Sabtu, 03 Oktober 2026
06:11 WIB
TERKINI
Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri

Chris Dyer

Bagikan:
Chris Dyer
PekerjaanInsinyur, mekanik

Chris Dyer (lahir tahun 1969) adalah seorang insinyur ahli teknik mobil Formula 1 asal Australia. Saat ini ia bergabung bersama tim Ferrari, dan menjadi race engineer dari Kimi Räikkönen.

Profil

Dyer telah memulai karier didunia balap sejak awal tahun 1990-an. Pertama kali adalah saat ia bergabung bersama tim Holden di negara asalnya, Australia. Kemudian kariernya terus beranjak tinggi. Dan pada musim 1997 ia masuk ke F1 menjadi race engineer di tim Arrows. Pembalap-pembalap yang ia tangani antara lain adalah Pedro Diniz, Tora Takagi, dan Jos Verstappen. Ia bertahan di Arrows sampai akhir 2000.

Memasuki tahun 2001 ia pindah ke Ferrari, sebagai asisten dari Luca Baldiserri yang menangani mobil Ferrari Michael Schumacher. Karena Luca dipromosikan jabatan yang lebih tinggi, Dyer akhirnya diangkat menjadi race engineer Schumi dimusim 2003. Ia nyaris saja gagal mengantar Schumi menjadi juara dunia 2003. Namun berkat semangat dan kerja kerasnya, Schumi akhirnya bisa menjadi juara dunia 2003.

Pada musim 2004, Schumi dan Dyer menjadi kombinasi mematikan bagi semua pembalap lain. Dengan didukung oleh kekuatan mobil Ferrari F2004, Schumi dengan mudahnya menjadi juara dunia pada tahun tersebut. Bahkan atas saran Ross Brawn, Dyer berani menerapkan strategi pitstop gila di GP Prancis dengan empat stint. Dan Schumi menjadi pembalap F1 pertama dalam sejarah yang menjalankan strategi pit stop empat kali.

Pada tahun 2005 dan 2006 Dyer gagal mengantar Schumi menjadi juara dunia. Sempat santer diberitakan ia akan hengkang seiring dengan pensiunnya Schumi. Namun dengan masuknya Kimi Räikkönen di musim 2007, akhirnya membuat Dyer memutuskan untuk bertahan di Ferrari. Ia pun akhirnya mampu mengantarkan Kimi Raikkonen menjadi juara dunia 2007 walaupun nyaris gagal.

Pranala luar

Pembalap
Pembalap F1 sekarang
Pembalap F1 lainnya
Ferrari Driver Academy
Juara Dunia F1
Juara balap F1
Personel
Sekarang
Mantan
Mobil
Formula Satu
Formula Dua
IndyCar/CART
Mobil sport
Gelar Formula Satu
Gelar pembalap
Gelar konstruktor
Terkait
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan