Senin, 21 September 2026
02:46 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Codex Borgianus

Naskah
Uncial 029
Lukas 18:37-42a pada Codex Borgianus (facsimile)
Lukas 18:37-42a pada Codex Borgianus (facsimile)
Lukas 18:37-42a pada Codex Borgianus (facsimile)
NamaBorgianus
TandaT
TeksInjil Lukas dan Injil Yohanes
Waktu~ 450 M
Aksarabahasa Yunani- bahasa Koptik Sahidik diglot
Kini diPerpustakaan Vatikan
Ukuran26 cm kali 21 cm
JenisTeks Alexandria
KategoriII
Catatandekat dengan Codex B

Codex Borgianus, diberi kode T atau 029 (dalam penomoran Gregory-Aland), ε 5 (penomoran Soden), adalah naskah kuno berisi teks dalam bahasa Yunani dan bahasa Koptik dengan gaya tulisan uncial yang memuat salinan kitab-kitab Injil, yaitu Injil Lukas dan Injil Yohanes, dari Alkitab Kristen bagian Perjanjian Baru.[1] Berdasarkan metode Paleografi diperkirakan dibuat pada abad ke-5.[2][3] Nama kodeks ini berasal dari salah satu pemilik sebelumnya.

Isi

Teks Yunani dalam kodeks ini memuat:

  • Injil Lukas 6:18-26; 18:2-9.10-16; 18:32-19:8; 21:33-22:3; 22:20-23:20; 24:25-27; 29-31;
  • Injil Yohanes 1:24-32; 3:10-17; 4:52-5:7; 6:28-67; 7:6-8:31.

Teks bahasa Koptik Sahidik dalam kodeks ini memuat:

  • Injil Lukas 6:11-18; 17:29-18:9; 18:?-42; 21:25-32; 22:12-23:11; 24:18-19; 24:21-23;
  • Injil Yohanes 1:16-23; 3:2-10; 4:45-52; 6:21-58; 6:58-8:23.

Pemerian

Kodeks ini terdiri dari 17 lembaran perkamen (26 cm kali 21 cm), yang memuat bagian-bagian Injil Lukas pasal 6pasal 17-19, 21-24 dan Injil Yohanes pasal 1, 3-4, 6-8. Teks ditulis dalam dua kolom per halaman, 26-33 baris setiap halaman, dalam bahasa Yunani dan Koptik Sahidik pada halaman yang bersebelahan.[2] Baris-barisnya pendek, hanya 6, 7, 8, dan 9 huruf per baris.[4] Tulisannya menggunakan huruf-huruf berukuran besar, dikecilkan hanya di bagian tepi. Bentuk hurufnya kotak-kotak. Tischendorf berpendapat bahwa penulisnya adalah seorang Koptik karena huruf-hurufnya sering menampilkan gaya tulisan Koptik. Tidak ditemukan catatan pada bagian-bagian maupun pembagian lainnya. Bentuk huruf alfa dan iota khususnya sangat unik.[5] Tidak memuat tanda baca aksen maupun pernafasan.

Teks Lukas 22:43-44 tidak dimuat, sebagaimana pada naskah-naskah p75, א*, A, B, 1071.[6]

Tidak memuat Yohanes 5:4 (0125) maupun Pericope Adulterae (Yohanes 7:53–8:11).[7]

Teks

Teks bahasa Yunani kodeks ini merupakan contoh sekunder jenis teks Alexandria (juga disebut "teks Mesir") dengan campuran dari bacaan teks Bizantin. Kurt Aland menempatkannya pada Kategori II.[8] Teks Alexandria pada Injil Yohanes dalam kodeks ini bersesuaian dekat dengan Codex Vaticanus, dan P75.[9]

Memuat βηθαβαρα pada Yohanes 1:28 dan βηθσαιδα pada Yohanes 5:2.

Sejarah

Naskah ini ditemukan di White Monastery. Suatu waktu dimiliki oleh Kardinal Stefano Borgia, yang namanya dipakai menjadi nama kodeks ini.

Bagian-bagian kodeks ini ditemukan secara terpisah pada waktu-waktu yang berlainan, sehingga asalnya diberi nomor-nomor 029, 0113, 0125, dan 0139. Secara keseluruhan ditemukan 23 lembar. "Tampaknya seorang biarawan yang tidak tahu nilai naskah ini membawanya dari Mesir ke Eropa, sedemikian tidak tahunya, sehingga kehilangan banyak bagian lembaran-lembaran ini".[10]

Teks codex 029 disunting dengan cermat pada tahun 1789 oleh A. A. Giorgi.[11] Naskah ini diperiksa oleh Birch yang mengumpulkan teks bahasa. Yunani naskah 029. Birch menulis pemerian kodeks ini demikian:

Codex in membranis scriptus est, charactere inciali quadro, graeco textui adjecta est versio coptica. Vehementer sane dolendum, particulam tam exiguam eximini codicis servatam esse, ex quo, si integrum aetas tulisset, plurima ad textus emendationem peti potuissent.[12]

Lokasi

Beberapa lembaran dari Uncial 070, dulunya diberi kode Ta, karena oleh Tregelles secara keliru diduga berasal dari kodeks ini.

Bagian-bagian kodeks ini disimpan pada Perpustakaan Vatikan (Borgia Coptic 109), di New York (Pierpont Morgan M 664A), dan di Paris (BnF Copt. 129).[2][13]

Lihat pula

Referensi

  1. "Manuscript Workspace - INTF". ntvmr.uni-muenster.de. Diakses tanggal 2026-05-28.
  2. 1 2 3 Aland, Kurt (1995). The Text of the New Testament: An Introduction to the Critical Editions and to the Theory and Practice of Modern Textual Criticism. Grand Rapids: William B. Eerdmans Publishing Company. hlm. 113. ISBN 978-0-8028-4098-1.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)
  3. "NT Manuscripts - Uncials". www.skypoint.com. Diakses tanggal 2026-05-28.
  4. Gregory, Caspar René (1900). Textkritik des Neuen Testaments. Vol. 1. Leipzig: J. C. Hinrichs’sche Buchhandlung. hlm. 72–73.
  5. Scrivener, Frederick Henry Ambrose (1894). A Plain Introduction to the Criticism of the New Testament. Vol. 1 (Edisi 4). London: George Bell & Sons. hlm. 147.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)
  6. UBS3, p. 305
  7. UBS3, pp. 337, 356.
  8. Kurt Aland and Barbara Aland, The Text of the New Testament..., pp. 113, 160.
  9. Bruce M. Metzger, Bart D. Ehrman, The Text of the New Testament: Its Transmission, Corruption and Restoration, Oxford University Press, 2005, p. 80.
  10. S. P. Tregelles, "An Introduction to the Critical study and Knowledge of the Holy Scriptures", London 1856, p. 180
  11. A. A. Giorgi, Fragmentum evangelii S. Johannis Graecum Copto-Sahidicum, Rome 1789.
  12. A. Birch, Variae Lectiones ad Textum IV Evangeliorum, Haunie 1801, p. LVII
  13. "Liste Handschriften". Münster: Institute for New Testament Textual Research. Diakses tanggal 16 Maret 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pustaka tambahan

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan