Sabtu, 24 Oktober 2026
07:53 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada

Air Mata Darah

film Indonesia tahun 1964

Bagikan:
Air Mata Darah
SutradaraJacob Harahap
ProduserJacob Harahap
Lie Soen Bok
Ditulis olehJacob Harahap
PemeranFara Noor
Sjamsinar Rasjid
Sanusi Z
Penata musikJusuf NS
SinematograferLie Soen Bok
EditorAlex A Hassan
DistributorMedeka Film Medan Coy
Durasi75 Menit
NegaraIndonesia

Air Mata Darah adalah film bergenre drama Indonesia yang diproduksi pada tahun 1964 yang disutradarai oleh Jacob Harahap serta dibintangi antara lain oleh Fara Noor, Sjamsinar Rasjid, Sanusi Z dan pemain lainnya.

Sinopsis

Terjalin cinta segitiga antara gadis Mawar dengan dua lelaki bersaudara, Komar dan Bhakti (Fara Noor). Mawar lebih cenderung ke Bhakti, anggota TNI yang di antara tugasnya adalah membangun desa dan menumpas gerombolan pengacau. Sebaliknya dengan Komar, yang malah ikut gerombolan pengacau pimpinan Kobar, ayah Mawar. Maksudnya agar Mawar tertarik padanya. Karena masih juga kalah dalam persaingan, Komar menantang Bhakti. Perkelahian tak terelakkan. Kemenangan diraih pihak yang benar: Bhakti.[1]

Referensi

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik film Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan