Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia. Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus. |
Dadang M. Naser | |
|---|---|
| Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia | |
| Mulai menjabat 1 Oktober 2024 | |
| Presiden | Joko Widodo Prabowo Subianto |
| Ketua DPR | Puan Maharani |
| Daerah pemilihan | Jawa Barat II |
| Bupati Bandungke-24 | |
| Masa jabatan 17 Februari 2016 –17 Februari 2021 | |
| Presiden | Joko Widodo |
| Gubernur | Ahmad Heryawan Mochamad Iriawan (Pj.) Ridwan Kamil |
| Wakil | Gun Gun Gunawan |
| Pendahulu | Perry Suparman (Pj.) |
| Pengganti | Dadang Supriatna |
| Masa jabatan 15 Desember 2010 –15 Desember 2015 | |
| Presiden | Susilo Bambang Yudhoyono Joko Widodo |
| Gubernur | Ahmad Heryawan |
| Wakil | Deden Rukman Rumaji |
| Pendahulu | Obar Sobarna |
| Pengganti | Perry Suparman (Pj.) |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 24 Juli 1961 (umur 65) |
| Partai politik | Golkar |
| Suami/istri | Kurnia Agustina |
| Pendidikan | SMA Negeri 11 Bandung Universitas Islam Nusantara Universitas Jenderal Achmad Yani Universitas Padjadjaran |
| Profesi | Politisi |
Dadang M. Naser (lahir 24 Juli 1961) adalah Bupati Bandung periode 2010–2015 menggantikan Obar Sobarna, kemudian kembali terpilih pada periode 2016–2021.
Kehidupan awal dan pendidikan
Dadang M. Naser lahir di Bandung pada tahun 1961. Setelah ia lulus dari SMA Negeri 11 Bandung pada tahun 1981, ia melanjutkan pendidikannya di Universitas Islam Nusantara. Ia lulus pada tahun 1983 dan memperoleh gelar sarjana hukum.[1]
Beberapa tahun setelahnya, Dadang melanjutkan kembali pendidikannya di Universitas Jenderal Ahmad Yani dan meraih gelar sarjana ilmu pemerintahan pada tahun 2003. Ia juga kemudian melanjutkan pendidikan pascasarjananya di Universitas Padjajaran dengan meraih gelar magister ilmu politik pada tahun 2014 dan doktor ilmu pemerintahan pada tahun 2021.[1]
Karier
Setidaknya sejak tahun 1997, ia bergabung dengan Partai Golongan Karya (Golkar). Pada waktu itu, ia bergabung dengan Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong, sebuah sayap organisasi Partai Golkar dan menjabat sebagai ketua pimpinan daerahnya di Kabupaten Bandung. Pada tahun yang sama, ia juga menjabat sebagai salah satu pengurus di Palang Merah Indonesia Kabupaten Bandung.[1]
Bupati Bandung
Pada tahun 2010, Dadang menjadi calon Bupati Bandung dalam pemilihan umum bupati di tahun tersebut. Ia mewakili Partai Golkar dan didampingi oleh Deden Rukman Rumaji. Pasangan Dadang-Deden berhasil memenangkan pemilu tersebut setelah meraih 674.370 suara (52,24 persen suara total).[2] Kemenangan tersebut sempat digugat oleh pasangan calon lain, karena pemilu tersebut dianggap berjalan tidak jujur dan tidak adil, tetapi Mahkamah Konstitusi menolak gugatan tersebut.[3]
Referensi
- 1 2 3 "Daftar Riwayat Hidup Dadang M. Naser". Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia. Diakses tanggal 31 Oktober 2025.
- ↑ Wijaya, Angga Sukma (8 November 2010). "Dadang M. Naser Terpilih Jadi Bupati Bandung". Tempo. Diakses tanggal 31 Oktober 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Suryanto, ed. (6 Desember 2010). "MK Tolak Pilkada Ulang Kabupaten Bandung". Antara News. Diakses tanggal 31 Oktober 2025.
| Jawa Barat I | ||
|---|---|---|
| Jawa Barat II | ||
| Jawa Barat III | ||
| Jawa Barat IV | ||
| Jawa Barat V | ||
| Jawa Barat VI | ||
| Jawa Barat VII | ||
| Jawa Barat VIII | ||
| Jawa Barat IX | ||
| Jawa Barat X | ||
| Jawa Barat XI | ||
Lihat pula: Daftar anggota DPR RI 2024–2029 | ||
| ||||||||