Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia. Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus. |
Biografi ini tidak memiliki referensi atau sumber sehingga isinya tidak dapat dipastikan. Bantu memperbaiki artikel ini dengan menambahkan sumber tepercaya. Materi kontroversial atau trivial yang sumbernya tidak memadai atau tidak bisa dipercaya harus segera dihapus. Cari sumber: "Endra Prayoga" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini) |
Endra Prayoga | |
|---|---|
| Lahir | Endra Prayoga 29 November 1983 (umur 42) |
| Nama lain | Endra Armada |
| Pekerjaan | Musisi |
| Masa aktif | 2005 - 2020 |
Endra Prayoga atau dikenal sebagai Endra Armada (lahir 29 November 1983) merupakan mantan bassis dari grup musik Armada.[1]
Pada tahun 2005, bersama Rizal, Radha, Argha dan Andit, ia ikut mendirikan grup Kertas sebelum akhirnya berganti nama menjadi Armada pada tahun 2007.
Pada tahun 2020, Endra yang tanpa kabar memilih hengkang dari grup musik Armada secara tiba-tiba pada bulan Februari 2020. Sebelumnya, beberapa tahun yang lalu ia mengalami penyakit meningitis dan penyakit liver yang sudah dialaminya sejak lama.[1]
Diskografi
- Kekasih yang tak Dianggap (2006) (bersama Kertas)
- Balas Dendam (2008) (bersama Armada)
- Hal Terbesar (2009) (bersama Armada)
- Satu Hati Sejuta Cinta (2012) (bersama Armada)
- Pagi Pulang Pagi (2014) (bersama Armada)
- Maju Terus Pantang Mundur (2017) (bersama Armada)
- Dengerin Abang (2018) (bersama Armada)
Pranala luar
Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |
- 1 2 Nurhalim, Suki. "Sekilas tentang Band Armada Asal Palembang, Lengkap Profil Personelnya". detiksumbagsel. Diakses tanggal 2026-01-22.