Minggu, 11 Oktober 2026
11:26 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober

Laparoskopi

Bagikan:

Laparoskopi adalah sebuah teknik melihat ke dalam perut tanpa melakukan pembedahan besar, walaupun awalnya adalah prosedur ginekologi, laparoskopi semakin sering digunakan dalam pembedahan cabang lain.[1] Menurut sumber lain Laparoskopi adalah teknik bedah invasif minimal yang menggunakan alat-alat berdiameter kecil untuk menggantikan tangan dokter bedah melakukan prosedur bedah di dalam rongga perut.[2] Kamera mini ini digunakan terlebih dahulu, kemudian dimasukkan gas untuk membuat jarak pemisah antara rongga sehingga dapat terlihat dengan jelas gambar yang akan terlihat.[2] Dokter bedah melakukan pembedahan dengan melihat layar monitor dan mengoperasikan alat-alat tersebut dengan kedua tangannya.[2] Awalanya, diadopsi luas oleh para ginekolog, laparoskopi sekarang menjadi teknik bedah yang diggunakan dalam bayak cabang pembedahan.[1] Teknik ini memungkinkan banyak prosedur invansif minimal.[1] Laparoskop adalah instrumen sempit serupa tabung pencahayaan di bagian dalam dan melihat nyaris setiap bagian tubuh.[1] Instrumen ini secara lengkap bertahap menjadi canggih sehingga dokter bedah dapat melewatkan istrumen halus melalui laparoskop untuk melakukan operasi kecil.[1] Paling sering digunakan dalam ginekologi.[1] Laparoskopi memungkinkan pandangan jernih tuba fallopii, rahim dan indung telur.[1] Ini berguna dalam mendiagnosis kondisi ginekologi, seperti infeksi leher rahim dan kista indung telur.[1] Juga digunakan untuk mengecek keluhan seperti endometriosis (jaringan yang menyerupai lapisan rahim yang tumbuh di luar rahim) dan kanker indung telur.[1] Sebagai tes untuk ketidak suburan yang disebabkan oleh tersumbatnya tuba fallopi, zat pewarna ditempatkan kedalam lubang perut.[1]

Rujukan

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 David Arnot, dkk (2009). Pustaka Kesehtan Populer Saluran Pencernaan, Volume 4. Jakarta: PT Bhuana Ilmu Populer. hlm. 144.
  2. 1 2 3 "Laparoskopi". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-04-04. Diakses tanggal 18 Juni 2018.
Ikon rintisan

Artikel bertopik kedokteran atau medis ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan