Sabtu, 26 September 2026
10:26 WIB
TERKINI
Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia

Enterokel

Kondisi medis

Enterokel adalah salah satu permasalahan pada kesehatan reproduksi wanita. Enterokel adalah penonjolan usus kecil dan peritoneum ke dalam saluran vagina . [1] Untuk kasus yang terjadi pada perempuan, enterokel adalah kondisi organ internal yaitu usus yang menonjol melalui dinding otot atau jaringan di perut atau panggul. Ini bisa terjadi ketika otot dan jaringan penyangga melema. Pada umumnya hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti kehamilan, melahirkan, atau penuaan. Selain itu, enterokel juga dapat menyumbat rektum. hal ini akan menyebabkan gejala terhambatnya buang air besar . [2] Pada kasus tertentu, enterokel dapat terbentuk setelah pengobatan kanker ginekologi. [3]

Gejala enterokel pada perempuan bisa bervariasi, tetapi mayoritas mengalami:

1. Nyeri di daerah panggul atau perut bagian bawah.

2. Tekanan berat di panggul.

3. Perasaan seperti ada sesuatu yang jatuh di dalam vagina.

4. Kesulitan buang air besar atau buang air kecil.

5. Gangguan pencernaan seperti sembelit atau diare.

Akibat dari enterokel dapat mencakup ketidaknyamanan yang berkepanjangan, komplikasi pencernaan, atau bahkan infeksi jika organ yang terjepit menjadi terinfeksi.

Meskipun masalah utamanya berasal dari saluran pencernaan, namun hal ini sangat berpengaruh terhadap saluran reproduksi. Karena posisi saluran yang berdekatan di dalam perut.

Ada beberapa cara untuk mengatasi enterokel, tergantung pada tingkat keparahan dan gejala individu. Cara mengatasi enterokel dapat meliputi:

1. Terapi fisik. Terapi fisik dapat membantu memperkuat otot panggul dan menstabilkan organ yang mungkin telah turun.

2. Penggunaan alat penyangga. Dalam beberapa kasus, dokter dapat merekomendasikan penggunaan alat penyangga seperti pemasang ring panggul untuk mendukung organ yang menurun.

3. Perubahan gaya hidup. Membuat perubahan gaya hidup seperti menghindari mengangkat beban berat, menjaga berat badan yang sehat, dan menghindari aktivitas yang memperparah gejala dapat membantu mengurangi risiko dan gejala enterokel.

4. Operasi. Jika gejalanya parah atau tidak merespon terhadap perawatan konservatif, pembedahan mungkin diperlukan. Operasi dapat dilakukan untuk memperbaiki dinding otot yang melemah dan memperbaiki posisi organ yang menonjol.

Karena enterokel merupakan kasus yang komplek, maka dari itu, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk evaluasi dan rekomendasi perawatan yang sesuai untuk setiap kasus enterokel. Dalam beberapa kasus yang terjadi, enterokel dapat diatasi dengan dua cara, yaitu secara transvaginal [4] atau dengan laparoskopi .[5]

  1. ↑ Merck Manuals > Cystoceles, Urethroceles, Enteroceles, and Rectoceles Last full review/revision December 2008 by S. Gene McNeeley
  2. ↑ Wexner, edited by Andrew P. Zbar, Steven D. (2010). Coloproctology. New York: Springer. ISBN 978-1-84882-755-4.{{cite book}}: |first= memiliki nama generikPemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  3. ↑ Ramaseshan, Aparna S.; Felton, Jessica; Roque, Dana; Rao, Gautam; Shipper, Andrea G.; Sanses, Tatiana V. D. (2017-09-19). "Pelvic floor disorders in women with gynecologic malignancies: a systematic review". International Urogynecology Journal (dalam bahasa Inggris). 29 (4): 459–476. doi:10.1007/s00192-017-3467-4. ISSN 0937-3462. PMC 7329191. PMID 28929201.
  4. ↑ Vaginal Repair of Enterocele Diarsipkan 2018-04-23 di Wayback Machine. By Clifford R. Wheeless, Jr., M.D. and Marcella L. Roenneburg, M.D. Retrieved Dec 2010
  5. ↑ Halodoc. "Laparoskopi - Prosedur dan Informasi Lengkap". halodoc. Diakses tanggal 2024-05-04.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan