Minggu, 27 September 2026
11:32 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG

Fara Noor

Fara Noor
Lahir
Frederick Roberto Duarte

25 Oktober 1937 (umur 88)
PekerjaanAktor
Masa aktif1963 - 1978
Pasangan menikahEleo Fidjar Sukmiko
Anak6, termasuk Baby Valenta Duarte dan Tio Duarte
Orang tuaHenry L. Duarte
Siti Maryam

Fara Noor (lahir 25 Oktober 1937) adalah seorang aktor Indonesia. Ia adalah anak ketiga dari tokoh perfilman Indonesia tahun 1950-an Produser dan Sutradara Henry L. Duarte (Amerika) kelahiran Guam, dengan ibu Siti Maryam (Banten).

Fara Noor mengawali kariernya pada tahun 1964 dengan film layar lebar berjudul Air Mata Darah.[1] Pada tahun 1970 ia kembali tampil dalam film Dendam Berdarah yang disutradarai dan diproduseri oleh Lie Soen Bok.[2] Kemudian, pada tahun 1971 Fara kembali berperan dalam film Tjisadane dan dilanjutkan dengan beberapa film lainnya.[3]

Fara Noor banyak memainkan film bergenre action laga pada tahun 1970-an berperan sebagai pendekar, pada beberapa fimnya, serta bermain dengan beberapa artis pendamping wanita seperti di antaranya Ully Artha, Eva Arnaz, Camelia Malik, Doris Callebaute, dan Yati Octavia.

Fara menikah dengan seorang wanita berasal dari medan yang bernama Eleo Fidjar Sukmiko berdarah Minangkabau dan Tionghoa yang telah dikaruniai 6 (enam) putra dan putri, yang salah satu putra bungsunya meneruskan darah seninya sebagai aktor film ialah Tio Duarte.

Filmografi

Referensi

  1. ↑ "Film Air Mata Darah". Diarsipkan dari asli tanggal 2022-07-04. Diakses tanggal 2013-08-12.
  2. ↑ "Film Dendam Berdarah". Diarsipkan dari asli tanggal 2023-02-04. Diakses tanggal 2013-08-12.
  3. ↑ "Film Tjisadane". Diarsipkan dari asli tanggal 2023-03-25. Diakses tanggal 2013-08-12.


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi pemeran (aktor/aktris) Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan