Minggu, 20 September 2026
22:36 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Elifba

Elifba

250px-Elifbaja_shqip.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Versi Elifbaja shqip karya Rexhep Voka tahun 1911

Alfabet Elifba (bahasa Albania:Elifbaja, dari Turki Utsmaniyah:الفبا, translit. Elifbâ) adalah sistem penulisan utama bahasa Albania selama masa pemerintahan Kekaisaran Utsmaniyah dari abad ke-14 hingga 1911. Varian Albania dari aksara Utsmani-Persia ini digunakan untuk menulis bahasa Albania. Versi terakhir dari Elifbaja dibuat oleh tokoh Kebangkitan Nasional Albania dan cendekiawan Muslim Rexhep Voka (1847-1917).

Alfabet Turki Utsmani banyak digunakan oleh Muslim Albania, dan juga oleh segelintir umat Kristiani setelah digunakan secara khusus dalam puisi Bejte, sebuah aliran puisi dalam bahasa Albania dengan aksara Arab yang diterbitkan pada tahun 1861 di Konstantinopel oleh Mullah Daut Boriçi, seorang anggota terkemuka gerakan nasionalis Liga Prizren.[1]

Selama 1909 dan 1910 muncul gerakan pendukung Turki Muda yang ingin mengadopsi abjad Arab, karena mereka menganggap aksara Latin tidak Islami. Di Elbasan, ulama memimpin demonstrasi dengan aksara Arab, mengatakan kepada jemaah mereka bahwa menggunakan aksara Latin akan membuat mereka menjadi kafir. Baru pada tahun 1911, pendukung Turki Muda menghentikan penentangan mereka terhadap aksara Latin. Untuk menghilangkan ambiguitas dalam pengucapan aksara Arab, Rexhep Voka mengembangkan alfabet Arab yang terdiri dari 44 konsonan dan vokal, yang diterbitkan pada tahun 1911. Namun, sistem penulisan ini hampir tidak digunakan lagi setelah Kongres Monastir. Tiranli Fazli kemudian menggunakan aksara ini untuk menulis buku tata bahasa setebal 32 halaman. Hanya ada satu surat kabar Albania pada saat itu yang muncul dalam aksara Arab, dan itu tidak berlangsung berlangsung lama.[2]

Referensi

  1. H. T. Norris (1993), Islam in the Balkans: Religion and Society Between Europe and the Arab World, University of South Carolina Press, hlm. 76, ISBN 9780872499775
  2. Robert Elsie: The Currents of Moslem and Bektash Writing in Albania (1850–1950). In: Albanian Catholic Bulletin. Band 15, 1994, S. 172–177, hier S. 176.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan