Jumat, 16 Oktober 2026
12:19 WIB
TERKINI
Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo
Es Shanghai

Es Shanghai

minuman es serut di Indonesia

Bagikan:
Es Shanghai
250px-%C3%88s_Sanghay_2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
JenisEs serut
DaerahIndonesia (khususnya di DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat)
Suhu penyajianDingin
Bahan utamaEs serut, sirup, buah, cincau, tape, dan kelapa

Es Shanghai adalah salah satu jenis es serut yang populer di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Jakarta, Jawa Barat, dan lain sebagainya. Rupa dari es ini mirip dengan es serut lainnya di Indonesia, seperti es campur dan es teler. Namun, yang membedakan es ini dengan jenis es serut lainnya adalah pada isiannya. Es Shanghai biasanya berisi buah, cincau, kelapa, dan tape dengan pemanis berupa sirup atau gula cair, bukan santan atau susu kental manis.[1]

Asal-usul

Terdapat beberapa versi tentang asal-usul es dan penamaan es Shanghai ini. Pertama, es Shanghai ini dibawa oleh militer Jepang saat Perang Dunia II.[2] Resep es ini dibawa oleh Jepang dari Tiongkok ke daerah jajahannya, termasuk Indonesia. Lalu, setiap daerah mengembangkan resepnya yang membuatnya unik pada setiap daerah. Misalnya, di Taiwan es ini menjadi es bao bing, di Filipina menjadi es halo-halo, di Thailand menjadi es wan yen, dan di Vietnam menjadi es sam buo luong.[2]

Versi kedua dari asal-usul es Shanghai adalah dibawa oleh orang-orang Tiongkok. Es ini populer dijual pada rumah-rumah makan Cina di belakang Pasar Baru. Es ini dinamakan es Shanghai berdasarkan latar belakang pemilik rumah makan yang berasal dari Shanghai, Tiongkok.[3] Kepopuleran hidangan ini lalu diikuti oleh rumah makan lainnya yang menyediakan es serupa.

Bahan-bahan

Bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan es Shanghai dapat berbeda antar penjual atau rumah makan. Namun, secara umum, es Shanghai berisi es serut, cincau, potongan buah, dan sirup atau gula cair.[1][3][4] Untuk variasi lain, es ini dapat juga ditambahkan tape,[4] kolang-kaling, kelapa muda,[1] maupun cendol.[3]

60px-Bread_and_wine.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buku resep Wikibooks memiliki artikel mengenai

Referensi

  1. 1 2 3 "6 Es Campur Khas Nusantara, Mana Favoritmu?". Kumparan. 22 Juli 2019. Diakses tanggal 29 Mei 2025.
  2. 1 2 "Inang dari Es Serut Modern, Ini Sejarah Minuman Es Shanghai". BisnisSulawesi.com. 28 Juli 2025. Diakses tanggal 29 Mei 2025.
  3. 1 2 3 Azhari, Jimmy Ramadhan; Patnistik, Egidius (25 Januari 2020). "Jejak Orang Tionghoa dalam Roti Gambang dan Es Teler". Kompas.com. Diakses tanggal 29 Mei 2025.
  4. 1 2 Basoni, Sonia (24 April 2020). "Nostalgia Jajan Es Potong hingga Es Shanghai di Pasar Baru". detikFood. Diakses tanggal 29 Mei 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik minuman ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan