Sabtu, 07 November 2026
17:52 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

De Expres

Bagikan:

De Expres merupakan surat kabar yang terbit pertama kali pada 1 Maret 1912 di Bandung. Pendirinya adalah Douwes Dekker dan dibantu oleh Ki Hajar Dewantara dan Tjipto Mangoenkoesoemo. Ketiganya kerap disebut sebagai Tiga Serangkai.[1]

Menurut buku Seabad Pers Kebangsaan: 1907-2007, harian berbahasa Belanda ini tak hanya menyediakan forum guna membahas berbagai masalah politik di Hindia Belanda. Lebih jauh dari itu, surat kabar ini menjadi tungku panas pematangan ide-ide tentang nasionalisme yang disebar Dekker dkk.[1]

Sebagaimana diketahui, ketiga orang itu merupakan pendiri Indische Partij. Tak ayal, sejak diterbitkannya, koran ini paling sering memuat tulisan dari Tiga Serangkai yang menjadi momok oleh pemerintah kolonial.[1]

Hal tersebut terlihat seperti tulisan Douwes Dekker yang isinya mengimbau kaum Indo-Eropa untuk tak usah lagi mengaku-aku dirinya menjadi orang Eropa kalau mau maju. Terhadap golongan ini, Douwes Dekker menyebutnya ”kaum Hindia" atau "Indonesier".[1]

Kata ”Indonesier” yang kemudian menjadi Indonesia inilah yang dianggap tabu pemerintah Belanda. Akibat dari tulisan tersebut, pemerintah kian berang dan pasang tampang. Masalahnya, imbauan Douwes Dekker melalui partainya itu ternyata berefek domino. Ia bisa menarik simpati orang Indo dan kaum Pribumi. Mereka setuju akan imbauan itu dan bersedia untuk masuk menjadi anggota Indische Partij.[1]

Koran ini dibredel oleh pemerintah Hindia Belanda pada 1913 karena memuat tulisan Ki Hajar Dewantara yang berjudul "Seandainya Aku Seorang Belanda". Tulisan itu mengkritik pemerintah Hindia Belanda yang sedang memperingati hari kemerdekaannya.[1]

Tulisan itu ditulis dalam konteks rencana pemerintah Belanda untuk mengumpulkan sumbangan dari Hindia Belanda (Indonesia), yang saat itu masih belum merdeka, untuk perayaan kemerdekaan Belanda dari Perancis.[1]

Selain korannya diberangus, Tiga Serangkai juga ditangkap kemudian dibuang ke negeri Belanda dan Indische Partij dinyatakan sebagai partai terlarang.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 Seabad Pers kebangsaan, 1907–2007 (Edisi Cet. 1). Jakarta: I:Boekoe. 2007. hlm. 80–82. ISBN 978-979-1436-02-1. OCLC 289071007.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan