Jumat, 06 November 2026
19:18 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Cryptococcus neoformans

Cryptococcus neoformans

Bagikan:
Cryptococcus neoformans
250px-Cryptococcus_neoformans_using_a_light_India_ink_staining_preparation_PHIL_3771_lores.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Cryptococcus neoformans
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
Cryptococcus neoformans
Nama binomial
Cryptococcus neoformans
(San Felice) Vuill.
Artikel takson sembarang

Cryptococcus neoformans adalah salah satu spesies cendawan patogen pada manusia.[1] Spesies ini terdiri dari dua jenis, yaitu C. neoformans var. neoformans dan C. neovormans var. gattii.[1] Cendawan ini ditemukan pertama kali oleh Otto Busse dan Abraham Buschke pada tahun 1984.[2] Beberapa karakteristik dari cendawan ini adalah berbentuk khamir terenkspsulasi dengan ukuran 4-7 hingga 4-8 µm, dapat menggunakan berbagai macam sumber karbon, memproduksi enzim urease dan fenoloksidase.[1] C. neovormans memiliki kapsul yang berperan bagi virulensinya dan terbuat dari polisakarida, enzim, serta protein.[2] Bakteri ini dapat menginfeksi manusia normal serta yang memiliki sistem imun yang rentan.[2] Bakteri ini dapat tumbuh dengan baik pada suhu tubuh manusia (± 37 °C).[2]

Referensi

  1. 1 2 3 (Inggris) Esther Segal, Gerald L. Baum (1994). Pathogenic Yeasts and Yeast Infections. CRC Press. ISBN 978-0-8493-6426-6.Page.133-135
  2. 1 2 3 4 (Inggris) Arturo Casadevall, John R. Perfect (1998). Cryptococcus Neoformans: Molecular Pathogenesis and Clinical Management. American Society for Microbiology. ISBN 978-1-55581-107-5.Page.1;71-73
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Cryptococcus neoformans.


Ikon rintisan

Artikel bertopik Fungi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan