Minggu, 08 November 2026
20:33 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Es gabus

Es gabus

Es

Bagikan:
250px-Mango_Agar_Agar_Pudding.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Es gabus

Es gabus adalah makanan zaman dulu yang dibuat dari tepung sagu yang direbus dengan santan dan dibekukan di kulkas. Setelah beku, makanan tersebut diberi warna pelangi. Es tersebut kemudian bisa dihidangkan dengan cokelat cair.[1]

Sejarah es gabus

Dinamakanya es gabus, disebabkan oleh bentuk dan teksturnya yang padat, namun empuk saat digigit seperti gabus.[2] Bentuk dari es gabus biasanya seperti balok tipis dan tidak terlalu tebal. Makanan ini bisa ditemukan di beberapa tempat seperti di sekolah, pasar tradisional, atau juga bisa dibuat di rumah sendiri dengan 3 bahan utama yaitu, tepung hunkwe, santan, dan gula pasir.[3]

Referensi

  1. ↑ https://www.liputan6.com/lifestyle/read/3659475/resep-es-gabus-pelangi-rasanya-bikin-anda-terjebak-nostalgia
  2. ↑ "Resep Es Gabus Pelangi, Segar dan Bikin Nostalgia". merdeka.com (dalam bahasa Inggris). 2021-09-24. Diakses tanggal 2023-09-10.
  3. ↑ Indonesia, INI BARU. "Es Gabus, Diburu Anak-Anak hingga Ibu Hamil yang Ngidam". INI BARU Indonesia. Diakses tanggal 2023-09-10.


Ikon rintisan

Artikel bertopik makanan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan