Senin, 21 September 2026
05:49 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Suku Chin

Suku Chin

salah satu suku bangsa besar di Myanmar. Chin merupakan suku bangsa utama di Negara Bagian Chin. Suku Chin merupakan salah satu kelompok pendiri (Chin, Kachin, Shan, dan Myanmar) Persatuan Burma.

Chin (Zomi)
250px-Chin_Village.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Orang Chin di Myanmar, 2007
Daerah dengan populasi signifikan
2+ juta di Myanmar, India, Bangladesh

50.000+ di Amerika Serikat, 70.000+ di Malaysia,

15.000+di Australia, Europe, dan seputar Asia
Bahasa
Mayoritas: Zomi
Minoritas: Asho, K'cho, Kuki, Lushei, Lai, Mro/Khumi, Hmar
Agama
Mayoritas: Kristen
Minoritas: Animisme dan Buddha

Orang Chin (bahasa Burma:ချင်းလူမျိုး; MLCTS: hkyang lu. myui:, diucapkan [tɕɪ́ɴlùmjó]) adalah salah satu kelompok etnis di Myanmar.[1] Orang Chin merupakan salah satu dari kelompok pendiri Penyatuan Burma (Chin, Kachin, Shan, dan Myanmar).[2] Orang Chin merupakan etnis mayoritas di Negara Bagian Chin, yang memiliki keterkaitan antara orang Chin dengan Bahasa Chin, kultur dan tradisi.[2] Perusahaan TV BBC British Broadcasting Corporation, "Orang Chin... salah satu kelompok etnis yang sering mengalami penganiayaan di Burma."[2] Mayoritas kelompok etnis Chin adalah etnis Zomi. Orang-orang ini kebanyakan tinggal di negara bagian Chin dan sebagian kecil ada di beberapa wilayah di Myanmar, tetapi banyak di antara mereka yang menyebar keluar Myanmar, seperti Bangladesh, dan India sebagai pengungsi.

Suku Terkait

Ada banyak kelompok suku di antara orang Chin, sebut saja suku Daai, Zo, Thai, dan Tedim. Mayoritas orang Chin merupakan suku Asho, K'cho, Khumi, Zomi, Laizo, Laimi,[3] Matu, Mara. Kata "Chin" dalam bahasa mereka sendiri dianrtikan "kelimpahan yang sempurna". Terdapat ribuan orang Chin tinggal di Negara bagian Mizoram, India, termasuk dalam distrik Chhimtuipui. Sejumlah lainnya juga tinggal di Churachandpur distrik Manipur, yang berasal dari suku Hmar, Paite, Simte, Zou, Gangte, dan lainnya. sementara di wilayah selatan negara bagian Mizoram dan Bangladesh umumnya yang tinggal adalah suku Lai. Orang Chin/Mizo/Zomi/Kuki tersebar di tiga negara: Myanmar, Bangladesh, dan India. Ada sekitar 49 bahasa dalam kelompok etnis ini di mana 20 di antaranya nama sukunya sama dengan nama bahasanya.[4] Orang Chin sering juga disebut "Orang Gunung" atau "Zomi".[5]

250px-ChinWoman.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Wanita Chin di sungai Lemro River valley, membuat tato di wajah

Tradisi Suku Zomi

  • 'Zomi Khuado Pawi'[6] Zomi Khuado Pawi adalah suatu acara perayaan kebersamaan yang dirayakan oleh seluruh orang Zomi di dunia. Tanggalnya sendiri tidak menentu, sesuai dengan kesepakatan atau tanggal orang Zomi sendiri.
  • 'Sialsawm Pawi'
  • ' Hari Nasional Zomi/Zomi National Day':

Hari Nasional Zomi diadakan tanggal 20 Februari setiap tahun. Pertama kali diadakan tanggal 20 februari 1951 di Mindat.

  • 'Kain tradisional orang Zomi':
    250px-Zomi_Traditional_Dresses.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
    kain Zomi yang diatas untuk pria dan yang dibawah untuk wanita

Ini adalah kain khas orang Zomi. Kain pria disebut Puan Laisan dan kain wanita disebut Puandum

Agama

Sebelum Kekristenan datang, orang Chin menganut animisme. Namun, sekitar tahun 1800-an, misionaris Kristen pertama kali tiba di negara bagian Chin dan mulai menyebarkan ajaran agama Kristen kepada masayarakat setempat. Karena upaya kerja pelayanan misionaris dari Gereja Baptis, Arthur E. Carson, usaha mereka berhasil, dan saat ini mayoritas penduduk di negara bagian Chin menganut agama Kristen. Mayoritas adalah menganut agama Kristen Protestan, khususnya Gereja Baptis[7] Banyak orang Chin menjadi penginjil maupun menjadi pendeta dan melayani di Amerika Serikat, Australia, Guam, dan India. Berikut data penduduk negara bagian Chin menurut agama yang dianut tahun 2014:[8]

Wilayah Buddha
(%)
Kristen
(%)
Islam
(%)
Hindu
(%)
Animisme
(%)
Agama Lain
(%)
Tanpa Agama
(%)
Chin 13.0 85.4 0.1 0.01 0.4 1.1 0.01

Referensi

  1. Head, Jonathan, Burma's 'abused Chin need help', BBC News, Jan 28, 2009, diakses 28 Jan, 2009
  2. 1 2 3 "BBC News - Burma's 'forgotten' Chin people suffer abuse".
  3. Alexander, Amy (2009). Burma: "we are like forgotten people" : the Chin people of Burma : unsafe in Burma, unprotected in India. Human Rights Watch. hlm. 13. ISBN 2-564-32426-6.
  4. Ethnologue report for Kuki-Chin. diakses 07-12-2009.
  5. In Defence of Identity
  6. "Myanmar Breaking News - Myanmar International TV".
  7. "Chin Cultural Profile — EthnoMed".
  8. "Religion in Myanmar" (PDF). Myanmar.unfpa. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2017-08-01. Diakses tanggal Oktober 25, 2017.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan