Senin, 28 September 2026
22:52 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto

Isotop bromin

nuklida dengan nomor atom 35 tetapi dengan nomor massa berbeda

Isotop utama bromin
Iso­top Peluruhan
kelim­pahan waktu paruh (t1/2) mode pro­duk
79Br 51% stabil
81Br 49% stabil
Berat atom standar Ar°(Br)
  • [79,901, 79,907]
  • 79,904±0,003 (diringkas)[1]

Bromin (35Br) memiliki dua isotop stabil, 79Br dan 81Br, serta 32 radioisotop yang diketahui, yang paling stabil adalah 77Br, dengan waktu paruh 57,036 jam.

Daftar isotop

Nuklida
[n 1]
Z N Massa isotop (Da)
[n 2][n 3]
Waktu paruh
Mode
peluruhan

[n 4]
Isotop
anak

[n 5][n 6]
Spin dan
paritas
[n 7][n 8]
Kelimpahan alami (fraksi mol)
Energi eksitasi Proporsi normal Rentang variasi
68Br[2] 35 33 67,95836(28)# ~50 ndtk p 67Se 3+#
69Br 35 34 68,95011(11)# <24 ndtk p 68Se 1/2−#
70Br 35 35 69,94479(33)# 79,1(8) mdtk β+ 70Se 0+#
70mBr 2292,2(8) keV 2,2(2) dtk β+ 70Se (9+)
IT 70Br
71Br 35 36 70,93874(61) 21,4(6) dtk β+ 71Se (5/2)−
72Br 35 37 71,93664(6) 78,6(24) dtk β+ 72Se 1+
72mBr 100,92(3) keV 10,6(3) dtk IT (>99,9%) 72Br 1−
β+ (<0,1%) 72Se
73Br 35 38 72,93169(5) 3,4(2) mnt β+ 73Se 1/2−
74Br 35 39 73,929891(16) 25,4(3) mnt β+ 74Se (0−)
74mBr 13,58(21) keV 46(2) mnt β+ 74Se 4(+#)
75Br 35 40 74,925776(15) 96,7(13) mnt β+ 75Se 3/2−
76Br 35 41 75,924541(10) 16,2(2) jam β+ 76Se 1−
76mBr 102,58(3) keV 1,31(2) dtk IT (99,4%) 76Br (4)+
β+ (0,6%) 76Se
77Br 35 42 76,921379(3) 57,036(6) jam β+ 77Se 3/2−
77mBr 105,86(8) keV 4,28(10) mnt IT 77Br 9/2+
78Br 35 43 77,921146(4) 6,46(4) mnt β+ (99,99%) 78Se 1+
β− (0,01%) 78Kr
78mBr 180,82(13) keV 119,2(10) µdtk (4+)
79Br 35 44 78,9183371(22) Stabil 3/2− 0,5069(7)
79mBr 207,61(9) keV 4,86(4) dtk IT 79Br (9/2+)
80Br 35 45 79,9185293(22) 17,68(2) mnt β− (91,7%) 80Kr 1+
β+ (8,3%) 80Se
80mBr 85,843(4) keV 4,4205(8) jam IT 80Br 5−
81Br 35 46 80,9162906(21) Stabil 3/2− 0,4931(7)
81mBr 536,20(9) keV 34,6(28) µdtk 9/2+
82Br 35 47 81,9168041(21) 35,282(7) jam β− 82Kr 5−
82mBr 45,9492(10) keV 6,13(5) mnt IT 82Br 2−
β− 82Kr
83Br 35 48 82,915180(5) 2,40(2) jam β− 83Kr 3/2−
83mBr 3068,8(6) keV 700(100) ndtk (19/2−)
84Br 35 49 83,916479(16) 31,80(8) mnt β− 84Kr 2−
84m1Br 320(10) keV 6,0(2) mnt β− 84Kr 6−
84m2Br 408,2(4) keV <140 ndtk 1+
85Br 35 50 84,915608(21) 2,90(6) mnt β− 85Kr 3/2−
86Br 35 51 85,918798(12) 55,1(4) dtk β− 86Kr (2−)
87Br 35 52 86,920711(19) 55,65(13) dtk β− (97,48%) 87Kr 3/2−
β−, n (2,52%) 86Kr
88Br 35 53 87,92407(4) 16,29(6) dtk β− (93,42%) 88Kr (2−)
β−, n (6,48%) 87Kr
88mBr 272,7(3) keV 5,4(7) µdtk
89Br 35 54 88,92639(6) 4,40(3) dtk β− (86,2%) 89Kr (3/2−,5/2−)
β−, n (13,8%) 88Kr
90Br 35 55 89,93063(8) 1,91(1) dtk β− (74,8%) 90Kr
β−, n (25,2%) 89Kr
91Br 35 56 90,93397(8) 541(5) mdtk β− (80%) 91Kr 3/2−#
β−, n (20%) 90Kr
92Br 35 57 91,93926(5) 0,343(15) dtk β− (66,9%) 92Kr (2−)
β−, n (33,1%) 91Kr
93Br 35 58 92,94305(32)# 102(10) mdtk β− (89%) 93Kr 3/2−#
β−, n (11%) 92Kr
94Br 35 59 93,94868(43)# 70(20) mdtk β− (70%) 94Kr
β−, n (30%) 93Kr
95Br 35 60 94,95287(54)# 50# mdtk [>300 ndtk] 3/2−#
96Br 35 61 95,95853(75)# 20# mdtk [>300 ndtk]
97Br 35 62 96,96280(86)# 10# mdtk [>300 ndtk] 3/2−#
98Br[3] 35 63
101Br[4] 35 66
Header & footer tabel ini:
  1. ↑ mBr – Isomer nuklir tereksitasi.
  2. ↑ ( ) – Ketidakpastian (1σ) diberikan dalam bentuk ringkas dalam tanda kurung setelah digit terakhir yang sesuai.
  3. ↑ # – Massa atom bertanda #: nilai dan ketidakpastian yang diperoleh bukan dari data eksperimen murni, tetapi setidaknya sebagian dari tren dari Permukaan Massa (trends from the Mass Surface, TMS).
  4. ↑ Mode peluruhan:
    IT:Transisi isomerik
    n:Emisi neutron
    p:Emisi proton
  5. ↑ Simbol miring tebal sebagai anak – Produk anak hampir stabil.
  6. ↑ Simbol tebal sebagai anak – Produk anak stabil.
  7. ↑ ( ) nilai spin – Menunjukkan spin dengan argumen penempatan yang lemah.
  8. ↑ # – Nilai yang ditandai # tidak murni berasal dari data eksperimen, tetapi setidaknya sebagian dari tren nuklida tetangga (trends of neighboring nuclides, TNN).

Referensi

  1. ↑ Meija, J.; Coplen, T. B. (2016). "Atomic weights of the elements 2013 (IUPAC Technical Report)". Pure Appl. Chem. 88 (3): 265–91. doi:10.1515/pac-2015-0305. {{cite journal}}: Parameter tidak dikenal |displayauthors= diabaikan (|display-authors= disarankan)
  2. ↑ Wimmer, K.; et al. (2019). "Discovery of 68Br in secondary reactions of radioactive beams". Physics Letters B. 795: 266–270. arXiv:1906.04067. doi:10.1016/j.physletb.2019.06.014. S2CID 182953245.
  3. ↑ Ohnishi, Tetsuya; Kubo, Toshiyuki; Kusaka, Kensuke; et al. (2010). "Identification of 45 New Neutron-Rich Isotopes Produced by In-Flight Fission of a 238U Beam at 345 MeV/nucleon". J. Phys. Soc. Jpn. 79 (7). Physical Society of Japan: 073201. doi:10.1143/JPSJ.79.073201.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
  4. ↑ Sumikama, T.; Fukuda, N.; Inabe, N.; Kameda, D.; Kubo, T.; Shimizu, Y.; Suzuki, H.; Takeda, H.; Yoshida, K.; Baba, H.; Browne, F.; Bruce, A. M.; Carroll, R.; Chiga, N.; Daido, R.; Didierjean, F.; Doornenbal, P.; Fang, Y.; Gey, G.; Ideguchi, E.; Isobe, T.; Lalkovski, S.; Li, Z.; Lorusso, G.; Lozeva, R.; Nishibata, H.; Nishimura, S.; Nishizuka, I.; Odahara, A.; Patel, Z. (2021). "Observation of new neutron-rich isotopes in the vicinity of Zr110". Physical Review C. 103. doi:10.1103/PhysRevC.103.014614. S2CID 234019083.
"News & Notices: Standard Atomic Weights Revised". International Union of Pure and Applied Chemistry. 19 Oktober 2005. Data waktu paruh, spin, dan isomer dipilih dari sumber-sumber berikut.
Golongan 1 2   3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
Periode Hidrogen dan
logam alkali
Logam
alkali tanah
Pnikto­gen Kal­ko­gen Halo­gen Gas mulia
① 1 2
② 3 4 5 6 7 8 9 10
③ 11 12 13 14 15 16 17 18
④ 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36
⑤ 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54
⑥ 55 56 1 asterisk 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86
⑦ 87 88 1 asterisk 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118
⑧ 119 120
1 asterisk 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70  
1 asterisk 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan