Senin, 28 September 2026
18:17 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Chatir Harro

Chatir Harro

Pemeran film Indonesia

Chatir Harro
250px-Chatir_Harro%2C_Film_Varia_1.4_%28March_1954%29%2C_p31.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Chatir Harro, 1954
Lahir
Chatiruddin Gelar Datuk Bandaro Pandjang

(1915-09-01)1 September 1915
Meninggal7 Januari 1971(1971-01-07) (umur 55)
Pekerjaan
Masa aktif1940-1960, 1960-1971

Chatir Harro (1 September 1915 – 7 Januari 1971)[1] adalah seorang pemain film dan penggagas pendiri PARFI. Film pertama Chatir adalah Djantoeng Hati di tahun 1940.[2]

Biografi

Chatir Harro dilahirkan pada tanggal 1 September 1915 di Solok, Sumatera Barat. Ayah Chatir yang menjadi Demang berharap anaknya bisa menjadi guru. Maka itu disekolahkannya ke H.I.K. Tapi Chatir merasa kurang cocok jadi guru. Maka itu ditambahkannya pengetahuannya dengan kursus markonis, lalu menjadi pegawai PTT di Batavia (sekarang Jakarta). Kemudian ikut kursus dansa nada High School of Dancing pimpinan George Cabelers, jago rumba.

Hingga Chatir sendiri sempat menjadi juara salah satu pertandingan pada pengakhir tahun 1930-an. Perhatiannya terhadap tari-menari ini adalah berkat pengaruh perkenalan dia sewaktu kecil dengan kabaret amatir di Bukittinggi, pimpinan (Dr) Ali Akbar.

Tahun 40-an pemuda yang ganteng dan selalu rapih dalam gaya Valentino ini mengikuti testing untuk menjadi pemain film, yang diselenggarakan oleh Produser/ Sutradara Fred Young bagi para pemuda berpendidikan sekolah menengah. Chatir lulus bersama A. Sarosa.

Film pertamanya Djantoeng Hati (1940). Pada masa ini namanya menjadi bahan berita karena merupakan salah satu dari sedikit orang terpelajar yang bersedia main film.

250px-Chatir_Harro_and_AN_Alcaff_in_Penjelendup%2C_Film_Varia_2.2_%28February_1955%29%2C_p15.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Chatir Harro dan AN Alcaff dalam film Penjelendup (1952)
250px-Chatir_Harro_dancing_with_Roostyati_in_Konde_Tjioda%2C_Film_Varia_1.6_%28May_1954%29%2C_p19.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Chatir Harro berdansa dengan Roostijati dalam film Konde Tjioda (1954)

Di masa pendudukan Jepang ia ditarik oleh Nippon Eigasha untuk main dalam produksi-produksi PERSAFI, antara lain Berdjoang. Film-film berikutnya antara lain Saputangan (1949), Inspektur Rachman (1950). Film nya yang terakhir Tugas Baru Inspektur Rachman (1960). Sesudah tahun 1950, di samping sebagai penyelenggara show, giat juga menulis nulis tentang perfilman. Antara lain ikut mendorong berdirinya Organisasi untuk artis film, yang kemudian terwujud sebagai PARFI.

Filmografi[3]

Pranala luar

Referensi

  1. ↑ "IdFilmCenter". www.indonesianfilmcenter.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-05-03.
  2. ↑ "Chatiruddin Gelar Datuk Bandaro Pandjang". filmindonesia.or.id. Diakses tanggal 2024-09-03.
  3. ↑ "Chatiruddin Gelar Datuk Bandaro Pandjang - Filmografi". filmindonesia.or.id. Diakses tanggal 2024-09-03.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan