Jumat, 16 Oktober 2026
14:25 WIB
TERKINI
Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo

Gliese 710

bintang yang terletak di rasi bintang Serpens

Bagikan:
Gliese 710
Data pengamatan
Epos J2000      Ekuinoks J2000
Rasi bintang Serpens
Asensio rekta  18j 19m 50.8412d[1]
Deklinasi  –01° 56′ 19.003″[1]
Magnitudo tampak (V) 9.66[2] (9.65–9.69)[3]
Ciri-ciri
Kelas spektrum K7 Vk[4]
Indeks warna U−B +1.26[2]
Indeks warna B−V +1.37[2]
Astrometri
Kecepatan radial (Rv) –14.525 ± 0.435 km/detik
Gerak diri (μ) RA: -0.460 ± 0.084[5] mdb/thn
Dek.: -0.028 ± 0.074[5] mdb/thn
Paralaks (π)52,519±0,048[6] mdb
Jarak62,10 ± 0,06 tc
(19,04 ± 0,02 pc)
Magnitudo mutlak (MV)8.20[7] (8.19-8.23)[note 1]
Detail
Massa0.6[8] M☉
Radius0.67[9] R☉
Luminositas (bolometrik)0,100+0
−0,001
[6] L☉
Luminositas (visual, LV)0.045[note 2] L☉
Suhu4,250[8] K
Kecepatan rotasi (v sin i)6.42 ± 0.78[10] km/detik
Penamaan lain
Gliese 710, BD–01° 3474, HIP 89825, HD 168442, NSV 10635[2]
Referensi basis data
SIMBADdata
ARICNSdata

Gliese 710 merupakan bintang oranye dengan massa 0,6 massa matahari yang terletak di konstelasi Serpens. Diperkirakan bintang ini akan melewati Awan Oort yang akan membuat sistem Tata Surya menjadi kacau dan akan sampai dalam 1,281 juta hingga 15 juta tahun dari sekarang. Gliese 710 akan mendekati Matahari hingga jarak 0,0676 Parsec atau 0,221 Tahun cahaya atau sekitar 13.300 Satuan astronomi atau 20 kali lebih dekat dari bintang terdekat saat ini yaitu Proxima Centauri.

Saat ini jarak Gliese 710 atau HIP 89825 dari bumi masih sangatlah jauh yaitu 63,8 tahun cahaya atau 19,6 Parsec di konstelasi Serpens. Bintang ini memiliki massa 60% massa matahari dan radius 67% radius matahari. Pada tahun 2017, penelitian tentang Gliese 710 ini dilakukan dan hasilnya tidak ada planet yang mengitari bintang oranye ini.

Penelitian tentang bintang ini

Bintang ini diperkirakan kemungkinan akan melewati awan oort yang berisi kumpulan asteroid yang menjadi calon meteor yang mengitari Matahari sebagai pusat yang akan menyebabkan asteroid-asteroid dan calon meteor itu akan berterbangan tidak beraturan atau yang lebih parah akan menabrak planet-planet di Tata surya karena terdorong oleh gravitasi Gliese 710. Gliese 710 akan mendekati matahari jutaan tahun lamanya dari sekarang. Kemungkinan besar bintang ini akan masuk ke dalam Awan Oort 1,36 juta hingga 15 juta tahun mendatang dan penelitian baru mengatakan Gliese 710 kemungkinan akan masuk Awan Oort sekitar 1,28 juta tahun mendatang. Kemungkinan pasti Gliese 710 akan masuk ke dalam Awan Oort saat ini adalah sebesar 86%.

Gambaran Awan Oort jika Gliese 710 melewatinya.

Catatan kaki

Referensi

  1. 1 2 Gaia Collaboration; Brown, A. G. A.; Vallenari, A.; Prusti, T.; De Bruijne, J. H. J.; Mignard, F.; Drimmel, R.; Babusiaux, C.; Bailer-Jones, C. A. L.; Bastian, U.; Biermann, M.; Evans, D. W.; Eyer, L.; Jansen, F.; Jordi, C.; Katz, D.; Klioner, S. A.; Lammers, U.; Lindegren, L.; Luri, X.; O'Mullane, W.; Panem, C.; Pourbaix, D.; Randich, S.; Sartoretti, P.; Siddiqui, H. I.; Soubiran, C.; Valette, V.; Van Leeuwen, F.; et al. (2016). "Gaia Data Release 1. Summary of the astrometric, photometric, and survey properties". Astronomy & Astrophysics. 595: A2. arXiv:1609.04172. Bibcode:2016A&A...595A...2G. doi:10.1051/0004-6361/201629512.
  2. 1 2 3 4 "GJ 710". SIMBAD. Centre de données astronomiques de Strasbourg.
  3. ↑ Kukarkin, B. V.; et al. (1971). "The third edition containing information on 20437 variable stars discovered and designated till 1968". General Catalogue of Variable Stars (Edisi 3rd). Bibcode:1971GCVS3.C......0K. {{cite book}}: |journal= diabaikan
  4. ↑ Gray, R. O.; et al. (Juli 2006). "Contributions to the Nearby Stars (NStars) Project: Spectroscopy of Stars Earlier than M0 within 40 parsecs: The Northern Sample I". The Astronomical Journal. 132 (1): 161–170. arXiv:astro-ph/0603770. Bibcode:2006AJ....132..161G. doi:10.1086/504637.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. 1 2 van Leeuwen, F. (November 2007). "Validation of the new Hipparcos reduction". Astronomy and Astrophysics. 474 (2): 653–664. arXiv:0708.1752. Bibcode:2007A&A...474..653V. doi:10.1051/0004-6361:20078357.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. 1 2 Lua error in Modul:Citation/CS1/Utilities at line 82: bad argument #1 to 'message.newRawMessage' (string expected, got nil).Catatan Gaia DR2 untuk sumber tersebut di VizieR.
  7. ↑ Koen, C.; Kilkenny, D.; Van Wyk, F.; Marang, F. (2010). "UBV(RI)C JHK observations of Hipparcos-selected nearby stars". Monthly Notices of the Royal Astronomical Society. 403 (4): 1949. Bibcode:2010MNRAS.403.1949K. doi:10.1111/j.1365-2966.2009.16182.x.
  8. 1 2 García-Sánchez, J.; et al. (1999). "Stellar encounters with the Oort cloud based on Hipparcos data". The Astronomical Journal. 117 (2): 1042–1055. Bibcode:1999AJ....117.1042G. doi:10.1086/300723.
  9. ↑ Johnson, H. M.; Wright, C. D. (November 1983). "Predicted infrared brightness of stars within 25 parsecs of the sun". The Astrophysical Journal Supplement Series. 53: 643–711. Bibcode:1983ApJS...53..643J. doi:10.1086/190905.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ López-Santiago, J.; et al. (Mei 2010). "A high-resolution spectroscopic survey of late-type stars: chromospheric activity, rotation, kinematics, and age". Astronomy and Astrophysics. 514: A97. arXiv:1002.1663. Bibcode:2010A&A...514A..97L. doi:10.1051/0004-6361/200913437.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  1. ↑
  2. ↑

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan