Jumat, 25 September 2026
11:32 WIB
TERKINI
Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara
Cryptococcus neoformans

Cryptococcus neoformans

Cryptococcus neoformans
250px-Cryptococcus_neoformans_using_a_light_India_ink_staining_preparation_PHIL_3771_lores.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Cryptococcus neoformans
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
Cryptococcus neoformans
Nama binomial
Cryptococcus neoformans
(San Felice) Vuill.
Artikel takson sembarang

Cryptococcus neoformans adalah salah satu spesies cendawan patogen pada manusia.[1] Spesies ini terdiri dari dua jenis, yaitu C. neoformans var. neoformans dan C. neovormans var. gattii.[1] Cendawan ini ditemukan pertama kali oleh Otto Busse dan Abraham Buschke pada tahun 1984.[2] Beberapa karakteristik dari cendawan ini adalah berbentuk khamir terenkspsulasi dengan ukuran 4-7 hingga 4-8 µm, dapat menggunakan berbagai macam sumber karbon, memproduksi enzim urease dan fenoloksidase.[1] C. neovormans memiliki kapsul yang berperan bagi virulensinya dan terbuat dari polisakarida, enzim, serta protein.[2] Bakteri ini dapat menginfeksi manusia normal serta yang memiliki sistem imun yang rentan.[2] Bakteri ini dapat tumbuh dengan baik pada suhu tubuh manusia (± 37 °C).[2]

Referensi

  1. 1 2 3 (Inggris) Esther Segal, Gerald L. Baum (1994). Pathogenic Yeasts and Yeast Infections. CRC Press. ISBN 978-0-8493-6426-6.Page.133-135
  2. 1 2 3 4 (Inggris) Arturo Casadevall, John R. Perfect (1998). Cryptococcus Neoformans: Molecular Pathogenesis and Clinical Management. American Society for Microbiology. ISBN 978-1-55581-107-5.Page.1;71-73
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Cryptococcus neoformans.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan