Senin, 21 September 2026
03:04 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Fernand Braudel

Fernand Braudel

Infobox orangFernand Braudel
250px-Photo_of_Fernand_Braudel_on_The_Identity_of_France_dustjacket.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran(fr) Fernand Paul Achille Braudel Suntingan nilai di Wikidata
24 Agustus 1902 Suntingan nilai di Wikidata
Luméville-en-Ornois Suntingan nilai di Wikidata
Kematian27 November 1985 Suntingan nilai di Wikidata (83 tahun)
Cluses Suntingan nilai di Wikidata
Tempat pemakamanPemakaman Père-Lachaise, Makam 32 earth Suntingan nilai di Wikidata
16 Seat 15 of the Académie française (en) Terjemahkan
14 Juni 1984 – 27 November 1985
 André Chamson (en) TerjemahkanJacques Laurent  Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
PendidikanSorbonne Universitas Paris
Lycée Voltaire (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Penasihat doktoralGeorges Pagès (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
SpesialisasiSejarah Suntingan nilai di Wikidata
Pekerjaansejarawan,dosen Suntingan nilai di Wikidata
Bekerja diCollège de France, profesor (19501972)
Universitas São Paulo (19341937)
University of Algiers 1 (en) Terjemahkan (19231932)
École pratique des hautes études
Sorbonne Universitas Paris
Institut Ilmu Politik Paris
École des hautes études en sciences sociales
Ahmed Reda Houhou High School (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Tertarik denganPeriode modern awal Suntingan nilai di Wikidata
AliranAliran Annales Suntingan nilai di Wikidata
Murid dariHenri Hauser dan Francois Victor Alphonse Aulard Suntingan nilai di Wikidata
KonflikPerang Dunia II Suntingan nilai di Wikidata
Karya kreatif
Karya terkenal
Keluarga
Pasangan nikahPaule Braudel (19331985) Suntingan nilai di Wikidata
Discogs: 2825002 Find a Grave: 7812 Modifica els identificadors a Wikidata

Fernand Braudel lahir pada tahun 1902 di Prancis, di sebuah desa kecil, yaitu Lumeville-en-Ornois.[1] Saat berusia 20 tahun ia menjadi seorang agrege dalam bidang sejarah.[1] Saat mengajar pada sebuah sekolah menengah di Aljazair dari tahun 1923 hingga 1925, ia menemukan masalah Laut Tengah.[1] Hal ini merupakan bidang penelitian utamanya yang paling terkenal, The Mediterranean and Mediterranean World in the Age of Philip II.[2]

Pada tahun 1925, Braudel menyelesaikan dinas militernya di Rhineland dan kemudian kembali ke Aljazair sampai tahun 1932.[1] Ia menghabiskan waktunya untuk mengumpulkan bahan-bahan doctorat d'etat nya tentang masalah wilayah Laut Tengah.[1] Dari tahun 1932 sampai 1935, ia mengajar di Lycee, Pasteur, Condorcet.[1] Setelah itu ia pindah ke Sao Paulo, Brasil, selama tiga tahun.[1] Selama di Brasil, ia mengembangkan konsepnya tentang waktu yang jamak.[1] Suatu konsep yang sebagian dibangkitkan oleh oleh pengertian tentang longue duree (rentang waktu yang panjang).[1]

Braudel juga mendirikan jurnal sejarah, Annales.[1] Bagi Braudel, sejarah merupakan akibat yang berlangsung perlahan dan tidak segera terasakan dari pengaruh ruang, waktu, dan iklim, serta teknologi dan tindakan manusia pada waktu yang lampau.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 John Lechte. 2001. 50 Filsuf Kontemporer: Dari Strukturalisme sampai Postmodernitas. Yogyakarta: Kanisius. Hlm. 146-152.
  2. Fernand Braudel. 1973. The Mediterranean and Mediterranean World in the Age of Philip II. Glasgow: William Collins


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan