Selasa, 03 November 2026
09:07 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Dadang M. Naser

Dadang M. Naser

Bagikan:
Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia.
Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus.
Dadang M. Naser
250px-KPU_Dadang_M._Nasser.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat
Republik Indonesia
Mulai menjabat
1 Oktober 2024
PresidenJoko Widodo
Prabowo Subianto
Ketua DPRPuan Maharani
Daerah pemilihanJawa Barat II
Bupati Bandungke-24
Masa jabatan
17 Februari 2016 –17 Februari 2021
PresidenJoko Widodo
GubernurAhmad Heryawan
Mochamad Iriawan (Pj.)
Ridwan Kamil
WakilGun Gun Gunawan
PendahuluPerry Suparman (Pj.)
PenggantiDadang Supriatna
Masa jabatan
15 Desember 2010 –15 Desember 2015
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
Joko Widodo
GubernurAhmad Heryawan
WakilDeden Rukman Rumaji
PendahuluObar Sobarna
PenggantiPerry Suparman (Pj.)
Informasi pribadi
Lahir24 Juli 1961 (umur 65)
Partai politik  Golkar
Suami/istriKurnia Agustina
PendidikanSMA Negeri 11 Bandung
Universitas Islam Nusantara
Universitas Jenderal Achmad Yani
Universitas Padjadjaran
ProfesiPolitisi

Dadang M. Naser (lahir 24 Juli 1961) adalah Bupati Bandung periode 2010–2015 menggantikan Obar Sobarna, kemudian kembali terpilih pada periode 2016–2021.

Kehidupan awal dan pendidikan

Dadang M. Naser lahir di Bandung pada tahun 1961. Setelah ia lulus dari SMA Negeri 11 Bandung pada tahun 1981, ia melanjutkan pendidikannya di Universitas Islam Nusantara. Ia lulus pada tahun 1983 dan memperoleh gelar sarjana hukum.[1]

Beberapa tahun setelahnya, Dadang melanjutkan kembali pendidikannya di Universitas Jenderal Ahmad Yani dan meraih gelar sarjana ilmu pemerintahan pada tahun 2003. Ia juga kemudian melanjutkan pendidikan pascasarjananya di Universitas Padjajaran dengan meraih gelar magister ilmu politik pada tahun 2014 dan doktor ilmu pemerintahan pada tahun 2021.[1]

Karier

Setidaknya sejak tahun 1997, ia bergabung dengan Partai Golongan Karya (Golkar). Pada waktu itu, ia bergabung dengan Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong, sebuah sayap organisasi Partai Golkar dan menjabat sebagai ketua pimpinan daerahnya di Kabupaten Bandung. Pada tahun yang sama, ia juga menjabat sebagai salah satu pengurus di Palang Merah Indonesia Kabupaten Bandung.[1]

Bupati Bandung

Pada tahun 2010, Dadang menjadi calon Bupati Bandung dalam pemilihan umum bupati di tahun tersebut. Ia mewakili Partai Golkar dan didampingi oleh Deden Rukman Rumaji. Pasangan Dadang-Deden berhasil memenangkan pemilu tersebut setelah meraih 674.370 suara (52,24 persen suara total).[2] Kemenangan tersebut sempat digugat oleh pasangan calon lain, karena pemilu tersebut dianggap berjalan tidak jujur dan tidak adil, tetapi Mahkamah Konstitusi menolak gugatan tersebut.[3]

Referensi

  1. 1 2 3 "Daftar Riwayat Hidup Dadang M. Naser". Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia. Diakses tanggal 31 Oktober 2025.
  2. ↑ Wijaya, Angga Sukma (8 November 2010). "Dadang M. Naser Terpilih Jadi Bupati Bandung". Tempo. Diakses tanggal 31 Oktober 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Suryanto, ed. (6 Desember 2010). "MK Tolak Pilkada Ulang Kabupaten Bandung". Antara News. Diakses tanggal 31 Oktober 2025.
Pimpinan Fraksi MPR
Lambang Partai Golongan Karya
Pimpinan Fraksi DPR
Anggota
Jawa Barat I
Lambang Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
Jawa Barat II
Jawa Barat III
Jawa Barat IV
Jawa Barat V
Jawa Barat VI
Jawa Barat VII
Jawa Barat VIII
Jawa Barat IX
Jawa Barat X
Jawa Barat XI
Bangsawan Sunda
Melalui
penunjukan
Melalui
pemilihan umum
Lambang Kabupaten Bandung
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan