Senin, 21 September 2026
01:18 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

CinemaScope

CinemaScope adalah serangkaian lensa anamorfik yang digunakan, dari 1953 sampai 1967, untuk pengambilan gambar film-film layar lebar. Pembuatannya pada 1953 oleh Spyros P. Skouras,[1] presiden 20th Century Fox, menandai permulaan format anamorfik modern dalam fotografi prinsipal maupun proyeksi film.

Awal muasal

250px-Cinemascope_4_perf_35_mm_film.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah bingkai film kamera CinemaScope berukuran 35 mm.

Penemu Prancis Henri Chrétien mengembangkan dan mempatenkan pemprosesan film baru yang ia sebutan Anamorphoscope pada 1926. Ini adalah proses yang kemudian membentuk dasar bagi CinemaScope. Pemprosesan Chrétien berbasis pada lensa-lensa yang membuat sebuah trik optik yang memproduksi sebuah citra dua kali lebih besar dari yang diproduksi dengan lensa konvensional; ini dilakukan menggunakan sebuah sistem optik yang disebut Hypergonar, yang merupakan proses pengkompresan (selama waktu pengambilan gambar) dan dilating (pada waktu proyeksi) citra tersebut secara lateral.[2] Ia berupaya untuk meminatkan industri perfilman terhadap penemuannya, tetapi pada masa itu, industri tersebut belum terlalu menyorotinya.

Referensi

  1. "CinemaScope: Selected Documents from the Spyros P. Skouras Archive | ILIAS CHRISSOCHOIDIS". Academia.edu. 1970-01-01. Diakses tanggal 2016-09-01.
  2. Peter Gray - Director of Photography. "History of CinemaScope". Web.archive.org. Diarsipkan dari asli tanggal 2006-04-10. Diakses tanggal 2016-09-01.{{cite web}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan