Minggu, 18 Oktober 2026
11:15 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (2014–2019)

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (2014–2019)

Bagikan:
Dewan Perwakilan Rakyat RI
Periode 2014–2019
2009-2014 ← → 2019-2024
330px-MPRDPRBuilding.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gedung DPR/MPR (2008)
Periode: 1 Oktober 2014 – 30 September 2019
Ketua: Bambang Soesatyo
Wakil Ketua: Fadli Zon
Agus Hermanto
Taufik Kurniawan
Fahri Hamzah
Utut Adianto
Jumlah Anggota: 560 orang
Fraksi: 10

Pemerintah (386)

Oposisi (174)

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia periode 2014–2019 (disingkat DPR RI periode 2014-2019) adalah Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia yang diisi oleh anggota hasil pemilihan umum legislatif yang diadakan pada tanggal 9 April 2014. Anggota DPR RI periode 2014-2019 dilantik dan diambil sumpah pada tanggal 1 Oktober 2014 oleh Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia.[1] Pimpinan DPR RI periode 2014-2019 dijabat oleh paket pimpinan yang diusung oleh Koalisi Merah Putih yaitu Setya Novanto (Golkar) sebagai ketua, dan empat orang wakil ketua yaitu Fadli Zon (Gerindra), Prof. Dr. Ir. H. Agus Hermanto (Demokrat), Taufik Kurniawan (PAN), dan Fahri Hamzah, (PKS).[2] Sejak 15 Januari 2018, Ketua DPR dijabat oleh Bambang Soesatyo, menggantikan posisi Setya Novanto.[3]

Program Legislasi Nasional

Program Legislasi Nasional 2015-2019 adalah instrumen perencanaan program pembentukan Undang-Undang yang disusun secara terencana, terpadu, dan sistematis untuk periode 2015-2019. Pada awalnya total RUU yang masuk dalam Prolegnas periode 2015-2019 berjumlah 159 RUU.[4] Namun jumlah itu direvisi menjadi 160 RUU karena adanya penambahan RUU Kewirausahaan yg diusulkan oleh DPR [5][6]

Sidang Paripurna

Rapat paripurna DPR-RI adalah rapat anggota yang dipimpin oleh pimpinan DPR dan merupakan forum tertinggi dalam melaksanakan wewenang dan tugas DPR-RI.

Statistik

Jumlah total APBN yang dialokasikan untuk lembaga legislatif sepanjang 2015-2019 mencapai Rp 26,14 triliun. Rata-rata, anggaran DPR per tahun sebesar Rp 5,23 triliun.[7]

Fraksi Pasif

Berikut perbandingan anggota DPR dari masing - masing Partai yang tidak hadir atau tidak pernah bicara di sidang:[8][9]

PartaiJumlah AnggotaAnggota PasifPresentase
  Hanura 16531.25%
  Golkar 572645.61%
  Demokrat 381744.73%
  PKB 301136.67%
  PPP 22836.36%
  PAN 291034.48%
  PKS 26830.76%
  Gerindra 421228.57%
  NasDem 27725.92%
  PDI-P 691724.63%

Anggota Aktif

Jika ditotal dari beberapa anggota dewan paling aktif, Gerindra adalah partai politik paling aktif di DPR RI periode 2014-2019. Sementara anggota dewan paling aktif dari Partai Golkar.

Meskipun sifatnya krusial, data keaktifan bukan satu-satunya komponen untuk mengukur kualitas kinerja anggota dewan. Perlu dilihat pula substansi suara para anggota dewan di ruang sidang, apakah isinya mewakili aspirasi rakyat atau justru bicara hanya untuk kepentingan mereka sendiri. Berikut daftar sepuluh anggota dewan paling aktif:[8]

  1. Mulyadi (Demokrat), Jumlah Bicara: 255
  2. Saleh Partaonan Daulay (PAN), Jumlah Bicara: 201
  3. Aryo Djojo Hadikusumo (Gerindra), Jumlah Bicara: 196
  4. Ramson Siagian (Gerindra), Jumlah Bicara: 182
  5. Satya Widya Yudha (Golkar), Jumlah Bicara: 173
  6. Tjatur Sapto Edy, Jumlah Bicara: 145
  7. Dito Ganinduto (Golkar), Jumlah Bicara: 141
  8. Satya Widya Yudha (Golkar), Jumlah Bicara: 137
  9. Kurtubi (NasDem), Jumlah Bicara: 134
  10. Evita Nursanty (PDI-P), Jumlah Bicara: 130

Tema Sidang

DPR memiliki sebelas komisi yang mengurusi lebih dari 33 bidang. Dalam setahun, DPR memiliki empat hingga lima masa sidang.[8]

Tema sidang yang paling sering dibahas di DPR

  Freeport (37.19%)
  Haji & Umroh (20.37%)
  Kesehatan (9.57%)
  BPJS Kesehatan (5.71%)
  Perundangan (27.16%)

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Kompas.com: Hari Ini, Anggota DPR/DPD 2014-2019 Dilantik". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-12-23. Diakses tanggal 2015-01-16.
  2. ↑ viva.co.id: Setya Novanto Terpilih Jadi Ketua DPR Periode 2014-2019
  3. ↑ CNNIndonesia.com: Bambang Soesatyo Resmi Dilantik Jadi Ketua DPR
  4. ↑
  5. ↑ "Salinan arsip" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2015-02-16. Diakses tanggal 2015-02-16.
  6. ↑ Status twitter @pantauDPR "Jumlah RUU Prolegnas 2015-2019 adalah 160 RUU, bukan 159 RUU. Ada penambahan RUU Kewirausahaan yg diusulkan oleh DPR"
  7. ↑ Indonesian Corruption Watch (ICW) (8 April 2019), Evaluasi DPR 2014-2019, diakses tanggal 18 April 2019{{citation}}: Parameter tidak dikenal |archive= diabaikanPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen]
  8. 1 2 3 Statistik (PDF)
  9. ↑ A Sapto Anggoro, Juara Diam di Senayan, diakses tanggal 18 April 2019{{citation}}: Parameter tidak dikenal |news= diabaikan (|newspaper= disarankan)Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Fungsi
Logo Resmi DPR RI
Tugas dan wewenang
Hak
Alat kelengkapan
Periode
Anggota
Program Legislasi Nasional
Kode Etik dan Tata tertib
  • Kode etik
  • Tata tertib
Sekretariat Jenderal
Fraksi aktif
Fraksi non aktif
  • Reformasi
  • KKI
  • PDU
  • PDKB
  • PBB
  • TNI/Polri
  • BPD
  • PBR
  • PDS
  • PPP
  • Hanura
Media
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan