Senin, 12 Oktober 2026
07:07 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Dutugamunu dari Sri Lanka

Dutugamunu dari Sri Lanka

Bagikan:
Dutugamunu
Raja Anuradhapura
250px-Anuradhapura17.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Patung seukuran manusia yang dipercaya sebagai patung Dutugamunu, dekat stupa Ruwanwelisaya, Anuradhapura, Sri Lanka
Berkuasa161 SM – 137 SM
Penobatan161 SM
PendahuluElara
PenerusSaddha Tissa
AyahKavan Tissa
IbuViharamahadevi
PermaisuriRatu Ranmanika
Nama lengkap
Gamini Abhaya
WangsaVijaya

Dutugamunu (bahasa Sinhala: දුටුගැමුණු duṭugämuṇu) atau Dutthagamani (bahasa Pali: duṭṭhagāmaṇī) atau Gamani Abhaya (bahasa Pali: ගාමණී අභය gāmaṇī abhaya, "Gamini yang tak kenal takut") adalah Raja Sinhala dari Sri Lanka yang berkuasa dari 161 SM sampai 137 SM. Dia terkenal ketika mengalahkan Raja Tamil dari kerajaan Anuradhapura, yakni Elara dari India. Dengan menaklukan Anuradhapura, Dutagumunu telah memperluas wilayah kekuasaannya. Dia juga mempercantik kota tersebut dan menyebarluaskan kekuasaan bangsanya melewati pulau Sri Lanka.

Karena kehebatannya, dia menjadi salah satu simbol kekuatan bersejarah Sinhala. Kisah kehidupan Dutugamunu bercampur dengan mitos dan legenda.[1] Namun, banyak aspek dalam kehidupannya telah dibuktikan oleh prasasti kontemporer, dan dasar-dasar cerita mengenai hidupnya secara umum diterima sebagai kisah yang akurat,.[2]

Dutugamunu memiliki seekor gajah bernama Kandula, yang menemaninya dalam banyak petualangan dan pertempurannya.

Catatan kaki

  1. ↑ de Silva, C.R.: Sri Lanka - A History. 2nd edition, New Delhi 1997. ISBN 81-259-0461-1. hlm.29f.
  2. ↑ Paranavitana, Senarat (1961). A Concise History of Ceylon. Colombo: Ceylon University Press. hlm. 59. OCLC 465385.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)

Pranala luar

Dutugamunu dari Sri Lanka
Lahir: ? ? Meninggal: ? 137 SM
Gelar
Didahului oleh:
Elara
Raja Anuradhapura
161 SM – 137 SM
Diteruskan oleh:
Saddha Tissa
Wangsa Vijaya
(477 SM–237 SM, 215 SM–205 SM)
Penjajah Chola
(237 SM–215 SM, 205 SM–161 SM)
Wangsa Vijaya
(161 SM–103 SM)
Lima Dravida
(103 SM–89 SM)
Wangsa Vijaya
(89 SM–66 M)
Wangsa Lambakanna I
(66–436)
Enam Dravida
(436–463)
Wangsa Moriya
(463–691)
Wangsa Lambakanna II
(691–1017)
Huruf miring menunjukkan pemangku takhta.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan