Minggu, 20 September 2026
19:40 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Dominasi pasar

Dominasi pasar adalah ukuran kekuatan suatu merek, produk, layanan, ataupun perusahaan dalam menghadapi tuntutan persaingan pasar.[1] Dominasi pasar menurut Kotler (1999) dilakukan oleh perusahaan yang mampu mengendalikan pesaing-pesaing yang lain serta memiliki banyak pilihan dalam menentukan strategi pemasaran.[2]

Meskipun belum ada kriteria pasti dalam menentukan pembagian pasar atau market share, kriteria berikut ini menjadi acuan dalam menentukan perusahaan yang mendominasi pasar.

  • Sebuah perusahaan/merk/produk/layanan yang memiliki bagian pasar diatas 60% kemungkinan besar memiliki dominasi dan kekuatan terhadap pasar.
  • Sebuah perusahaan/merk/produk/layanan yang memiliki bagian pasar 35%-60% dikategorikan kuat namun belum mendominasi.
  • Sebuah perusahaan/merk/produk/layanan yang memiliki bagian pasar kurang dari 35% dikategorikan sebagai lemah dan tidak akan membahayakan pesaing.

Dalam pasar industri modern, bagian pasar bisa saja hanya dikuasai oleh dua sampai empat perusahaan besar yang saling berbagi pasar. perusahaan tersebut umumnya merupakan perusahaan perintis yang memiliki keunggulan absolut dalam segi harga, kualitas, keunikan, intensitas promosi, dan saluran distribusi pemasaran. Perusahaan ini menjadi titik orientasi oleh para pesaing yang ditantang, ditiru, dan dijauhi oleh perusahaan pesaing. Kehidupan perusahaan yang mendominasi pasar tidaklah mudah karena ia terus mendapatkan kompetisi dari perusahaan lain, kecuali jika perusahaan tersebut merupakan monopoli yang diresmikan pemerintah sehingga menutup masuk dan berkembangnya pesaing. Maka dari itu, inovasi menjadi tantangan bagi perusahaan agar tetap dapat bersaing di pasar. Perbaikan dan pengembangan produk secara berkala dilakukan demi keberlangsungan perusahaan.

Perusahaan yang dominan selalu ingin berada di nomor satu, sehingga mendorongnya untuk mengambil tindakan ke tiga arah yaitu.

  1. Mengembangkan jumlah permintaan keseluruhan.
  2. Menjaga tingkat pasar yang dikuasainya dengan cara bertahan atau menyerang balik pesaing.
  3. Meningkatkan pangsa pasar, meskipun luas pasar tidak berubah.

Lihat pula

Referensi

  1. "Archived copy" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2012-04-10. Diakses tanggal 2013-02-04.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link)
  2. Kotler, P. (1999). Manajemen Pemasaran: Analisis, Perencanaan, Implementasi, dan Pengendalian Jilid 1 (Edisi Keenam). Jakarta: Erlangga.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan