Minggu, 27 September 2026
13:09 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Ernst Röhm

Ernst Röhm

Perwira Jerman, salah satu pendiri dan pemimpin Sturmabteilung

60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Ernst Röhm" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Ernst Röhm
250px-Bundesarchiv_Bild_102-15282A%2C_Ernst_R%C3%B6hm_crop.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ernst Röhm (1933)
Stabschef dari Sturmabteilung
Masa jabatan
5 Januari 1931 –1 Juli 1934
PemimpinAdolf Hitler (sebagai Oberste SA-Führer)
PendahuluOtto Wagener
PenggantiViktor Lutze
Reichsleiter
Masa jabatan
2 Juni 1933 –1 Juli 1934
Informasi pribadi
LahirErnst Julius Günther Röhm
(1887-11-28)28 November 1887
Meninggal1 Juli 1934(1934-07-01) (umur 46)
Sebab kematianEksekusi selama pembersihan politik
MakamWestfriedhof, Munich
Partai politikNational Socialist German Workers' Party (NSDAP)
Orang tuaGuido Julius Josef Röhm (ayah)
Sofia Emilie (ibu)
Tanda tangan
Karier militer
Pihak Kekaisaran Jerman
 Republik Weimar
 Bolivia
 Jerman Nazi
Dinas/cabangAngkatan Darat Bayern
Reichswehr
Tentara Bolivia
Sturmabteilung
PangkatHauptmann
Letnan kolonel (Bolivia)
Stabschef (Sturmabteilung)
Pertempuran/perangPerang Dunia I
PenghargaanIron Cross First Class

Ernst Julius Röhm (Jerman:[ˈɛɐ̯nstˈʁøːm]; 28 November 1887 – 1 Juli 1934) adalah perwira Jerman pada Perang Dunia I. Setelah perang, ia menjadi anggota NSDAP pada tahun 1920. Ia mendukung upaya kudeta Adolf Hitler yang gagal pada tahun 1923. Sejak 1931, ia menjadi kepala SA. Ia dibunuh atas perintah Hitler pada tahun 1934 dalam peristiwa Malam Pisau Panjang.

Röhm adalah salah satu teman dekat dari Hitler saat mereka berada di Partai Nazi. Ia adalah seorang perwira angkatan darat yang mendirikan Sturm Abteilung (SA) yang berarti Pasukan Badai. Pasukan ini adalah kumpulan dari tukang pukul pelindung bagi Partai Nazi.

Karier

Röhm lahir di Munich pada 28 November 1887. Ia merupakan anak dari Julius Röhm dan Emilie née Baltheiser. Pada Perang Dunia I, ia bertugas di Resimen Infantri ke-13 Bavaria dan berpangkat Oberleutnan (Letnan Satu). Röhm kemudian naik pangkat menjadi Hauptmann (Kapten). Setelah perang berakhir, ia bergabung dengan Freikorps di Munich yang merupakan organisasi paramiliter sayap kanan.

Pada tahun 1923, ia menjadi anggota NSDAP. Pada tahun itu juga NSDAP melakukan pemberontakan Beer Hall Pustsche (Warung Bir) di Munich. Ia pun ditangkap dan bebas pada tahun 1924. Setelah bebas, ia membangun kembali Partai Nazi dan ia pun terpilih sebagai anggota Reichstag (Parlemen Jerman Nazi). Pada 1925, ia mundur dari parlemen dan pergi ke Bolivia dan menjabat sebagai penasihat militer pemerintah.

Tahun 1930, Adolf Hitler menjadi Oberster SA-Führer. Röhm pun dipanggil kembali ke Jerman untuk menjadi Stabschef (Kepala Staf) dari Pasukan SA. Pada 1933, Nazi berkuasa di Jerman. Röhm memimpin faksi sosialis di dalam Partai Nazi. Faksi sosialis ini ingin menjadikan Partai Nazi sebagai partai sosialis dan melakukan nasionalisasi terhadap industri di Jerman. Hal ini sangat bertentangan sekali dengan Hitler yang tidak menyukai ajaran sosialis dan menganggap bahwa sosialis itu sama dengan komunis dan Bolshevik yang berasal dari Yahudi. Pertentangan dengan Hitler pun semakin sengit. Apalagi ditambah dengan isu-isu dari orang-orang di dekat Hitler yang menyebutkan bahwa Röhm adalah seorang gay dan ingin melakukan pemberontakan kepada Hitler. Hitler pun diancam oleh para kapitalis untuk tidak mendanai partainya jika partai itu menjadi partai sosialis dan rencana Röhm untuk melakukan nasionalisasi terhadap industri di Jerman jadi dilaksanakan. Röhm pun ingin menyatukan pasukan SA dengan Reichswehr (Angkatan Darat). Para petinggi angkatan darat tentu tidak setuju jika pasukannya yang terkenal disiplin dan tertib harus digabungkan dengan SA yang merupakan tukang pukul dan tidak disiplin. Presiden Hindeburg pun menekan Hitler untuk menghentikan kekacauan yang dilakukan oleh SA. Karena jika tidak, maka Hindeburg akan memberlakukan hukum darurat perang yang akan menjegal Hitler menjadi presiden.

Hitler pun melakukan pembersihan internal partainya yang dikenal dengan nama Malam Pisau Panjang pada 29 sampai 30 Juni 1934. Dalam pembersihan itu, Röhm dan 99 orang-orang lainnya dibunuh karena mereka dianggap berkianat atau sebagai lawan politik. Röhm ditangkap di Bad Wiesse oleh SS Brigadeführer Theodor Eicke dan SS Sturmbannführer Michael Lippert. Röhm menolak untuk bunuh diri dengan pistol yang diberikan kepadanya. Akhirnya, Michael Lippert menembaknya dari jarak dekat. Ia pun tewas dengan kata-kata terakhirnya “Mein Führer, mein Führer!”. Röhm pun dikuburkan di Westfriedhof, Munich.

Menteri Luar Negeri
Menteri Dalam Negeri
Menteri Keuangan
Menteri Hukum
Menteri Reichswehr
Menteri Ekonomi
Menteri
Pangan dan Pertanian
Menteri Buruh
Menteri Pos
Menteri Transportasi
Menteri Penerbangan
Menteri Penerangan Publik
dan Propaganda
Menteri Sains dan Pendidikan
Menteri Urusan Gereja
Menteri Persenjataan
dan Amunisi
Menteri untuk Wilayah
Pendudukan Timur
Menteri Luar Negeri untuk
Bohemia dan Moravia
Menteri tanpa Portofolio
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan