Selasa, 22 September 2026
18:26 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara

Ad-Darimi

Penyusun hadis serta penulis dari karya "Sunan"

Abu Muhammad Abdullah bin Abdurrahman ad-Darimi
أبو محمد عبد الله بن عبد الرحمن الدارمي
Kehidupan pribadi
Lahir181 H (797 M)
Meninggal255 H (869 M)
EraZaman kejayaan Islam
WilayahKekhalifahan Abbasiyah
Minat utamaStudi Hadis
Karya terkenalSunan al-Darimi
PekerjaanPengkaji Hadis, penyusun Hadis, Ulama
Kehidupan religius
AgamaIslam
DenominasiSunni[1]
MazhabSyafi'i

Abū Muḥammad ʿAbdullāh bin ʿAbdurraḥmān bin al-Faḍhl bin Bahrām bin ʿAbdul Ṣhamad ad-Dārimī at-Tamīmī as-Samarqandī (bahasa Arab:أبو محمد عبد الله بن عبد الرحمن بن الفضّل بن بهرام بن عبد الصمد الدارمي التميمي السمرقندي) (181255 H / 797–869 M) atau yang dikenal sebagai Ad-Darimi adalah seorang ulama Muslim dan Imam keturunan Arab [2] yang berlatar belakang Persia.[3] Ia dikenal akan karyanya yang berjudul Sunan al-Darimi, sebuah karya yang berisi kumpulan kitab hadis.[4]

Biografi

Ad-Darimi berasal dari keluarga suku Bani Darim bin Malik bin Hanzhalah bin Zaid Manah bin Tamim, atau suku Arab Bani Tamim.[5] Ia juga dikenal dengan nama at-Tamimi, dalam hubungannya dengan Tamim bin Murr, yang merupakan salah satu leluhur Bani Darim.[6]

Sejak kecil, Imam al-Darimi dikenal dengan anak yang rajin dan cerdas. Dia mempelajari ilmu keislaman yang berkembang saat itu. Dia belajar kepada siapa saja yang dipandang berilmu, termasuk kepada orang yang lebih muda usianya. Imam Al-Darimi tidak memiliki rasa malu untuk mendapatkan ilmu. Awal mulanya, Imam al-Darimi belajar kepada para Ulama di Samarkand, tanah kelahirannya. Setelah ilmu dari Samarkand dirasanya cukup, Imam Al-Darimi memutuskan untuk belajar ke luar kota Samarkand.

Imam al-Darimi pernah melakukan perjalanan ke Irak. Di negeri 1001 Malam ini, tokoh ini belajar di Kufah, Wasith dan Basrah. Selanjutnya ia pergi ke Syam ( Suriah ) dengan belajar di Damaskus, Hims dan Shuwar. Berikutnya menuju ke tanah suci Mekkah dan Madinah. Setelah merasa puas memperoleh Ilmu Mushannif Sunan Al-Darimi ini kembali ke kota kelahirannya Samarkand.

Ulama yang pernah menularkan Ilmunya kepada beliau antara lain Yazid bi Harun, Ya'la bin Ubaid, ja'far bin Aun, Basyar bin Umar al Zahrani, Abu Ali Ubaidulloh bin Abdul Majid al Hanafi, Abu Bakar abdul Kadir, Muhammad bin Bakar Al Barsani, Wahab bin Amir, Ahmad ishaq al Hadrami,dan Abu Ashim.

Sebagai Ulama Besar, Imam Al Darimi memiliki banyak murid yang berguru kepadanya. Di antara mereka adalah Imam Muslim, Imam Abu Dawud, Imam Al Tirmidzi, Abu Humaid, Roja' bin Marja, Muhammad bin Basyar, Muhammad bin Yahya, Abu Zur'ah, Abu Hatim, Shalih bin Muhammad Jazrah, dan Ja'far bin Ahmad bin Faris.

Karya-karyanya

  • Sunan ad-Darimi, Kitab hadis yang banyak menjadi rujukan.
  • Tsulutsiyat, kitab hadis
  • al Jami’
  • Tafsir

Referensi

  1. Dhahabi, Imam. Siyar 'Alam al-Nubala [ed. Shu'ayb al-Arnaut]. Vol. 17. hlm. 558.
  2. Brown, Jonathan A. C. (2012-12-01). "al-Dārimī". Encyclopaedia of Islam, THREE (dalam bahasa Inggris).
  3. Frye, Richard N., ed. (1975). "The science of Hadith". The Cambridge History of Iran, Volume 4: From the Arab Invasion to the Saljuqs. Cambridge: Cambridge University Press. hlm. 471. ISBN 0-521-20093-8.{{cite book}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |chapterurl=
  4. Studia Orientalia (dalam bahasa Inggris). The Society. 2006. ISBN 978-951-9380-66-7.
  5. (Lubbul Lubaab – jilid 1 – halaman. 308)
  6. (Al Ansaab – jilid 1 – halaman. 478)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan