Rabu, 07 Oktober 2026
00:53 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan
Es Shanghai

Es Shanghai

minuman es serut di Indonesia

Bagikan:
Es Shanghai
250px-%C3%88s_Sanghay_2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
JenisEs serut
DaerahIndonesia (khususnya di DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat)
Suhu penyajianDingin
Bahan utamaEs serut, sirup, buah, cincau, tape, dan kelapa

Es Shanghai adalah salah satu jenis es serut yang populer di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Jakarta, Jawa Barat, dan lain sebagainya. Rupa dari es ini mirip dengan es serut lainnya di Indonesia, seperti es campur dan es teler. Namun, yang membedakan es ini dengan jenis es serut lainnya adalah pada isiannya. Es Shanghai biasanya berisi buah, cincau, kelapa, dan tape dengan pemanis berupa sirup atau gula cair, bukan santan atau susu kental manis.[1]

Asal-usul

Terdapat beberapa versi tentang asal-usul es dan penamaan es Shanghai ini. Pertama, es Shanghai ini dibawa oleh militer Jepang saat Perang Dunia II.[2] Resep es ini dibawa oleh Jepang dari Tiongkok ke daerah jajahannya, termasuk Indonesia. Lalu, setiap daerah mengembangkan resepnya yang membuatnya unik pada setiap daerah. Misalnya, di Taiwan es ini menjadi es bao bing, di Filipina menjadi es halo-halo, di Thailand menjadi es wan yen, dan di Vietnam menjadi es sam buo luong.[2]

Versi kedua dari asal-usul es Shanghai adalah dibawa oleh orang-orang Tiongkok. Es ini populer dijual pada rumah-rumah makan Cina di belakang Pasar Baru. Es ini dinamakan es Shanghai berdasarkan latar belakang pemilik rumah makan yang berasal dari Shanghai, Tiongkok.[3] Kepopuleran hidangan ini lalu diikuti oleh rumah makan lainnya yang menyediakan es serupa.

Bahan-bahan

Bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan es Shanghai dapat berbeda antar penjual atau rumah makan. Namun, secara umum, es Shanghai berisi es serut, cincau, potongan buah, dan sirup atau gula cair.[1][3][4] Untuk variasi lain, es ini dapat juga ditambahkan tape,[4] kolang-kaling, kelapa muda,[1] maupun cendol.[3]

60px-Bread_and_wine.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buku resep Wikibooks memiliki artikel mengenai

Referensi

  1. 1 2 3 "6 Es Campur Khas Nusantara, Mana Favoritmu?". Kumparan. 22 Juli 2019. Diakses tanggal 29 Mei 2025.
  2. 1 2 "Inang dari Es Serut Modern, Ini Sejarah Minuman Es Shanghai". BisnisSulawesi.com. 28 Juli 2025. Diakses tanggal 29 Mei 2025.
  3. 1 2 3 Azhari, Jimmy Ramadhan; Patnistik, Egidius (25 Januari 2020). "Jejak Orang Tionghoa dalam Roti Gambang dan Es Teler". Kompas.com. Diakses tanggal 29 Mei 2025.
  4. 1 2 Basoni, Sonia (24 April 2020). "Nostalgia Jajan Es Potong hingga Es Shanghai di Pasar Baru". detikFood. Diakses tanggal 29 Mei 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik minuman ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan