Jumat, 30 Oktober 2026
18:19 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Cawan Nestor (Pithekoussai)

Cawan Nestor (Pithekoussai)

cawan anggur abad ke-8 SM

Bagikan:
250px-Nestorbecher_auf_Ischia.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Cawan Nestor

Cawan Nestor adalah cawan anggur abad kedelapan SM yang ditemukan pada tahun 1954 di Lacco Ameno, situs pasar perdagangan kuno Pithekoussai, di Ischia, sebuah pulau di Teluk Napoli, Italia. Cawan itu memiliki tulisan tiga baris, salah satu contoh tulisan paling awal yang bertahan dalam alfabet Yunani.

Cawan

Cawan ini berjenis skyfos atau kotyle[a] dibuat di Rodos pada abad ke-8 SM,[1] dan dihias dengan gaya Geometris.[2] Cawan ini ditemukan pada tahun 1954[3] di kuburan kremasi di pulau Ischia, tempat Pithekoussai kuno,[1] yang diperkirakan dibuat sebelum tahun 700 SM.[4]

Analisis osteologis sebelumnya menyatakan bahwa jenazah yang dikremasi berhubungan dengan cawan Nestor, dan kuburan itu sendiri, adalah seorang anak berusia sekitar 10 sampai 14 tahun.[4] Namun, analisis yang lebih baru dilakukan oleh ahli bioarkeologi bernama Melania Gigante dan kelompoknya menunjukkan bahwa sisa-sisa tersebut sebenarnya adalah tiga orang dewasa dengan usia yang berbeda-beda.[5] Selain itu, beberapa sisa kerangka yang terbakar dari makam bersifat fauna, menunjukkan penggunaan hewan selama upacara persembahan kremasi. Selain cawan, makam Nestor juga berisi pecahan dari 25 vas lainnya,[b][7] serta fibula perak.[8] Jenazah dikremasi di atas tumpukan kayu yang terpisah dari kuburan, dan benda-benda kuburan secara upacara dihancurkan dan dibakar di atas tumpukan kayu yang sama.[4]

Tulisan

250px-Nestor_Cup_Cumae.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gambar tulisan pada cangkir Nestor, dengan usulan pemugaran di bawah. Pemulihan kata kedua tulisan sebagai ΕΡΡΟΙ diusulkan oleh G. Buchner dan C. F. Russo dalam publikasi pertama tulisan tersebut.[9]
250px-Nestor_Cup_Pithekoussai.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pemindaian restorasi lain. Di sini kata kedua dipulihkan sebagai ΕΜΙ.

Νεστορος : ε[ιμ?]ι[c] : ευποτ[ον] : ποτεριον :
ͱος δ'α<ν> τοδε π[ιε]σι : ποτερι[ο] : αυτικα κενον
ͱιμερ[ος ͱαιρ]εσει : καλλιστε[φα]νο : Αφροδιτες

Aku adalah cawan Nestor yang enak untuk diminum.
Siapa pun yang minum dari cawan ini, hasrat indah
Aphrodite yang dimahkotai akan menangkapnya secara seketika.

—Jeffery 1963, hlm. 235[d] —Faraone 1996, hlm. 78

Sebuah tulisan tiga baris, tergores ke sisi cawan [10] adalah salah satu tulisan Yunani terawal yang masih bertahan.[1] Tulisan ditambahkan ke cawan setelah pembuatannya,[9] dan diperkirakan dibuat pada akhir abad kedelapan.[1] Tulisan itu menggunakan Alfabet Yunani Euboia,[10] dengan huruf-huruf kecil yang rapi.[11] Ketiga baris tersebut ditulis dari kanan ke kiri[9] – menurut Meiggs dan Lewis: "sangat unik dalam tulisan Yunani".[12] Simbol ":" digunakan sebagai tanda baca.[11]

Baris kedua dan ketiga dalam heksameter daktilik.[13] Bentuk baris pertama kurang pasti: dibaca sebagai prosa, trimeter iambik, trimeter trokaik katalektik, atau metrum lirik.[14]

Penafsiran tulisan tergantung pada kekosongan di baris pertama: tergantung pada cara tulisan itu dipulihkan, tulisan tersebut mungkin dapat memperbandingkan cawan dari Pithekoussai dengan cawan Nestor yang legendaris yang dijelaskan dalam Ilias (Ilias 11.632 ff.), atau mengidentifikasi cangkir sebagai milik Nestor.[15] Tulisan asli pada cawan memiliki kemungkinan pertama;[16] pada tahun 1976, P. A. Hansen menulis bahwa "tidak kurang dari lima belas" kemungkinan restorasi kekosongan pertama telah diterbitkan. Pada dasawarsa 1990-an, secara umum dianggap bahwa cangkir tersebut sebenarnya diklaim sebagai milik Nestor.[17] Pemugaran yang diusulkan oleh Yves Gerhard pada tahun 2011 sekali lagi menyatakan bahwa tulisan tersebut dapat memperbandingkan cawan Pithekoussai dengan cawan Nestor.[18]

Catatan penjelas

  1. ↑ skyphos: Watkins 1976, Hansen 1988, West 1994, Gaunt 2017. kotyle: Johnston & Andriomenou 1989, Faraone 1996, Pavese 1996
  2. ↑ Empat krater, empat cawan minum lainnya, tiga oinokhoe, sebuah kendi, dan tujuh belas aryballos dan lekythos.[6]
  3. ↑ Restorasi kata kedua pada tulisan tersebut menjadi pokok perdebatan dalam pembacaan tulisan di cawan Nestor.[10] Jasper Gaunt menganggap ειμι merupakan restorasi yang paling memungkinkan. Lilian Jeffery, Martin Litchfield West, dan Peter Allan Hansen merupakan para pendukung penguraian restorasi tulisan tersebut.[4]
  4. ↑ Tulisan Yunani ditranskripsikan dari kiri ke kanan, meskipun tulisan pada cawan ditulis dari kanan ke kiri.

Referensi

Catatan kaki

  1. 1 2 3 4 Faraone 1996, hlm. 77.
  2. ↑ Page 1956, hlm. 95.
  3. ↑ Watkins 1976, hlm. 25.
  4. 1 2 3 4 Gaunt 2017, hlm. 96.
  5. ↑ Gigante et al. 2021.
  6. ↑ Gaunt 2017, hlm. 94–95.
  7. ↑ Hansen 1976, hlm. 27.
  8. ↑ Gaunt 2017, hlm. 94.
  9. 1 2 3 Page 1956, hlm. 96.
  10. 1 2 3 Gerhard 2011, hlm. 7.
  11. 1 2 Jeffery 1963, hlm. 236.
  12. ↑ Meiggs & Lewis 1969, hlm. 1.
  13. ↑ Watkins 1976, hlm. 33.
  14. ↑ Hansen 1976, hlm. 33.
  15. ↑ Watkins 1976, hlm. 37.
  16. ↑ Watkins 1976, hlm. 39.
  17. ↑ West 1994, hlm. 9.
  18. ↑ Gerhard 2011, hlm. 7–9.

Daftar pustaka

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan