Jumat, 16 Oktober 2026
14:18 WIB
TERKINI
Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo
Inspektur Rachman

Inspektur Rachman

Film Indonesia tahun 1950

Bagikan:
Inspektur Rachman
Film_Inspektur_Rachman.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
SutradaraNawi Ismail
Ditulis olehNawi Ismail
PemeranChatir Harro
Nana Mayo
Awaludin
A. Hamid Arief
Djauhari Effendi
SinematograferPeter Farla
Perusahaan
produksi
Durasi64 menit
NegaraIndonesia

Inspektur Rachman adalah film drama Indonesia pada tahun 1950 dengan disutradarai Nawi Ismail serta dibintangi antara lain oleh Chatir Harro dan Nana Mayo. Film ini dirilis oleh studio film milik negara Perusahaan Film Negara (PFN).

Film ini kemudian dibuat lanjutannya pada tahun 1960 dengan judul Tugas Baru Inspektur Rachman.

Sinopsis

Karena membunuh dan dipenjara, Mochtar (Awaludin) meninggalkan istri dan anaknya yang masih kecil. Setelah dewasa, Rachman (Chatir Harro), sang anak kecil itu, menjadi polisi hinga berpangkat inspektur. Ia sering mendapat tugas untuk menangkap gerombolan perampok, yang antara lain dipimpin Mochtar dan Agus (Djauhari Effendi). Sebetulnya Mochtar tahu bahwa Inspektur Rachman itu adalah anaknya. Ia bermaksud keluar dari pekerjaanya sebagai perampok itu tetapi ditentang oleh Agus. Dalam pengejaran, Agus menembak Inspektur Rachman, tetapi peluru mengenai Mochtar, yang sengaja "pasang diri" untuk melindungi anaknya. Sebaliknya peluru Rachman berhasil menembus dada Agus. Saat itulah Rachman tahu bahwa Mochtar adalah ayahnya.[1]

Pemeran

Referensi

  1. ↑ Inspektur Rachman[pranala nonaktif permanen], diakses pada 19 Mei 2010

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik film Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan