Minggu, 20 September 2026
17:32 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Dunia Lain

program televisi Indonesia

Dunia Lain
250px-Dunia_Lain.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Logo Dunia Lain
GenreRealitas
Dibuat olehbelum diketahui
PresenterHarry Pantja
Penata musikbelum diketahui
Negara asalIndonesia
Bahasa asliIndonesia
Jml episode117
Produksi
Produser eksekutifbelum diketahui
Produserbelum diketahui
Lokasi produksiIndonesia
Durasi1 jam (20:00-21:00 WIB)
Rilis asli
JaringanTrans TV
RilisKamis, 4 Juli 2002 
Kamis, 14 Oktober 2004
Acara terkait
(Masih) Dunia Lain (2010)

Dunia Lain adalah sebuah serial acara realitas yang pernah ditayangkan di saluran televisi Trans TV di Indonesia. Acara yang dibawakan oleh Harry Pantja ini adalah salah satu pelopor acara realitas bertemakan supernatural di Indonesia.

Kepopuleran dan tingginya rating acara serial ini pada masanya telah memancing munculnya acara-acara pesaing lainnya di saluran televisi swasta lainnya, seperti Gentayangan (TPI), Percaya Ga Percaya (ANTV), Ekspedisi Alam Gaib (TV7), Tumis Majum (SCTV), Pemburu Hantu (Lativi).[1] Kepopuleran acara Dunia Lain kala itu bahkan menjadikan jam tayangnya yang semula hanya sekali seminggu ditambah menjadi dua kali seminggu oleh tim produser acara ini.

Segmen "Uji Nyali"

Acara Dunia Lain paling dikenal karena menampilkan segmen "Uji Nyali". Dalam segmen ini, seorang kontestan akan dibiarkan sendirian di tempat yang angker selama satu malam tanpa adanya cahaya. Kamera yang dipasang di lokasi "Uji Nyali" tersebut adalah kamera infra-merah sehingga penonton bisa melihat dengan jelas apa yang terjadi di lokasi tersebut. Lagu latar yang digunakan dalam segmen ini adalah salah satu jalur lagu yang disusun oleh komposer Ennio Morricone untuk film The Thing (1982) berjudul Humanity.

Apabila peserta segmen "Uji Nyali" dapat bertahan sampai matahari terbit, dia akan mendapatkan hadiah. Yang ditunggu-tunggu oleh pemirsa di rumah umumnya adalah penampakan makhluk halus yang tertangkap kamera, atau reaksi peserta "Uji Nyali" yang ketakutan. Contoh yang pernah terlihat adalah gong yang tiba-tiba bergerak, siluet wanita berbaju putih (episode "Lawang Sewu"), keris yang tiba-tiba berloncatan, suara gemerisik, ataupun peserta yang kesurupan. Bila peserta melambaikan tangan ke kamera atau terlihat tidak mampu meneruskan, akhirnya, sang pembawa acara, Harry Pantja akan datang ke lokasi beserta tim "ahli"-nya untuk menyelamatkan peserta "Uji Nyali".

Tempat yang pernah dijadikan lokasi untuk segmen Uji Nyali sangat banyak. Episode yang populer antara lain Lawang Sewu, Gong Keramat, Pemandian di Bali, dll. Salah satu episode "Dunia Lain" yang fenomenal adalah Episode #85, "Lawang Sewu". Dalam uji nyali di episode yang memenangkan penghargaan "Best Reality Programme" dalam ajang Asian Television Awards ini, terjadi penampakan sosok wanita berjubah putih (yang umumnya dianggap sebagai sosok kuntilanak).[2]

Penghargaan

250px-Basement_of_Lawang_Sewu_2011.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ruang bawah tanah Gedung B Lawang Sewu, yang dikatakan angker menjadi lokasi syuting "Uji Nyali" dalam episode #85 dan memenangkan penghargaan Best Reality Programme dalam ajang Asian Television Awards.

Dalam media lain

Acara serial Dunia Lain juga pernah diangkat ke layar lebar dalam Dunia Lain the Movie (2006) walaupun tidak sesukses acara realitas televisinya. Acara ini juga kemudian dilanjutkan dengan serial versi barunya, "(Masih) Dunia Lain" yang berformat sama, tetapi dibawakan oleh Rudi Kawilarang mulai bulan April 2010 di saluran televisi Trans7.

Pranala luar

Referensi

  1. Jalan Lain Bertemu Hantu[pranala nonaktif permanen], situs Suara Merdeka, suaramerdeka.com. Diakses 20 Juni 2013.
  2. Lawang Sewu Mister Gedung Seribu Pintu[pranala nonaktif permanen], situs mytrans.com,diakses 20 Juni 2013.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan