Minggu, 11 Oktober 2026
04:43 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Tumpukan spora

Tumpukan spora

Bagikan:
330px-Spore_print.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Membuat tumpukan spora jamur Volvariella volvacea yang ditunjukkan secara komposit: (foto setengah bawah) tudung jamur ditaruh pada kertas putih dan gelap; (foto setengah atas) tudung diambil setelah 24 jam, menunjukkan tumpukan spora oranye hangat. Kaca mikroskop 3.5 cm ditempatkan di tengah untuk memungkinkan pengamatan ciri spora melalui mikroskop.

Tumpukan spora[1] adalah deposit berbubuk yang dihasilkan dengan membiarkan spora dari sebuah badan buah fungi jatuh ke permukaan di bawahnya. Hal ini adalah ciri diagnostik penting dalam kebanyakan manual identifikasi jamur, bahkan dapat digunakan untuk mengidentifikasi spesies-spesies berbeda dalam satu genus. Contohnya adalah pembedaan Russula crustosa (spora kekuningan) dan Russula virescens (spora putih) yang mirip.[2] Tumpukannya menunjukkan warna spora jamur bila dilihat secara banyak.[3]

Referensi

  1. ↑ https://pasti.kemdikbud.go.id/istilah_resultdet1.php?id=18048&fasing=spore%20print&pilih=3&ran=0&page=1
  2. ↑ Michael Kuo (2007). 100 edible mushrooms. Internet Archive. The University of Michigan Press. ISBN 978-0-472-03126-9.
  3. ↑ Evenson, Vera Stucky (1997). Mushrooms of Colorado: And the Southern Rocky Mountains (dalam bahasa Inggris). Big Earth Publishing. ISBN 978-1-56579-192-3.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan