 West Street,
New York City
,
Amerika Serikat
Wilayah yang dilayani
Seluruh dunia
Tokoh kunci
Produk
PendapatanKenaikan US$58,28 miliar (2025)
Kenaikan US$21,85 miliar (2025)
Kenaikan US$16,30 miliar (2025)
AUMKenaikan US$3,61 triliun (2025)
Total asetKenaikan US$1,81 triliun (2025)
Total ekuitasKenaikan US$124,97 miliar (2025)
Jumlah karyawan
47.400 (2025)
Divisi
  • Perbankan & Pasar Global
  • Manajemen Aset & Kekayaan
Anak usaha
Rasio modalTier 1 14,8% (2025)
Peringkat
Situs webwww.goldmansachs.com
Catatan kaki
[1]
Kantor-kantor utama Goldman Sachs
250px-30hudson.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
30 Hudson Street di Jersey City, New Jersey, AS
250px-Slc_222_south_main.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
222 Main, Salt Lake City, Utah, AS

The Goldman Sachs Group, Inc. (/sæks/ SAKS) adalah sebuah bank investasi multinasional asal Amerika Serikat sekaligus perusahaan jasa keuangan. Didirikan pada tahun 1869, Goldman Sachs berkantor pusat di kawasan Battery Park City, Manhattan, New York City, dengan kantor-kantor regional di berbagai pusat keuangan internasional dunia.[1] Goldman Sachs merupakan salah satu bank investasi terbesar di dunia berdasarkan pendapatan[2] dan menempati peringkat ke-32 dalam daftar Fortune 500[3] serta peringkat ke-19 dalam daftar Forbes Global 2000.[4] Perusahaan ini dianggap sebagai lembaga keuangan yang penting secara sistemik oleh Financial Stability Board.

Goldman Sachs menawarkan layanan di bidang perbankan investasi (jasa penasihat untuk merger dan akuisisi serta restrukturisasi), penjaminan emisi efek, prime brokerage, manajemen aset, dan manajemen kekayaan. Perusahaan ini berperan sebagai pembuat pasar untuk berbagai jenis produk keuangan serta menyediakan layanan kliring dan bank kustodian. Perusahaan ini mengoperasikan dana ekuitas swasta dan dana lindung nilai. Perusahaan ini pun menyusun produk keuangan yang kompleks dan dirancang khusus (tailor-made). Selain itu, perusahaan ini juga memiliki Goldman Sachs Bank USA, sebuah bank langsung. Goldman Sachs melakukan perdagangan baik atas nama para kliennya (flow trading) maupun untuk kepentingannya sendiri (proprietary trading). Perusahaan ini berinvestasi dan mengatur pembiayaan bagi perusahaan rintisan (startup), dan dalam banyak kasus memperoleh bisnis tambahan sebagai bookrunner ketika perusahaan-perusahaan tersebut melaksanakan penawaran umum perdana.[5]

Sejarah

Pendirian

Perusahaan ini didirikan di New York City pada tahun 1869 oleh Marcus Goldman.[6] Pada tahun 1882, menantu Goldman, Samuel Sachs resmi bergabung ke perusahaan ini.[7][8] Pada tahun 1885, Goldman mengajak anaknya, Henry serta menantunya, Ludwig Dreyfuss untuk ikut bergabung, dan perusahaan ini pun mulai memakai nama Goldman Sachs & Co.[9] Perusahaan ini mempelopori penggunaan surat berharga komersial untuk pengusaha dan bergabung ke Bursa Saham New York (NYSE) pada tahun 1896.[10] Pada tahun 1898, modal perusahaan ini telah mencapai $1.6 juta.[10]

Goldman resmi masuk ke pasar penawaran umum perdana pada tahun 1906 saat mereka membawa Sears, Roebuck and Company melantai di bursa saham.[10] Kesepakatan tersebut dimungkinkan oleh hubungan pertemanan antara Henry Goldman dengan Julius Rosenwald, seorang pemilik Sears.[10] Penawaran umum perdana lain yang kemudian ditangani oleh Goldman Sachs antara lain F. W. Woolworth dan Continental Can.[10] Pada tahun 1912, Henry S. Bowers menjadi orang pertama dari luar keluarga Goldman dan Sachs yang menjadi mitra di perusahaan ini dan berhak mendapat deviden.[10]

Pada tahun 1917, di bawah tekanan dari mitra lain di Goldman Sachs akibat pandangannya yang pro-Jerman, Henry Goldman pun mengundurkan diri.[10] Keluarga Sachs pun mengendalikan perusahaan ini sendirian hingga Waddill Catchings bergabung ke perusahaan ini pada tahun 1918.[10]

Pada tanggal 4 Desember 1928, perusahaan ini meluncurkan Goldman Sachs Trading Corp, sebuah reksa dana tertutup.[11] Reksa dana tersebut pun gagal selama Keruntuhan Wall Street 1929, di tengah tuduhan bahwa Goldman Sachs telah terlibat dalam manipulasi harga saham dan insider trading.[10]

Pertengahan abad ke-20

Pada tahun 1930, perusahaan ini memecat Catchings, dan Sidney Weinberg pun menggantikannya sebagai mitra senior dan menggeser fokus Goldman Sachs dari perdagangan ke bank investasi.[10] Tindakan Weinberg pun membantu mengembalikan sejumlah reputasi Goldman Sachs yang sebelumnya hancur. Di bawah kepemimpinan Weinberg, Goldman menjadi penasehat utama untuk penawaran umum perdana Ford Motor Company pada tahun 1956, sebuah pencapaian besar di Wall Street pada saat itu. Di bawah kepemimpinan Weinberg, perusahaan ini juga membentuk divisi riset investasi dan departemen obligasi pemerintah daerah, serta menjadi inovator di bidang arbitrase risiko.[10]

Pada dekade 1950-an, Gus Levy bergabung ke perusahaan ini sebagai pedagang sekuritas, di saat dua kekuatan sedang berebut supremasi, yakni bank investasi dan perdagangan sekuritas. Levy merupakan pelopor di bidang perdagangan blok dan Goldman Sachs pun memunculkan tren tersebut di bawah bimbingannya. Akibat pengaruh Weinberg yang sangat kuat, perusahaan ini kemudian membentuk divisi bank investasi pada tahun 1956 sebagai bagian dari upaya untuk menggeser fokus dari Weinberg.[10]

Pada tahun 1969, Levy mengambil alih peran Weinberg sebagai mitra senior dan membangun kembali waralaba perdagangan Goldman Sachs.[12] Levy terkenal menciptakan filosofi Goldman untuk menjadi "rakus jangka panjang," yang menyiratkan bahwa selama uang dapat dihasilkan dalam jangka panjang, maka kerugian jangka pendek dapat dimaklumi. Pada saat yang sama, mitra menginvestasikan kembali hampir semua pendapatannya di Goldman Sachs.[13] Pada tahun yang sama, Weinberg mengundurkan diri dari Goldman Sachs.[butuh rujukan]

Krisis keuangan untuk perusahaan ini kembali terjadi pada tahun 1970, saat Penn Central Transportation Company bangkrut dengan outstanding surat berharga komersial lebih dari $80 juta, yang sebagian besar diterbitkan melalui Goldman Sachs. Kebangkrutan tersebut sangat besar, dan sejumlah tuntutan hukum, terutama dari SEC, pun mengancam modal, keberlangsungan, dan reputasi perusahaan ini.[14] Kebangkrutan tersebut juga membuat diadakannya pemeringkatan kredit untuk tiap penerbit surat berharga komersial oleh sejumlah penyedia jasa pemeringkatan kredit.[15]

Di bawah kepemimpinan mitra senior Stanley R. Miller, perusahaan ini membuka kantor internasional pertamanya di London pada tahun 1970 serta membentuk divisi kekayaan swasta dan divisi pendapatan tetap pada tahun 1972.[16][butuh rujukan] Goldman Sachs juga mempelopori strategi "ksatria putih" pada tahun 1974 dalam upayanya untuk mempertahankan Electric Storage Battery dari tawaran pengambilalihan paksa dari International Nickel dan kompetitornya, Morgan Stanley.[17] John L. Weinberg (anak Sidney Weinberg), dan John C. Whitehead kemudian bersama-sama menjadi mitra senior pada tahun 1976, dan kembali menekankan kepemimpinan bersama atas perusahaan ini. Salah satu inisiatif mereka adalah menetapkan empat belas prinsip bisnis yang diklaim masih diterapkan hingga saat ini.[18]

Referensi

  1. 1 2 "The Goldman Sachs Group, Inc. 2025 Annual Report Form 10-K". United States Securities and Exchange Commission. Februari 25, 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "League Tables – Investment Banking Review". Financial Times. Diakses tanggal 2025-12-08.
  3. ↑ "Fortune 500 Companies: Goldman Sachs". Fortune. Maret 8, 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Forbes 2026 Global 2000 List". Forbes. Juni 24, 2026. Diakses tanggal Agustus 31, 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Rudegeair, Peter (Mei 20, 2021). "Goldman Sachs Wants to Charm Startups. It Won't Be Easy". The Wall Street Journal. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Januari 23, 2022. Diakses tanggal Januari 23, 2022.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Spiro, Leah Nathans; Reed, Stanley (Desember 22, 1997). "Inside the Money Machine-In a big-is-all business, Goldman vows to go it alone". Bloomberg L.P. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-08-27. Diakses tanggal 2021-06-14.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "Business & Finance: Cash & Comeback". Time. November 9, 1936. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-10-23. Diakses tanggal 2021-06-14.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Beattie, Andrew. "The Evolution Of Goldman Sachs". Forbes (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2018-07-22. Diakses tanggal 2020-02-11.
  9. ↑ Endlich, Lisa (1999). Goldman Sachs: The Culture Of Success. New York: A.A. Knopf. hlm. 34. ISBN 978-0-679-45080-1.
  10. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 William D. Cohan (2012). Money and Power: How Goldman Sachs Came to Rule the World. Penguin Random House. ISBN 978-0-241-95406-5. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-08-07. Diakses tanggal 2021-06-14.
  11. ↑ "Goldman Sachs, the Good, the Bad, and the Ugly". Bloomberg.com. Juli 20, 2011. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2019-03-31. Diakses tanggal Agustus 1, 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ Endlich, Lisa (2000-03-09). Goldman Sachs: The Culture Of Success (dalam bahasa Inggris). Simon and Schuster. hlm. 62. ISBN 978-0-684-86968-1. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-08-07. Diakses tanggal 2021-06-14.
  13. ↑ Endlich, Lisa (1999). Goldman Sachs: The Culture Of Success. New York: A.A. Knopf. hlm. 18. ISBN 978-0-679-45080-1.
  14. ↑ Cohan, William D. (Maret 16, 2012). "Goldman Sachs's long history of duping its clients". Washington Post. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-11-09. Diakses tanggal 2021-06-14.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. ↑ Hahn, Thomas K. (1993). Timothy Q. Cook; Robert K. Laroche (ed.). "Instruments of the Money Market" (PDF) (Edisi Seventh). Richmond, Virginia: Federal Reserve Bank of Richmond. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2020-11-25. Diakses tanggal 2021-06-14.
  16. ↑ Colchester, Max (2016-04-11). "Who Loses the Most From 'Brexit'? Try Goldman Sachs". The Wall Street Journal (dalam bahasa American English). ISSN 0099-9660. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-11-08. Diakses tanggal 2020-02-12.
  17. ↑ Giroux, Gary (Desember 9, 2013). Accounting Fraud: Maneuvering and Manipulation, Past and Present. Business Expert Press. ISBN 9781606496299. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-08-07. Diakses tanggal 2021-06-14.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  18. ↑ Jr, Landon Thomas (2006-08-09). "John L. Weinberg, 81, Former Leader of Goldman, Dies". The New York Times (dalam bahasa American English). ISSN 0362-4331. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-11-21. Diakses tanggal 2020-02-12.

Bacaan lebih lanjut

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Goldman Sachs.
Divisi dari
bank universal
Bulge bracket
Amerika
EMEA
APAC
Independen
Bulge bracket
Amerika
EMEA
APAC
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan