Senin, 21 September 2026
03:07 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Global Language Monitor

perusahaan asal Amerika Serikat

Global Language Monitor (GLM) adalah perusahaan berbasis di Austin, Texas yang mengoleksi dokumen, menganalisis dan melacak tren dalam bahasa penggunaan seluruh dunia, dengan penekanan khusus pada bahasa Inggris. Perusahaan ini terutama terkenal dengan Word of the Year,[1] analisis politik,[2][3] peringkat kuliah dan universitas[4] High Tech buzzwords,[5][6] dan analisis media.[7]

Referensi

  1. "Spillcam, vuvuzela are top words of 2010". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2012-11-11. Diakses tanggal 2011-07-23.
  2. Kristof, Nicholas (2008-10-17). "Obama the Intellectual". Kristof.blogs.nytimes.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2009-12-20. Diakses tanggal 2009-10-19.
  3. "Nicholas D. Kristof: Obama and the war on brains". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2013-05-12. Diakses tanggal 2011-07-23.
  4. By ANITA B. HOFSCHNEIDER Contributing Writer. "Media Fixates on Harvard". Thecrimson.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2009-10-05. Diakses tanggal 2009-10-19.
  5. "Bamboozled By Buzzwords". Search.japantimes.co.jp. 2005-04-24. Diakses tanggal 2009-10-19.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link)
  6. "10 Most Confusing High Tech Buzzwords". Networkworld.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2009-09-04. Diakses tanggal 2009-10-19.
  7. "Michael Jackson's Death Second Biggest Story of the Century". Diarsipkan dari asli tanggal 2009-07-12. Diakses tanggal 2011-07-23.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik badan usaha atau perusahaan Amerika Serikat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan