Rabu, 04 November 2026
17:16 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan

Dekret Militer Amfipolis

Bagikan:

Dekret Militer Amfipolis (sekitar 200 SM) adalah tulisan yang tertera di atas dua lempeng marmer Makedonia di zaman Yunani kuno, yang aslinya berisi setidaknya tiga kolom teks. Di kedua lempeng marmer itu tercantum daftar peraturan yang mengatur perilaku dan disiplin Pasukan Makedonia selama berada di kamp mereka.

τοὺς μὴ φέροντας τι τῶν καθηκόντων αὐτοῖς ὅπλων ζημιούτωσαν κατά τα γεγραμμένα· κοτθύβου ὀβολοὺς δύο, κώνου τὸ ἴσον, σαρίσης ὀβολοὺς τρεῖς, μαχαίρας τὸ ἴσον, κνημίδων ὀβολοὺς δύο, ἀσπίδος δραχμήν. Ἑπὶ δὲ τῶν ἡγεμόνων τῶν τε δεδηλωμένων ὅπλων τὸ διπλοῦν καὶ θώρακος δραχμὰς δύο, ἡμιθωρακίου δραχμήν. Λαμβανέτωσαν δὲ τὴν ζημίαν οἱ γραμματεῖς καὶ οἱ ἀρχυ[πηρέτ]αι, παραδείξαντες τῶι βασιλεῖ τοὺς ἠθετηκότας

mereka yang tidak membawa senjata yang sebagaimana mestinya akan dikenakan denda sesuai dengan peraturan: untuk kotthybos didenda dua obols, jumlah yang sama untuk konos, tiga obol untuk sarissa, sama dengan makhaira, untuk knemides didenda dua obol, untuk aspis didenda satu drachma. Untuk para hegemon (petugas), didenda dua kali lipat untuk senjata yang sudah disebutkan tadi, dua drachma untuk linothorax, satu drachma untuk hemithorakion. Sekretaris (grammateis) dan Asisten Kepala (archyperetai) akan menjatuhkan hukuman, setelah menunjukkan oknum yang melanggar kepada Raja (Basileus)

Istilah militer lain yang disebutkan di marmer itu adalah: ephodos (patroli inspeksi), ekkoition (harfiah berarti "di luar tempat tidur" = jaga malam), stegnopoiia (membangun barak), skenopoiia (pembuatan tenda), phragmos (pembuat pagar), diastasis, phylax (penjaga), hypaspists, parembole, stratopedon (perkemahan), speirarch (komandan para speira), tetrarch, dan strategoi.

Referensi

Cina
Filipina
India
Iran
Malaysia
Singapura
Thailand
Vietnam
Yerusalem
Lainnya
Italia
Jerman
Norwegia
Lainnya
Mesir
Australia
Meksiko
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan