Senin, 28 September 2026
08:15 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda

Indeks warna

Warna objek astronomi

Dalam astronomi, indeks warna adalah sebuah nilai numerik sederhana yang menentukan warna suatu objek, dalam hal ini, sebuah bintang yang memberikan temperaturnya. Untuk mengukur indeks tersebut, seseorang mengamati getaran sebuah objek melalui dua penyaring berbeda, seperti U dan B, atau B dan V, di mana U sensitif terhadap sinar ultraviolet, B sensitif terhadap cahaya biru, dan V sensitif terhadap cahaya nyata (hijau-kuning; lihat pula: sistem UBV). Sekumpulan pita pelewat atau penyaring disebut sebuah sistem fotnnometrikn. Perbedaan getaran yang ditemukan dalam penyaring ini disebut indeks warna U-B atau B-V. Semakin kecil indeks warnanya, semakin banyak objek birunya (atau lebih panas). Sebaliknya, semakin besar indeks warnanya, semakin banyak objek merahnya (atau lebih dingin). Ini akibat dari skala getaran logaritmik, yang mana objek terang memiliki getaran lebih kecil (negatif) daripada objek remang. Sebagai perbandingan, Matahari kekuningan memiliki indeks B-V 0.656±0.005, sementara Rigel kebiruan memiliki B-V -0.03 (getaran B-nya adalah 0.09 dan getaran V-nya adalah 0.12, B-V=-0.03).

Indeks warna untuk objek jarak jauh biasanya dipengaruhi oleh kepunahan antarbintang —i.e. mereka lebih merah daripada bintang yang lebih dekat. Jumlah pemerahan ini dikenali dari kelebihan warna, yang ditetapkan sebagai perbedaan antara Indeks warna pandang dan Indeks warna normal (atau Indeks warna intrinsik), indeks warna asli hipotesis terhadap bintang yang tidak dipengaruhi oleh kepunahan. Contohnya, dalam sistem fotometrik UBV kita bisa menuliskannya untuk warna B-V:

E B − V = ( B − V ) Pandang − ( B − V ) Intrinsik {\displaystyle E_{B-V}=(B-V)_{\text{Pandang}}-(B-V)_{\text{Intrinsik}}} {\displaystyle E_{B-V}=(B-V)_{\text{Pandang}}-(B-V)_{\text{Intrinsik}}}

Penggunaan pita pelewat oleh astronom adalah penyaring UBVRI, di mana penyaring U,B, dan V disebutkan di atas, penyaring R melewati cahaya merah, dan penyaring I melewati cahaya inframerah. Sistem penyaring ini kadang disebut sistem penyaring Johnson-Cousins, dinamai setelah penemu sistem ini (lihat catatan). Penyaring ini dijelaskan sebagai kombinasi penyaring kaca dan tabung pengganda foto. M. S. Bessell menjelaskan berbagai transmisi penyaring untuk sebuah detektor respon datar, yang menjumlahkan penjumlahan indeks warna. Untuk ketepatan, pasangan penyaring dipilih tergantung suhu warna objek: B-V untuk objek jarak menengah, U-V untuk objek panas, dan R-I untuk objek dingin.

Sumber

Lihat pula

Catatan

  1. ^ The Simbad Astronomical Database' Rigel page
  2. ^ David F. Gray (1992), The Inferred Color Index of the Sun, Publications of the Astronomical Society of the Pacific, vol. 104, no. 681, pp. 1035-1038 (November 1992)
  3. ^ Michael S. Bessell (1990), UBVRI passbands, Astronomical Society of the Pacific, Publications (ISSN 0004-6280), vol. 102, Oct. 1990, p. 1181-1199
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan