Minggu, 04 Oktober 2026
17:06 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya

Dacrydium comosum

Bagikan:
Dacrydium comosum
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Gymnospermae
Divisi: Pinophyta
Kelas: Pinopsida
Ordo: Araucariales
Famili: Podocarpaceae
Genus: Dacrydium
Spesies:
D. comosum
Nama binomial
Dacrydium comosum
Sinonim[2]

Corneria comosa (Corner) A.V.Bobrov & Melikyan

Dacrydium comosum adalah spesies konifer dalam keluarga Podocarpaceae. Tumbuhan ini berupa semak atau pohon kecil yang endemik di Semenanjung Malaysia. Spesies ini hanya diketahui dari lima lokasi pegunungan di Semenanjung Malaysia, termasuk Genting Highlands dan Gunung Ulu Kali. Spesies ini tumbuh di hutan lumut yang kerdil di punggung bukit yang terbuka, di atas tanah berbatu yang asam dan gambut, pada ketinggian 1.170 hingga 1.440 meter. Spesies ini mungkin terancam oleh kebakaran dan pariwisata.[1]

Spesies ini pertama kali dideskripsikan oleh E. J. H. Corner pada tahun 1939.[2]

Referensi

  1. 1 2 Farjon, A.; Luscombe, D.; Carter, G. (2013). "Dacrydium comosum". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2013 e.T31407A2806018. doi:10.2305/IUCN.UK.2013-1.RLTS.T31407A2806018.en. Diakses tanggal 23 Februari 2026.
  2. 1 2 "Dacrydium comosum Corner". Plants of the World Online. Royal Botanic Gardens, Kew. Diakses tanggal 23 Februari 2026.
Ikon rintisan

Artikel bertopik konifer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan