Selasa, 27 Oktober 2026
00:16 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung

Menanti Kasih

film Indonesia 1949

Bagikan:
Menanti Kasih
SutradaraHJ Moh Said
Ditulis olehHJ Moh Said
PemeranA. Hamid Arief
Nila Djuwita
Chatir Harro
Djoewariah
Djauhari Effendi
DistributorSouth Pacific Film
Durasi... menit
NegaraIndonesia

Menanti Kasih adalah film Indonesia yang yang dirilis pada tahun 1949 dengan disutradarai oleh HJ Moh Said. Film ini dibintangi antara lain oleh A. Hamid Arief dan Nila Djuwita.

Sinopsis

Setelah hampir tamat sebagai dokter, barulah Husni Anwar (A. Hamid Arief) tahu, bahwa biaya hidup dan kuliahnya ditanggung oleh Haji Rachman di Medan, dengan janji untuk menikahi Latifah, anak haji Rachman. Merasa terjual dan demi menjaga nama baik ibunya yang janda, Husni mewakili pernikahannya.

Di Jakarta Husni berjanji mencari nafkah setelah menjadi dokter, dan akan mengembalikan hutangnya sekaligus Latifah. Ternyata Latifah seorang gadis terpelajar dan bekerja sebagai juru rawat bagi dr. Osman Said, teman Husni. Husni tertarik pada Latifah yan menggunakan nama lain. Baru belakangan Husni diberitahu bahwa gadis pujaannya itu adalah istrinya sendiri, Latifah.[1]

Pemeran

  • Husni Anwar - A. Hamid Arief

Referensi

  1. ↑ Menanti Kasih[pranala nonaktif permanen], diakses pada 22 Juni 2010

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik film Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan