Kamis, 24 September 2026
09:07 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Pendekar Bambu Kuning

Pendekar Bambu Kuning

film Indonesia tahun 1971

Pendekar Bambu Kuning
250px-Pendekar_Bambu_Kuning_%281971%3B_reverse%3B_wiki%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
SutradaraPitrajaya Burnama
ProduserTien Samatha
Ditulis olehPitrajaya Burnama
U Syahbudin
PemeranRatno Timoer
Rita Zahara
Fara Noor
Kandar Sinyo
Camelia Malik
S Parya
Nuke Maya Saphira
Ismar Lubis
Moh Mochtar
MS Derita
Nurnaningsih
Tutie Kirana
Penata musikIdris Sardi
Suparman Sidik
SinematograferAkin
EditorTantra Surjadi
DistributorPT Daya Istri Film
Durasi... Menit
NegaraIndonesia

Pendekar Bambu Kuning adalah film bergenre action Indonesia yang diproduksi pada tahun 1971 dengan disutradarai oleh Pitrajaya Burnama dan dibintangi antara lain oleh Ratno Timoer, Rita Zahara, Fara Noor dan pemain lainnya.

Sinopsis

Di lembah Merapi tumbuh sejenis jamur sakti yang bisa membuat orang muda terus dan memiliki kekuatan gaib. Pendekar Bambu Kuning (Ratno Timoer) diutus gurunya untuk mengambil bunga jamur ajaib itu yang hanya tumbuh sekali dalam sepuluh musim. Yang berniat sama banyak pendekar lain, baik dari kalangan hitam maupun putih. Karena tidak ada yang berhasil, maka rasa dongkol disalurkan dengan menghancurkan desa Batu Lumpang. Kekacauan desa diatasi oleh Bambu Kuning, tetapi anak pak lurah terbawa gerombolan iblis betina Dewi Biru (Rita Zahara), yang memulai kekacauan dan diikuti oleh gerombolan-gerombolan lain. Maka Bambu Kuning datang ke markas iblis betina itu dan dengan bantuan Dewi Hijau (Camelia Malik), Bambu Kuning bisa mengalahkan musuh-musuhnya dan membebaskan putri pak lurah.[1]

Referensi

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik film Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan