Senin, 21 September 2026
06:55 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Felt

Felt

40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Oktober 2022)
Wool Felt Sheets
Wool Felt Sheets

Felt adalah jenis kain yang dibuat dari serat wol tanpa ditenun, dibuat dengan proses pemanasan dan penguapan sehingga menghasilkan kain dengan beragam tekstur dan jenis.[1] Kain felt mudah dijumpai di pasaran, dengan harga yang relatif terjangkau.[2] Kain ini memiliki ketebalan dan tekstur yang beragam.[2] Kelebihan dari kain ini adalah mudah dibentuk dan pada proses penjahitan tidak perlu dilipat seperti kain yang lain.[3]

Sejarah

Felt adalah jenis kain tertua lebih tua dari kain tenun dan rajut.[1] Di Turki, bekas penggunaan kain felt yang ditemukan diperkirakan berasal dari tahun 6500 SM, jenis kain felt terumit ditemukan dalam bentuk telah di awetkan di Siberia pada tahun 600 M.[1] Legenda di Sumeria, menyatakan bahwa kain felt pertama kali dibuat oleh Urnamman.[1]

Kegunaan

  • Masa lalu. Dari pertengahan abad 17 sampai 20, kain felt dipergunakan untuk membuat topi bagi para pria.[1]
  • Masa kini. Felt digunakan untuk mengurangi getaran pada panel interior dalam industri otomotif, juga untuk melapisi meja biliar, serta untuk menghasilkan suara bersih pada simbal drum atau piano.[1] Kaum Nomadic di Asia Tengah memanfaatkan kain felt untuk pembuatan permadani, tenda atau pakaian.[1] Di Barat, kain felt digunakan sebagai media untuk berekspresi di dunia seni tekstil atau seni design.[1] Kain ini mudah dibentuk menjadi apapun, salah satunya adalah membentuk replika makanan yang dapat digunakan sebagai aksesori atau hiasan.[2] Kreasi felt juga baik dimanfaatkan sebagai souvenir atau tanda terima kasih yang dapat dijadikan buah tangan bagi para undangan pada berbagai acara yang diselenggarakan seperti pernikahan, ulang tahun dan pesta wisuda.[4] Selain itu, kain felt juga umum digunakan untuk bedongan bayi, lapisan dalam tas atau sebagai lap pengering.[5] Tampil dalam warna-warna yang ceria, kain ini memiliki fungsi dekoratif yang unik dan menarik.[5] Selain untuk keindahan, aksesori dan souvenir kain felt kering dapat pula dimanfaatkan untuk membersihkan sisa debu pada lantai parket.[6] Lantai parket merupakan jenis lantai yang terbuat dari kayu, dan masih sangat jarang ditemui di Indonesia.[6]

Tipe kain felt

Secara umum terdapat 2 tipe kain felt, yaitu polos dan bercorak.[2] Kain felt yang polos hanya memiliki satu warna di seluruh bagiannya sementara kain felt yang bercorak memiliki serat-serat dalam warna yang berbeda.[2] Biasanya kain yang memiliki corak dihargai relatif lebih mahal.[2] Ada pula kain felt dengan jenis zephyr yaitu kain felt dengan corak biasa, tetapi dicampuri bahan sutera di dalam bahan pembuat benang-benangnya.[7]


Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 Dwi Retguntari. Flanel, praktis, fungsional, dan bernilai jual. Jakarta: QultumMedia. ISBN 978-979-017-027-8.
  2. 1 2 3 4 5 6 Linawati. Replika Kue Flanel. Surabaya: Tiara Aksa. ISBN 978-979-012-206-2.
  3. Eka Yunita (2007). Kreasi Unik Kain Flanel. Depok: Puspa Swara. ISBN 979-3567-32-5.
  4. Eka Yunita (2008). Kreasi Flanel untuk Souvenir. Depok: Puspa Swara. ISBN 978-979-1133-74-6.
  5. 1 2 Chastine. Kreasi Mini dari Kain Felt. Jakarta: Kawan Pustaka. ISBN 978-979-757-284-6.
  6. 1 2 Bayu Ismaya. 81 Tips Mengatasi Kerusakan Rumah. Depok: Wisma Hijau. ISBN 979-26-3621-8.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |coauthor= diabaikan (|author= disarankan)
  7. Franklin Book programs inc. (1973). Ensiklopedi Umum. Yogyakarta: Kanisius. ISBN 978-979-413-522-8.
Ikon rintisan

Artikel bertopik tekstil ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan