Kamis, 15 Oktober 2026
06:57 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus
Nana Mayo

Nana Mayo

Aktris film asal Indonesia (193?-2005)

Bagikan:
Nana Mayo
250px-Nana_Mayo%2C_Film_Varia_Nov_1953_p10.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nana pada 1953
Lahir
Sofia Johanna binti RM Jusuf Datuk Madjolabih

(1930-06-22)22 Juni 1930
Bukittinggi, Hindia Belanda
Meninggal25 April 2005(2005-04-25) (umur 72)
Jakarta, Indonesia
Tempat peristirahatan terakhir
Taman Pemakaman Umum Karet Bivak
Pekerjaan
  • Aktris
  • model
Masa aktif1950–1954
Pasangan menikah
Kurwet Kartaadiredja
​
​
(m. 1950;meninggal 1995)​
Anak4

Sofia Djohanna Madjolabih (22 Juni 1930 – 25 April 2005),[1] atau lebih dikenal sebagai Nana Mayo, adalah seorang aktris dan model berkebangsaan Indonesia yang aktif pada tahun 1950-an.

Sebelum bermain film, ia merupakan pegawai Kantor Kementerian Penerangan. Ia mendapat peran pertamanya di Inspektur Rachman (1950). Setelah itu, ia muncul dalam reklame-reklame sebagai "anak gadis terpelajar tinggi kini mau main film" dan "wanita Minang pertama yang main film".[1]

Kehidupan pribadi

Nana Mayo menikah dengan seorang wartawan bernama Kurwet Kartaadiredja pada 4 Maret 1950. Sang suami pernah menjabat Menteri/Manajer Proyek Komando Pelaksana Proyek Industri Pesawat dalam Kabinet Dwikora II.[2]

Dari pernikahannya itu, mereka dikaruniai empat orang putra yaitu Audie Nuriman Kurwet (30 Maret 1953 – 28 Januari 2021), Rudy Nurhajat Kurwet (lahir 27 Oktober 1957), Ronnie Nurdjaman Kurwet (27 Oktober 1957 – 1 September 2004), dan Bobby Nurdjaja Kurwet (lahir 24 Juni 1962).[1]

Rudy Kurwet kelak mengikuti jejaknya di dunia film, yakni sebagai Director of Photography.[3]

Akhir kehidupan

Setelah mundur dari dunia film, Nana Mayo aktif dalam berbagai organisasi perempuan. Ia pernah menjadi delegasi Indonesia untuk Konferensi Wanita Sedunia pada 1963 di Moskwa dan New York World Fair pada 1964.

Di usia sepuhnya Nana Mayo aktif dalam organisasi sosial Lions Club Indonesia hingga akhir hayatnya.

Nana Mayo meninggal dunia di Jakarta, Indonesia, pada tanggal 25 April 2005 dalam usia 75 tahun. Jenazahnya kemudian dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Karet Bivak.

Filmografi

Selama empat tahun kariernya, Nana telah membintangi tiga belas film.[4]

  • Inspektur Rachman (1950)
  • Kenangan Masa (1951)
  • Gadis Olahraga (1951)
  • Solo Di Waktu Malam (1952)
  • Rodrigo de Villa (1952)
  • Tunggal (1953)
  • Saputangan Sutra (1953)
  • Krisis Achlak (1953)
  • Tengah Malam (1954)
  • Ole-ole Bandung (1954)
  • Mertua Sinting (1954)
  • Kantjil Mas (Pedang dari Damascus) (1954)
  • Djaja Merana (1954)

Pranala luar

Referensi

  1. 1 2 3 Apa siapa orang film Indonesia, 1926-1978. Yayasan Artis Film. 1979. hlm. 338. OCLC 6655859.{{cite book}}: |first= tidak memiliki |last=Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Djamily, Mizar (1986). Mengenal Kabinet RI selama 40 tahun Indonesia merdeka. Kreasi Jaya Utama.
  3. ↑ Ardan, S. M. (2004). Jejak seorang aktor Sukarno M. Noor dalam film Indonesia. Aksara Karunia. ISBN 978-979-97903-9-2.
  4. ↑ "Filmografi untuk Sofia Djohana Madjolabih". filmindonesia.or.id. Diakses tanggal 2022-07-23.{{cite web}}: no-break space karakter dalam |title= pada posisi 17


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan