Selasa, 22 September 2026
18:29 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
David Cameron

David Cameron

Politikus asal Inggris

The Lord Cameron of Chipping Norton
250px-David_Cameron_Official_Portrait_2023_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perdana Menteri Britania Raya
Masa jabatan
11 Mei 2010 –13 Juli 2016
Penguasa monarkiElizabeth II
WakilNick Clegg (2010-2015)
Sekretaris Pertama
PendahuluGordon Brown
PenggantiTheresa May
Menteri Luar Negeri, Persemakmuran, dan Pembangunan Britania Raya
Masa jabatan
13 November 2023 –5 Juli 2024
WakilSir Andrew Mitchell
PendahuluJames Cleverly
PenggantiDavid Lammy
Pemimpin Oposisi Britania Raya
Masa jabatan
6 Desember 2005 –11 Mei 2010
Penguasa monarkiElizabeth II
PendahuluMichael Howard
PenggantiHarriet Harman
Pemimpin Partai Konservatif
Masa jabatan
6 Desember 2005 –11 Juli 2016
PendahuluMichael Howard
PenggantiTheresa May
Jabatan Kabinet Bayangan
Menteri Bayangan untuk Pendidikan dan Keterampilan
Masa jabatan
6 Mei 2005 –6 Desember 2005
PemimpinMichael Howard
PendahuluTim Yeo
PenggantiDavid Willetts
Koordinator Tinjauan Kebijakan Konservatif
Masa jabatan
6 Mei 2005 –6 Desember 2005
PemimpinMichael Howard
PendahuluTim Yeo
PenggantiDavid Willetts
Anggota Parlemen
untuk Witney
Masa jabatan
7 Juni 2001 –12 September 2016
PendahuluShaun Woodward
PenggantiRobert Courts
Mayoritas22.740 (32,5%)
Informasi pribadi
LahirDavid William Donald Cameron
9 Oktober 1966 (umur 59)
London, Britania Raya
Partai politikKonservatif
Suami/istri
Samantha Sheffield
(m. 1996)
Anak4
PendidikanUniversitas Oxford

David William Donald Cameron, Baron Cameron dari Chipping Norton , PC (lahir 9 Oktober 1966) adalah Menteri Luar Negeri, Persemakmuran, dan Pembangunan Britania Raya dan mantan Perdana Menteri Britania Raya serta mantan pemimpin Partai Konservatif.

Pada tanggal 24 Juni 2016, sehari setelah Referendum Brexit yang menentukan nasib keanggotaan Britania Raya di Uni Eropa, Cameron menyatakan akan mengundurkan diri pada bulan Oktober 2016.[1][2] Pada 13 Juli 2016, Theresa May resmi menggantikan David Cameron sebagai Perdana Menteri Britania Raya.[3] Pengunduran diri David Cameron sebagai konsekuensi karena gagal membawa pemilih Inggris untuk memilih tetap bertahan di Uni Eropa, dalam referendum Juni 2016.[4]

Masa kecil dan karier

Cameron dibesarkan dekat Wantage di Oxfordshire, anak seorang pialang saham, Ian Donald Cameron. Ia belajar di Eton dan Brasenose College, Oxford. Gurunya di Oxford, Profesor Vernon Bogdanor, melukiskannya sebagai "salah seorang mahasiswa yang paling cerdas" yang pernah diajarnya, yang pandangan politiknya "moderat dan cukupan Konservatif". Ia lulus pada 1988 dengan hasil yang sangat baik dalam bidang Filsafat, Politik, dan Ekonomi.

Cameron bekerja untuk Departemen Penelitian Konservatif antara 1988 dan 1992. Dua hari dalam seminggu ia menggunakan waktunya untuk membantu di kantor perdana menteri di Downing Street. Setelah pemilihan umum ia menjadi Penasihat Khusus pada pemerintahan Konservatif, pertama-tama di kantor Bendahara, dan kemudian di kantor Departemen Dalam Negeri ketika ia bekerja untuk Michael Howard.

Antara 1994 dan 2001 ia menjadi salah seorang direktur di sebuah kantor swasta, Carlton Communications, dan sampai Agustus 2005 ia menjadi direktur non-eksekutif di sebuah perusahaan yang mengelola waralaba bar, Tiger Tiger.

Keluarga

Cameron menikah dengan Samantha Sheffield pada 1996; mereka mempunyai dua orang anak, dan saat ini istrinya sedang menantikan anak ketiga mereka. Anak pertama mereka, Ivan, dilahirkan dengan cacat lumpuh otak dan epilepsi yang parah. Komentar Cameron tentang berita tentang cacat anaknya itu: "Berita itu menghantam saya seperti sebuah kereta barang ... Untuk sementara waktu saya merasa tertekan karena saya berduka merenungkan perbedaan antara harapan-harapan saya dengan realitas. Namun, kemudian saya mengatasi semua itu karena ia anak yang luar biasa."

David Cameron adalah saudara sepupu dari wartawan politik dan editor Konservatif, Sir Ferdinand Mount, 3rd Baronet dan cucu dari Sir William Mount, 2nd Baronet. Melalui keluarga Mount, ia terkait dengan banyak keluarga bangsawan Inggris, sebagai keturunan dari Earl of Denbigh ke-7, Earl of Ducie pertama, Henry Herbert, Earl of Carnarvon pertama, Charles Wyndham, Earl of Egremont ke-2, Charles Seymour, Duke of Somerset ke-6 dan Earl of Shrewsbury ke-2, seperti yang dibahas di sini.

Karier di parlemen

Cameron pertama kali berupaya duduk di Parlemen sebagai kandidat Partai Konservatif untuk Stafford pada pemilu 1997, namun ia dikalahkan oleh kandidat Partai Buruh David Kidney. Ia terpilih sebagai kandidat Konservatif untuk Witney pada pemilu 2001, menggantikan bekas anggota parlemen Konservatif, Shaun Woodward yang lompat ke Partai Buruh. Ia memenangi kursi untuk Partai Konservatif dengan 22.153 suara (45,0%), kelebihan 7.973 suara. Pada pemilu 2005 suara yang dikantonginya bertambah hingga 26.571 (49,30%), kelebihan 14.156 suara.

Pada Desember 2005 pemimpin Partai Konservatif Michael Howard mengundurkan diri setelah kekalahan Konservatif dalam pemilu 2005. Melalui pemilihan suara, Cameron terpilih sebagai pemimpin baru dan mulai menjabat pada 6 Desember 2005.

Dalam pemilihan umum 2010, Partai Konservatif berhasil memperoleh hasil terbaiknya sejak tahun 1992 dengan perolehan kursi parlemen terbanyak meskipun masih kurang 20 kursi untuk mencapai mayoritas umum. Pada 11 Mei 2010, Gordon Brown mundur dari jabatannya dan Cameron diangkat menjadi Perdana Menteri Britania Raya baru. Rekan koalisinya, pemimpin Partai Liberal Demokratik, Nick Clegg, diangkat menjadi Wakil Perdana Menteri.

Pada pemilihan umum 2015 Partai Konservatif berhasil menambah perolehan kursinya, sehingga memperoleh mayoritas di Dewan Rakyat. Cameron mempertahankan posisinya sebagai Perdana Menteri.[5]

Citra politik

Julukan "Dodgy Dave"

Pada April 2016, anggota Dewan Rakyat Britania Raya dari Bolsover, Dennis Skinner MP dari fraksi Partai Buruh ditegur oleh Ketua Dewan Rakyat John Bercow karena memanggil Cameron dengan sebutan 'Dodgy Dave' (berkaitan dengan pernyataan Skinner tentang ketidakjujuran Cameron) dalam debat parlemen tentang Panama Papers. Skinner diinstruksikan oleh Bercow untuk mengulang pertanyaannya tanpa merujuk ke Cameron dengan menggunakan kata sifat 'mencurigakan'. Ketika Skinner mengulang pertanyaannya, sekali lagi merujuk ke Cameron sebagai 'Dodgy Dave', ia diperintahkan untuk meninggalkan parlemen selama sisa sesi hari itu.[6][7] Pada bulan Juli 2016, Skinner sekali lagi menyebut Cameron sebagai 'Dodgy Dave' di parlemen, tetapi kali ini dia tidak ditegur, atau diminta untuk pergi.[8] Sejak kala itu, "Dodgy Dave" telah digunakan di media, dan di media sosial, saat Cameron disebut dengan sebutan yang merendahkan.[9][10][11][12][13]

Evaluasi pemerintahan

Dalam beberapa bulan setelah pengunduran dirinya dari jabatan perdana menteri, sejumlah komentator memberikan penilaian negatif terhadap jabatan perdana menteri Cameron. Survei perdana menteri pascaperang yang dilakukan Universitas Leeds tahun 2016, yang mengumpulkan pandangan 82 akademisi yang mengkhususkan diri dalam sejarah dan politik Inggris pascaperang, menempatkan Cameron sebagai perdana menteri terburuk ketiga sejak 1945, diatas Alec Douglas-Home dan Anthony Eden. 90% responden menyatakan bahwa tindakannya untuk menyelenggarakan dan kalah di Brexit sebagai kegagalan terhebatnya.[14]

Di budaya populer

David Cameron pernah muncul di sebuah episode Top Gear di mana Jeremy Clarkson, James May dan Richard Hammond berada di India. Cameron berkata kepada mereka untuk "menjauh dari India" setelah ketiganya memberi usulan bagaimana memperkuat hubungan ekonomi dengan India di sepucuk surat dan menyarankan agar mereka memperbaiki hubungan dengan Meksiko. Ia kemudian berkata melalui stafnya bahwa ia tidak begitu menyukai episode tersebut yang ia muncul sebagai kameo dan menyatakan bahwa ia sangat menghormati India dan rakyatnya.[15]

Kehidupan pribadi

Keluarga

250px-Camerons2010spelsburu.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Cameron dan Samantha di sebuah tempat pemungutan suara, 2010

Cameron menikahi Samantha Sheffield, putri dari Sir Reginald Sheffield, Baronet ke-8 dan Annabel Lucy Veronica Jones (kemudian Viscountess Astor) pada 1996.[16] Mereka memiliki 4 orang anak. Anak pertama mereka, Ivan Reginald Ian, lahir pada tanggal 8 April 2002 di Hammersmith dan Fulham, London, dengan kombinasi langka antara cerebral palsy dan bentuk epilepsi parah yang disebut sindrom Ohtahara, yang memerlukan perawatan 24 jam. Mengenang kembali kabar ini, Cameron dikutip mengatakan: "Kabar ini menghantam Anda seperti kereta barang... Anda tertekan untuk sementara waktu karena Anda berduka atas perbedaan antara harapan dan kenyataan. Namun, Anda kemudian bisa mengatasinya, karena dia luar biasa."[17] Ivan dirawat di NHS Cheyne Day Centre di London Barat, yang ditutup tak lama setelah ia meninggalkannya. Ivan meninggal di Rumah Sakit St Mary, Paddington, London, pada 25 Februari 2009, pada usia enam tahun.[18]

Keluarga Cameron memiliki dua orang putri, Nancy Gwen (kelahiran 2004) dan Florence Rose Endellion (kelahiran 2010),[19] dan seorang putra, Arthur Elwen (kelahiran 2006).[20] Saat Arthur lahir, David Cameron mengambil cuti ayah dan keputusan ini menuai kehebohan publik.[21] Rumor kembali muncul bahwa Cameron juga akan mengambil cuti ayah saat putrinya Florence lahir.[19] Florence lahir di Rumah Sakit Diraja Cornwall pada 24 Agustus 2010, tiga minggu secara prematur, saat keluarga hendak berliburan di Cornwall. Nama ketiganya, Endellion, berasal dari nama desa St Endellion di mana keluarga mereka berliburan.[22][23]

Hobi

Cameron watches the penalty shootout of the 2012 UEFA Champions League Final with Barack Obama, Angela Merkel, François Hollande
Di sela pertemuan KTT G8 pada 2012, Cameron, Barack Obama, Angela Merkel, François Hollande menonton adu penalti Final Liga Champions UEFA 2012. Di foto ini, Cameron merayakan kemenangan Chelsea F.C. melawan FC Bayern München

Sebelum menjadi Perdana Menteri Britania Raya, Cameron secara rutin datang kerja dengan mengendarai sepeda. Pada 2006, ia difoto mengendarai sepeda menuju ke kantornya, disusul oleh supir pribadi yang membawa mobilnya yang berisi barang bawaannya. Partai Konservatif menyatakan bahwa ini merupakan kebiasaan Cameron pada saat itu.[24] Cameron juga sering jogging dan pada 2009, menggalang dana untuk amal dengan mengikuti perlombaan Oxford 5K dan Great Brook Run.[25]

Cameron mendukung Aston Villa F.C.[26] Sebagai anggota Marylebone Cricket Club, Cameron juga gemar bermain kriket dan ia pernah muncul sekali di acara Test Match Special.[27]

Sebuah biografi tahun 2012, Cameron: Practically a Conservative, menyatakan bahwa "Jika 'chillaxing' adalah olahraga Olimpiade, maka David Cameron akan memenangkan medali emas", mengutip kegemaran Cameron untuk bersantai. Biografi tersebut menyatakan bahwa "kemampuan Cameron untuk memisahkan kehidupan pribadinya dari kehidupan profesionalnya dipandang sebagai aset oleh beberapa teman, dan oleh yang lain sebagai tanda kepuasan diri di tengah resesi ganda."[28]

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai David Cameron.
Berita dan komentar

Referensi

  1. "Brexit: David Cameron to quit after UK votes to leave EU" di BBC News
  2. Artikel:”PM Cameron: Inggris Perlu Nakoda Baru” di Kompas.com
  3. Artikel:”Ratu Elizabeth II Terima Pengunduran Diri Cameron, May Resmi Jadi PM Inggris”
  4. Artikel:”Inggris Bersiap Lantik May Jadi Perdana Menteri Gantikan Cameron”
  5. "Live election results". The Guardian. 7 Mei 2015. Diakses tanggal 8 Mei 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. "David Cameron Questioned After Panama Papers Uproar". 11 April 2016. Diakses tanggal 14 Desember 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. "Dennis Skinner Gets Thrown Out Of Commons For Calling Cameron 'Dodgy Dave'". 11 April 2016. Diakses tanggal 17 Desember 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. "Celebrities Dennis Skinner just called Cameron 'Dodgy Dave' again at PMQs". 6 Juli 2023. Diakses tanggal 14 Desember 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. "Dennis Skinner's infamous 'dodgy Dave' comment resurfaces amid David Cameron return". 14 November 2023. Diakses tanggal 14 Desember 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. "The Return of Dodgy Dave and the Exile of Suella Braverman". 18 November 2023. Diakses tanggal 18 Desember 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. "The Return of Dodgy Dave". 13 November 2023. Diakses tanggal 18 Desember 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. "David Cameron lobbying: Bank of England documents suggest 'Dodgy Dave' turned to 'Desperate Dave' over Greensill". 13 November 2023. Diakses tanggal 22 April 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. "Which Nickname Should David Cameron be Remembered By". 13 November 2023. Diakses tanggal 13 April 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. Cowburn, Ashley (12 Oktober 2016). "David Cameron rated third worst Prime Minister since end of World War Two". The Independent. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 Februari 2024. Diakses tanggal 26 Desember 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. "Cameron did not like BBC India special he appeared in". Deccan Herald. 13 Januari 2012. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 November 2023. Diakses tanggal 23 Agustus 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  16. Cooper, Geraldine (1 April 2015). "Political leaders' wives: Samantha Cameron in 60 seconds". The Telegraph. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 Juni 2021. Diakses tanggal 29 April 2024.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. Can Boy Wonder save the Tories?". The Sunday Times (London). 9 October 2005.
  18. "Cameron's eldest son Ivan dies". BBC News. 25 Februari 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 Maret 2012. Diakses tanggal 25 Februari 2009.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  19. 1 2 "Camerons announce birth of fourth child". BBC News. 24 Agustus 2010. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 Agustus 2010. Diakses tanggal 24 Agustus 2010.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  20. Owen, Paul (22 Maret 2010). "David Cameron's wife expecting baby". The Guardian. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 Juni 2024. Diakses tanggal 17 Mei 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  21. White, Roland (5 Februari 2006). "Cameron puts in for spot of paternity leave". The Sunday Times. Diarsipkan dari asli tanggal 12 Oktober 2008.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) (perlu berlangganan)
  22. "Camerons reveal daughter's name". BBC News. 25 Agustus 2010. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 Agustus 2010. Diakses tanggal 25 Agustus 2010.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  23. Croft, Adrian (24 Agustus 2010). "UK PM David Cameron's wife gives birth to baby girl". Reuters. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 Agustus 2010. Diakses tanggal 24 Agustus 2010.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  24. "Hypocrisy claim over Cameron bike". BBC News. 28 April 2006. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 Oktober 2007. Diakses tanggal 4 Agustus 2009.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  25. "David Cameron runs in charity mud race" Diarsipkan 8 June 2024 di Wayback Machine.. BBC News. 28 December 2009. Retrieved 28 December 2009.
  26. Smith, Lisa (20 Mei 2008). "David Cameron not bothered by Euro clash – he's a Villa fan". Birmingham Post. Diarsipkan dari asli tanggal 29 September 2012.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  27. Ross, Tim (19 Juli 2013). "David Cameron caught out by Geoffrey Boycott at Lord's". The Daily Telegraph. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Januari 2022.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  28. "David Cameron's 'chillaxing' hobbies revealed in new biography". The Guardian. 19 Mei 2012. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 Juni 2024. Diakses tanggal 14 Desember 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Didahului oleh:
Shaun Woodward
Anggota Parlemen untuk Witney
2001–2016
Diteruskan oleh:
Robert Courts
Didahului oleh:
Michael Howard
Pemimpin Partai Konservatif
2005–2016
Diteruskan oleh:
Theresa May
Didahului oleh:
Michael Howard
Pemimpin Oposisi Britania Raya
2005-2010
Diteruskan oleh:
Harriet Harman
Didahului oleh:
Gordon Brown
Perdana Menteri Britania Raya
2010-2016
Diteruskan oleh:
Theresa May
 Britania Raya (1707–1800)
120px-Royal_Coat_of_Arms_of_the_United_Kingdom_%28HM_Government%29_%28St_Edwards_Crown%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
 Britania Raya (1801–sekarang)
Dewan Rakyat
Dewan Bangsawan
Menteri Luar Negeri
120px-Royal_Coat_of_Arms_of_the_United_Kingdom_%28HM_Government%29_%28St_Edwards_Crown%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Menteri Luar Negeri dan Persemakmuran
Menteri Luar Negeri, Persemakmuran, dan Pembangunan
Dewan Bangsawan (1828–1922)
Dewan Rakyat (1834–1922)
Ketua Umum (1922–)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan