Rabu, 28 Oktober 2026
07:17 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Era George

Era George

Bagikan:
Era George
1714–1830
250px-The.circus.bath.arp.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Arsitektur Georgian di The Circus, Bath, yang dibangun antara 1754 dan 1768.
TermasukPeriode Perwalian
Kronologi
20px-Arrleft.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Periode Stuart Era Victoria 20px-Arrright.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Periode dan era dalam sejarah Inggris
Periode Anglo-Saxon20px-King_Alfred_%28The_Great%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (927–1066)
Periode Norman20px-King_William_I_%28%27The_Conqueror%27%29_from_NPG.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1066–1154)
Periode Plantagenet20px-Richard_I_of_England.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1154–1485)
Periode Tudor20px-Henry-VIII-kingofengland_1491-1547.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1485–1603)
Era Elizabeth20px-Elizabeth_I_%28Armada_Portrait%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1558–1603)
Periode Stuart20px-James_I_of_England_by_Daniel_Mytens.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1603–1714)
Era Jacob20px-James_I_of_England_by_Daniel_Mytens.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1603–1625)
Era Charles20px-After_Anthony_van_Dyck_-_King_Charles_I_-_Wallace_Collection.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1625–1649)
Interregnum20px-Oliver_Cromwell_by_Samuel_Cooper.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1649–1660)
Era Restorasi20px-Charles_II_of_England.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1660–1688)
Era George20px-George_II_by_Thomas_Hudson.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1714–1830)
Era Victoria20px-Queen_Victoria_1887.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1837–1901)
Era Edward20px-Edward_vii_england.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1901–1910)
Perang Dunia I20px-Daddy_in_the_great_war.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1914–1918)
Periode Antar Perang20px-Bundesarchiv_Bild_102-10246%2C_England%2C_Arbeitslose_vor_Gewerkschaftshaus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1918–1939)
Perang Dunia II20px-HMS_Royal_Oak_%2808%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1939–1945)
Britania Modern20px-Elizabeth_and_Philip_1953.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1945–Sekarang)

Era George adalah periode dalam sejarah Britania Raya yang mengambil nama dari empat raja dari wangsa Hanover di Britania Raya: George I, George II, George III dan George IV. Era ini mencakup periode mulai tahun 1714 sampai 1830, dengan subperiode Perwalian yang ditandai dengan Perwalian George IV sebagai Pangeran Wales ketika ayahnya, George III, sakit. Masa kekuasaan raja Hanover kelima dan terakhir, Raja William IV (1830-1837) juga kadang dimasukkan dalam era ini. Penguasa Hanover terakhir di Britania Raya adalah keponakan William, Ratu Victoria, yang menjadi sumber nama era historis selanjutnya, era Victoria, yang ditetapkan pada awal masa kekuasaannya ketika William wafat hingga kematiannya.

Istilah "Georgian" sering digunakan dalam hal sejarah sosial dan arsitektur.

Lihat pula

Bacaan lanjutan

  • Holmes, Richard. The Age of Wonder: How the Romantic Generation Discovered the Beauty and Terror of Science (2009)
  • Boyd, Hilton. A Mad, Bad, and Dangerous People?: England 1783-1846 (2008) 783pp
  • Briggs, Asa. The making of modern England, 1783-1867: The age of the improvement (1959)
  • Evans, E.J. Britain before the Reform Act: politics and society 1815-1832 (1989)
  • Gould, Eliga H. "American independence and Britain's counter-revolution," Past & Present (1997) #154 pp 107–41
  • Hochschild, Adam. Bury the Chains, The British Struggle to Abolish Slavery (Basingstoke: Pan Macmillan, 2005)
  • Mokyr, Joel. The Enlightened Economy: An Economic History of Britain 1700-1850 (2010)
  • Phillips, Charles. The Illustrated Encyclopedia of the Kings and Queens of Britain. London: Hermes House (Arness Publishing), 2006 ISBN 0-681-45961-1
  • Turner, M.J. The Age of Unease: government and reform in Britain, 1782-1832 (2000)
  • Watson J. Steven. The Reign of George III: 1760-1815 (1960)
  • Williams, Basil. The Whig Supremacy 1714-1760 (1939) online edition
  • Woodward; E. L. The Age of Reform, 1815-1870, (1938) online edition

Catatan: Pada abad ke-20, periode 1910–1936 secara informal disebut Era George selama masa kekuasaan George V (setelah Era Edward), dan kadang masih disebut seperti itu.[1]; see Georgian Poetry.

  1. ↑ American Heritage Dictionary, http://www.bartleby.com/61/83/G0098300.html Diarsipkan 2008-03-12 di Wayback Machine

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan