Selasa, 27 Oktober 2026
09:02 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Elias Magnus Fries

Elias Magnus Fries

Bagikan:
Elias Magnus Fries
Elias_Magnus_Fries.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Lahir(1794-08-15)15 Agustus 1794
Femsjö, Munisipalitas Hylte, Småland, Swedia
Meninggal8 Februari 1878(1878-02-08) (umur 83)
AlmamaterUniversitas Lund
Dikenal karenaPendiri taksonomi fungal modern
Karier ilmiah
BidangMikologi, botani
Tempat kerjaUniversitas Lund
(1814–1834),
Universitas Uppsala
(1834–1878)
Fr.

Elias Magnus Fries FRSFRSEFLS (15 Agustus 1794 – 8 Februari 1878) adalah seorang mikologis dan botanis Swedia. Ia terkadang disebut "Linnaeus dari Mikologi".[1] Dalam karya-karyanya, ia mendeskripsikan dan menyematkan nama botani pada ratusan spesies jamur dan lumut kerak, kebanyakan diantaranya masih dipertahankan sampai saat ini.

Referensi

  1. ↑ Bevan, R.J. (1981). "Aspects of mycological history". Bulletin of the British Mycological Society. 15: 20–25. doi:10.1016/S0007-1528(81)80003-X.

Pranala luar

Flag of SwediaBiography icon

Artikel bertopik biografi Swedia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan