Senin, 21 September 2026
05:46 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Gaji

suatu bentuk pembayaran secara berkala dari seorang majikan pada karyawannya yang dinyatakan dalam suatu kontrak kerja.

Artikel ini berisi daftar yang lebih baik ditulis dalam bentuk prosa. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengubah artikel ini ke dalam bentuk prosa, jika sesuai. (Desember 2025)
60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Gaji"  berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Ada usul agar artikel ini digabungkan ke Upah. (Diskusikan)

Gaji adalah bentuk pembayaran secara berkala dari seorang majikan kepada karyawannya yang dinyatakan dalam suatu kontrak kerja. Dari sudut pandang pelaksanaan bisnis, gaji dapat dianggap sebagai biaya yang dibutuhkan untuk mendapatkan sumber daya manusia untuk menjalankan operasi, dan karenanya disebut dengan biaya personel atau biaya gaji. Dalam akuntansi, gaji dicatat dalam akun gaji.

Istilah lain dari gaji adalah honor dan upah. Gaji, honor ataupun upah dapat diterima pegawai di lingkungan kantor atau tempat kerja milik negara atau tempat swasta. Pekerjanya dapat berupa PNS (pegawai negeri sipil) atau pegawai swasta atau pegawai swasta (tenaga honorer) yang bekerja di kantor milik negara. Untuk PNS gaji dihitung tetap bulanan, sedangkan tenaga honorer lebih tepat jika gajinya (honornya) dihitung sesuai jumlah kerjanya atau jumlah beban tugasnya. Misalnya seorang tenaga pengajar honorer hanya punya beban mengajar dua jam dalam seminggu dengan honor sebesar Rp2.500,- perjam, maka dalam masa empat minggu atau sebulan ia hanya akan mendapat honor Rp20.000,-. Kalau ia punya beban tugas mengajar dalam sehari dua jam selama seminggu penuh (6 hari efektif), maka ia akan menerima honor sebesar Rp120.000,- selama empat minggu atau sebulan.

Penghitungan gaji atau honor bagi tenaga pengajar honorer seperti di atas lebih tepat dibandingkan dengan penghitungan harian. Penghitungan gaji atau honor bagi tenaga pengajar honorer yang didasarkan harian, padahal beban mengajarnya hanya dua jam sehari (sebagai contoh saja) akan memberi beban bagi tempat kerjanya (misalnya yayasan) yang ujung-ujungnya akan membebani negara. Begitu juga jika tenaga honorer tidak masuk, maka honornya harus dipotong sesuai "kebolosannya".

Dalam lingkup pegawai negeri, gaji memiliki definisi sendiri, yakni pengeluaran untuk kompensasi yang harus dibayarkan kepada pegawai pemerintah berupa gaji pokok ditambah dengan tunjangan-tunjangan yang sah yang berhak diterima oleh penerima gaji berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sistem upah dalam ilmu ekonomi, yaitu:

  1. Sistem upah menurut waktu
    Menurut sistem ini, besarnya upah didasarkan pada lama bekerja seseorang. Satuan waktu dihitung per jam, per hari, per minggu atau per bulan. Misalnya pekerja bangunan dibayar per hari atau per minggu. Contohnya apabila seorang tukang bangunan dalam satu hari diberikan kompensasi sebesar Rp. 50.000 maka jika tukang tersebut bekerja selama 10 kali, tukang tersebut harus diberi kompensasi sebesar Rp. 500.000
  2. Sistem upah menurut satuan hasil
    Menurut sistem ini, besarnya upah didasarkan pada jumlah barang yang dihasilkan oleh seseorang. Satuan hasil dihitung per potong barang, per satuan panjang, atau per satuan berat. Misalnya upah pemetik daun teh dihitung per kilogram.
  3. Sistem upah borongan
    Menurut sistem ini pembayaran upah berdasarkan atas kesepakatan antara pemberi kerja dan pekerja. Misalnya upah untuk memperbaiki mobil yang rusak, membangun rumah, dll. Upah model ini harus jelas bukan hanya besarnya upah yang disepakati, tetapi juga berapa lama pekerjaan yang ditugaskan kepada penerima borongan harus selesai.
  4. Sistem upah partisipasi atau biasa disebut upah bonus
    Sistem bonus adalah pembayaran tambahan di luar upah atau gaji yang ditujukan untuk merangsang (memberi insentif) agar pekerja dapat menjalankan tugasnya lebih baik dan penuh tanggungjawab, dengan harapan keuntungan lebih tinggi. Makin tinggi keuntungan yang diperoleh makin besar bonus yang diberikan pada pekerja. Sistem bonus ini lebih-lebih akan terlaksana jika majikan berjiwa dermawan.
  5. Sistem mitra usaha
    Dalam sistem ini pembayaran upah sebagian diberikan dalam bentuk saham perusahaan, tetapi saham tersebut tidak diberikan kepada perorangan melainkan pada organisasi pekerja di perusahaan tersebut. Dengan demikian hubungan kerja antara perusahaan dengan pekerja dapat ditingkatkan menjadi hubungan antara perusahaan dan mitra kerja. Contoh sederhana dari sistem ini adalah koperasi.
  6. Sistem upah skala berubah atau slinding scale
    Merupakan sebuah sistem dengan pemberian upah didasarkan pada skala hasil penjualan yang selalu berubah. Jika terjadi peningkatan hasil penjualan maka jumlah balas jasa yang dibayarkan akan bertambah dan sebaliknya

Struktur

Struktur gaji yang dirancang dengan baik merupakan cerminan nilai dan tanggung jawab suatu jabatan, dan sekaligus memastikan adanya keadilan dan konsistensi di dalam organisasi. Tiap komponen dalam struktur penggajian memiliki fungsi strategis, mulai dari menjamin kebutuhan dasar pegawai hingga memberikan insentif atas kinerja.

  • Struktur gaji biasanya terdiri dari beberapa elemen utama, seperti gaji pokok yang ditentukan berdasarkan pangkat dan golongan, tunjangan standar (misalnya tunjangan jabatan, tunjangan daerah terpencil, tunjangan beras), serta tambahan penghasilan berupa bonus hari raya, tunjangan transportasi, tunjangan perumahan, tunjangan kesehatan, dan tunjangan kinerja[1]
  • Pay structure atau struktur penggajian mengacu pada pengurutan tingkat gaji untuk pekerjaan atau kelompok pekerjaan dalam organisasi, yang umumnya bersifat hierarkis dan ditentukan melalui evaluasi jabatan, meskipun pendekatan berbasis pasar atau keterampilan juga digunakan[2]
  • Pay grade adalah kelompok pekerjaan dengan nilai moneter yang kurang lebih sama, di mana setiap grade memiliki rentang kompensasi tersendiri[3]
  • Di Indonesia, struktur gaji untuk pegawai negeri sipil (ASN) menekankan pada keadilan antar unit organisasi, karena gaji yang berbasis kesetaraan dapat meningkatkan kinerja[4]

Fungsi

  • Gaji berfungsi sebagai insentif finansial yang memberikan manfaat langsung kepada karyawan dan menjadi sumber motivasi[1]
  • Penelitian menunjukkan bahwa gaji memiliki korelasi positif dan signifikan dengan kepuasan kerja (job satisfaction)[1]
  • Pengelolaan gaji yang baik, termasuk pengenalan sistem gaji berbasis kinerja dan penghargaan non-material seperti medali, dapat mendorong produktivitas dan motivasi karyawan[5]

Referensi

  1. 1 2 3
  2. Dulebohn, James H.; Werling, Stephen E. (2007-06-01). "Compensation research past, present, and future". Human Resource Management Review. The Status of Theory and Research in Human Resource Management: Where Have We Been and Where Should We Go From Here?. 17 (2): 191–207. doi:10.1016/j.hrmr.2007.03.002. ISSN 1053-4822.
  3. "Job Compensation and Classification". www.sciencedirect.com (dalam bahasa American English). doi:10.1016/b978-0-12-801237-6.00019-1. Diakses tanggal 2025-11-25.
  4. "Job Compensation and Classification". www.sciencedirect.com (dalam bahasa American English). doi:10.1016/b978-0-12-801237-6.00019-1. Diakses tanggal 2025-11-25.
  5. Dai, Debao; Wang, Shihao; Ma, Yinxia (27 Agu 2021). "Performance evaluation of automotive product development team members based on a PLM system: A case study of M Automotive Products Company". PLOS ONE (dalam bahasa Inggris). 16 (8): e0255300. doi:10.1371/journal.pone.0255300. ISSN 1932-6203. PMC 8396725. PMID 34449778.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan