Sabtu, 17 Oktober 2026
15:21 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Cantharellus cibarius

Cantharellus cibarius

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Cantharellus cibarius" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Februari 2026)
60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebagian besar atau seluruhnya berasal dari satu sumber. Diskusi terkait dapat dibaca pada halaman pembicaraan. Tolong bantu untuk memperbaiki artikel ini dengan menambahkan rujukan ke sumber lain yang tepercaya.
Jamur jengger-ayam emas
250px-Chanterelle_Cantharellus_cibarius.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
C. cibarius
Nama binomial
Cantharellus cibarius
Fr. (1821)
Sinonim
Sinonim spesies[1]
  • Agaricus cantharellus L. (1753)
  • Merulius cantharellus (L.) Scop. (1772)
  • Cantharellus vulgaris Gray (1821)
  • Merulius cibarius (Fr.) Westend. (1857)
  • Cantharellus rufipes Gillet (1878)
  • Cantharellus cibarius var. amethysteus Quél. (1883)
  • Cantharellus cibarius var. rufipes (Gillet) Cooke (1883)
  • Cantharellus amethysteus (Quél.) Sacc. (1887)
  • Craterellus amethysteus (Quél.) Quél. (1888)
  • Craterellus cibarius (Fr.) Quél. (1888)
  • Merulius amethysteus (Quél.) Kuntze (1891)
  • Alectorolophoides cibarius (Fr.) Earle (1909)
  • Chanterel cantharellus (L.) Murrill (1910)
  • Cantharellus edulis Sacc. (1916)
  • Cantharellus pallens Pilát (1959)
  • Cantharellus cibarius var. amethysteus (Quél.) Cetto (1987)
Artikel takson sembarang
Cantharellus cibarius
Karakteristik mikologi
Abungan pada himenium
Tudung mencorong
Himenium melanjut
Tangkai gundul
Tumpukan spora berwarna kuning hingga krem
Ekologi berupa mikoriza
Edibilitas: pilihan
Jamur chanterelle, mentah
Nilai nutrisi per 100 g (3,5 oz)
Energi160 kJ (38 kcal)
6.86 g
Gula1.16 g
Serat pangan3.8 g
0.53 g
1.49 g
VitaminKuantitas
%AKG†
Riboflavin (B2)
18%
0.215 mg
Niasin (B3)
27%
4.085 mg
Asam pantotenat (B5)
22%
1.075 mg
Vitamin B6
3%
0.044 mg
Vitamin D
35%
5.3 μg
MineralKuantitas
%AKG†
Kalsium
2%
15 mg
Zat besi
27%
3.47 mg
Magnesium
4%
13 mg
Mangan
14%
0.286 mg
Fosfor
8%
57 mg
Potasium
11%
506 mg
Sodium
1%
9 mg
Seng
7%
0.71 mg
†Persen AKG berdasarkan rekomendasi Amerika Serikat untuk orang dewasa.
Sumber: USDA FoodData Central

Jamur jengger ayam emas atau Santarel emas (Cantharellus cibarius) adalah fungi dengan genus Cantharellus. Berwarna jingga atau kuning, kenyal dan berbentuk mirip corong. Di bawah "topi", tekstur jamur terlihat bergelombang. Jamur ini berbau seperti buah aprikot dan terasa sedikit pedas, jamur ini sangat baik untuk dimakan. Riset mengatakan jamur ini memiliki sifat insektisida yang tidak mematikan bagi manusia tetapi dapat melindungi jamur dari serangga dan bakteri.

Jamur ini dapat ditemukan di hutan primer kawasan TNKS daerah Sungai Piring Desa Napalicin Kecamatan Rawas Hulu Sumatera Selatan.[butuh rujukan] Jamur ini dapat dimakan ketika masih muda karena masih lunak[butuh rujukan]

Referensi

  1. ↑ "Cantharellus cibarius Fr. 1821". MycoBank. International Mycological Association.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Cantharellus cibarius.
Wikispecies logo
Wikispecies mempunyai informasi mengenai Cantharellus cibarius.


Ikon rintisan

Artikel bertopik tumbuhan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan